
Setelah acara pelepasan beberapa hari yang lalu..........
Jesi nampak risau, sambil memainkan handphone nya dan melihat pengumuman jadwal UTBK yang akan di laksanakan. dalam anganya dia berfikir" ikut gak ya, ikut gak ya, ikut gak ya"
setelah beberapa waktu dia merenung dan melamun terdengar suara cempreng temanya mendekati dan teriak ###jessssssiiii......... nglamunin apa sih sampai segitunyaaaaaa........
sambil menutup kedua telinganya Jesi ikutan teriak#### milaaaa...... stoooppp..... suara mu berisik dan cempreng bangeeet, ntar kalau kendang telingaku bermasalah kamu mau tanggung jawab??????,,,,,,,
tanpa merasa bersalah mila hanya nyengir sambil memperlihatkan senyumnya dan berkata ___"habisnya kamu jes nglamun aja pagi-pagi gini, ngomong-ngomong kamu nglamunin apa sih jes?"__mila nampak merapatkan jarak dan duduk di sebelah temanya sambil menepuk-nepuk punggung Jesi dan berkata "" ayolah jes cerita ma aku, katanya bestfriend kok bengong nya sendirian gak ngajak-ngajak, mang kamu ada masalah??...
Dengan menggelengkan kepala Jesi menjawab, aku sih gak ada masalah mil, _cuma bingung aja, enaknya aku ikut UTBK atau tidak ya, bingung aku_ sambil garuk-garuk kepala yang tidak gatal memperlihatkan muka bimbangnya dan kembali bertanya pada bestfriend nya _ eh Mil kamu dah daftar belum untuk ikut UTBK??? dengan anggukan mila menjawab, dan langsung balik tanya mang kamu belum jes, dengan gelengan juga Jesi menjawab tidak mil, kayaknya aku gak ikut UTBK tahun ini deh, aku takut lulus mil... sambil menoleh ke arah mila,
dan mila yang mendengar jawaban Jesi tertawa terbahak karena jawaban yang di keluarkan Jesi yang aneh, dan berkata "_eh monyong_
dimana-mana tu ya, ikut ujian pasti pingin lulus, eh kamu ini aneh masak ikut ujian untuk masuk perguruan tinggi takut lulus, dasar soplak kamu jes, jes, mang kamu gak pingin apa nerusin kuliah gitu, katanya cita -cita itu harus di kejar bukan hanya angan-angan belaka.
sambil nyengir Jesi menjawab__iya pingin mil ikut ujian terus lolos gitu, kemudian bisa kuliah dan menggapai cita-cita, tapi...... dengan muka sedikit berubah melasnya.
dan mila menjawab sambil menatap heran ; iya tapi apa jes, ngomong dong yang jelas!!!!!
Jesi kembali berkata ; sebenarnya aku bingung mil, kalau ikut tahun ini dan lulus kan juga butuh biaya lebih mil, dan kamu sendiri tahu gimana kondisi keluarga ku, aku bisa lulus SMK aja sudah alhamdulillah banget.
mila pun menjawab, terus rencana kamu apa jes selanjutnya, mang sih jes aku gak tahu bagaimana pastinya perasaan dan keinginan kamu tapi yang pasti sebagai teman aku akan selalu mendukung dan mendoakan yang terbaik buat kamu.
mila berfikir(kayaknya jesi butuh waktu berfikir deh aku pulang dulu aja deh biar jesi berfikir lagi aja) sambil berdiri kemudian mila berpamitan, __ ya dah jes pikirkan sebuah pilihan yang menurut kamu yang terbaik aku tunggu ya keputusan kamu, aku pulang dulu dah siang, nanti kalau kamu butuh masukan atau pendapat bisa hubungi aku ya, maaf aku gak bisa bantu banyak, dengan tersenyum jesi menjawab iya mil, q juga Terimakasih kamu dah mau dengerin curhatan ku, entar deh tak kabari lagi kalau aku dah mikirin dan juga aku masih nunggu wejangan dari ayahku mil, dah hati- kalau pulang, ntar kalau lagi jalan terus ketemu orgil ajak selpi ya, hahahahaha
dengan menonyor jidat jesi mila berkata, enak aja kamu nyuruh aku selpi sama orgil, ya dah aku pamit, sambil meletakkan tanganya di pelipis seperti hormat berdera dan berucap Assalamu'alaikum kemudian tanpa mendengarkan jawaban jesi mila nampak meninggalkan jesi
setelah kepergian mila, menunjukkan waktu siang dan terdengar adzan dhuhur jesi akhirnya masuk ke rumah melihat ibunya sambil santai di depan televisi dia mendekat sama ibunya, dan ibunya memulai percakapan:
__ADS_1
Ibu ; si mila datang kok gak kamu ajak masuk jes, keterlaluan kamu
jesi ; sambil nyengir menjawab" hehe lupa bu keasikan ngobrolnya.
Ibu ; mang ngobrolin apa sampai lupa temanya di anggurin di luar.
Jesi ; biasa bu ngobrol tentang rencana masa depan" sambil menampakkan gaya songgongnya"
Ibu ; dengan menatap jengah, ih gaya kamu jes, mang rencana kalian mau ngapain?
Jesi ; itu lo bu si mila ternyata dah daftar untuk ikut UTBK
Ibu ; dengan ber oh ria dan bertanya ... terus kamu juga ikut daftar juga jes
Jesi ; menggelengkan kepala
jesi dan ibunya menjawab serempak waalaikum salam...
Ayah ; bertanya, lagi bahas apaan kok serius amat ayah lihat.
Ibu ; lagi bahas mila yah, kata jesi mila dah daftar untuk ikut UTBKnya
Ayah ; sambil melihat jesi berkata, maafkan ayah ya jes kalau ayah belum bisa kuliah in kamu tahun ini,
Jesi ; gak papa yah, jesi juga gak menuntut untuk kuliah tahun ini, tapi boleh gak yah jesi tahun ini ikut mila ke kota
Ibu ; jes kamu kan kuliah nya masih tahun depan kok kaku mau ikut mila nak, nanti kamu malah ganggu kuliah mila lo,
Ayah ; dengan keheranan berkata, mang tujuan kamu ikut mila ke kota mau ngapain jes, mending di rumah aja bantu-bantu Ibu kamu nanem sayuran di belakang.
__ADS_1
Jesi ; dengan memelas jesi berkata, rencanaya jesi pingin ke kota yah untuk cari pengalaman gitu, mau cari kerja yah untuk persiapan kuliah tahun depan gitu, biar jesi juga gak kaget nanti, dan jesi janji gak akan ganggu kuliah nya mila,,, dengan memohon," boleh ya yah"..
Ayah ; dengan termenung berkata dalam hati, (sebenarnya Ayah gak pingin anak ayah kerja karena kamu adalah tanggungjawab ayah, tapi melihat kamu kayak gini ayah bisa apa)
Ibu ; jesi,,, apa kamu bener-bener pingin kerja, mang kamu berniat mau kerja apa disana, coba lihat ayah mu, termenung mikirin keinginan kamu.
Jesi ; bu,, dengan jurus muka melasnya berkata juga sama ibunya,, tolongin jesi ya bu, bujukin ayah supaya izinin jesi kerja, jesi janji gak akan kecewain ayah sama ibu.
ibu ; dengan meghela nafas beratnya dan menjawab" ya deh ibu bantu ngomong sama ayah, semoga ayah mu mau kasih izin" tapi kamu dah janji ya untuk tidak kecewain ibu sama ayah kamu.
Jesi ; iya bu, jesi janji.
Ibu ; ya dah sana masuk kamar dan mandi sana, sholat dhuhur dulu habis itu kita makan siang bareng-bareng, nanti tak bantu ngomong sama ayah.
Jesi ; terimakasih ya bu, sambil beranjak dan berpamitan Ayah, ibu jesi ke kamar dulu ya.
kemudian jesi melangkahkan kakinya menuju ke kamarnya,
sedangkan Ayahnya Jesi sambil keluarkan nafas beratnya berkata, ya dah bu ayo kita siap-siap dhuhuran, ibunya jesi menjawab yuk yah.
saat sampai kamar masing-masing mereka melaksanakan sholat dhuhur, dan di sela-sela kesibukan ibunya jesi yang membereskan perlengkapan sholatnya berkata" Ayah kayaknya berat banget izinin jesi kekota ya" ibu tahu dia anak kita satu-satunya ibu juga berat yah, tapi ibu juga pingin anak kita mengejar cita-citanya.
sambil duduk di tepi ranjang ayah berkata, memang berat bu melepas anak itu ke kota, tapi anak itu susah bu untuk di cegah, mang kita sebagai orang tua harus selalu mendukung Cita-citanya bu, ya dah bu kita pikirkan dulu baik-baik karena memang ini adalah sebuah pilihan yang harus kita pilih, nanti malam kita bicarakan lagi.
kemudian Ibu berpamitan sama Ayahnya untuk ke dapur untuk menyiapkan makan siang, khawatir jesi sudah nunggu di dapur. dan berkata, __Ayah jangan lama-lama ya nanti nyusul ibu untuk makan siang kan ayah harus kembali kerja lagi__
dan dengan anggukan Ayah menjawab iya bu, habis ini Ayah langsung ke nyuslin ibu untuk makan sama-sama,
dan akhirnya mereka semua berkumpul untuk makan bersama-sama.
__ADS_1