Sahabat Temanku Jadi Kekasihku

Sahabat Temanku Jadi Kekasihku
Menjadi karyawan yang rajin


__ADS_3

satu minggu telah berlalu........


pagi ini Jesi terlihat sudah mempersiapkan barang- barangnya yang akan dibawa, sesuai dengan pesanya mila minggu lalu bahwa Jesi tidak perlu memusingkan tentang baju yang akan di pakai ketika kerja nanti, maka Jesi hanya membawa beberapa pakaian dan keperluan pribadi lainya, dan nampak hanya 1 Tas punggung ya di bawa dan tas kecil yang d tentengnya.


setelah siap Jesi keluar dari kamar dan ketemu sama kedua orang tuanya, kemudian mereka saling berbincang


Ibu Jesi ; (sambil berkutat di meja makan membuka pembicaraa) kamu dah siap nak, yuk sebelum di jemput sama mila dan orang tuanya kita sarapan dulu.


Ayah Jesi ; (sambil melihat ke arah Jesi) Nak ingat pesan Ayah ya, meskipun kita ini di bilang dari keluarga tidak berada tapi kamu harus selalu ingat, harkat dan martabat kita harus selalu di jaga, maka kamu disana nanti harus jujur, tanggung jawab terhadap pekerjaan, dan selalu menjaga kepercayaan yang di amanah kan.


Jesi ; (dengan melihat kearah kedua orang tuanya jesi mengangguk, dan menjawab) iya bu, baik yah, Jesi akan selalu ingat pesan Ayah. Jesi janji tidak akan mengecewakan Ibu sama Ayah.


Ibu jesi ; ya dah yuk kita mulai makanya.


dengan tanpa suara dan hanya suara sendok yang terdengar stelah itu sarapan selesai dan Jesi pun membereskan meja lalu mencuci piring yang habis di pakai oleh mereka bertiga. sedang kan Ibu dan Ayah Jesi duduk di ruang keluarga sambil menunggu jesi yang selesai beres-beres.


tak berselang lama jesi pun menyusul ke ruang keluarga, sambil menunggu di jemput mila sama orang tuanya, Ibu Jesi membuka obrolan, __Jes sering-sering kasih kabar ya nak, supaya Ibu dan Ayah gak kepikiran__ Jesi pun menjawab__ tentu bu, Jesi akan selalu kasih kabar Ibu Sama Ayah, pasti nanti Jesi akan selalu kangen sama Ibu dan Ayah.


sambil mengelus kepala Jesi, Ayah jesi pun ikut bicara, kami pun akan merindukan putri kami yang cantik ini. dan itu di angguki oleh ibunya Jesi.


dan Akhirnya mobil yang di tumpangi Mila dan Ayahnya pun datang.


terlihat mila dan Ayahnya turun dari kendaraan, berjalan mengarah ke pintu masuk rumah Jesi, dan mila pun mengucakpan salam, "Assalamu'alaikum".


kemudian Jesi dan orangtuanya menyambut kedatangan mereka dan menjawab "Waalaikumsalam warohmatulohi wabarakatuh "

__ADS_1


dan Ayahnya Jesi menghampiri Ayahnya mila dengan mengajaknya berjabat tangan, kemudian mila pun ikut mencium punggung tangan Ayah dan Ibunya Jesi, tak lupa Jesi pun mencium punggung tangan Ayahnya Mila.


dan ibu pun mengajak semuanya duduk di ruang tamu,__ Ayo pak monggo nak mila kita ngobrolnya di dalam saja biar lebih leluasa_


dengan mila menggangguk tanda setuju, serta Ayah mila pun sambil tersenyum dan berkata, oh iya saya pun akan sedikit bicara sama Pak Toni (Ayahnya Jesi) .


kemudian mereka sama-sama duduk di ruang tamu dan Jesi pun membawakan minuman dan camilan untuk di hidangkan,


kemudian Ayah mila pun membuka suara, " begini bu Sri, dan Pak Toni, saya mau memastikan sesuatu disini, karena nak Jesi nanti akan bekerja di cafe anak saya maka Jesi nanti boleh memilih untuk tinggal di mes yang di sediakan atau mau milih cari kos sendiri di luar?".


sambil saling pandang Jesi dan orang tuanya, kemudian Ayahnya Jesi pun menjawab, " em maaf Juragan kalau memang di cafe tersebut sudah di sediakan mes(tempat tinggal) maka kami dari pihak orang tua berterimakasih sekali, jadi nanti Jesi biar tinggal di mes saja, dan mohon maaf Juragan kami sebagai orang tua mau menitipkan putri kita ke nak Yudha, tolong bimbing anak saya supaya bisa bekerja dengan baik.


sambil manggut-manggut Ayahnya mila pun kembali berkata" kalau gitu akan saya sampaikan nanti ke anak saya Yudha ya pak, kalau kita bicarakan dari awal gini kan enak jadi nanti Jesi juga bisa dengar harapan dari orang tuanya supaya nanti kalau dah kenal banyak orang disana tidak tergoda untuk pindah mencari kos di tempat lain yang nantinya. "dan terimakasih ya untuk kepercayaan kalian terhadap putra saya,


"Sama-sama juragan" dengan sermoak kedua orang tua Jesi menjawab.


Kemudian semua berdiri dan Jesi pun berpamitan kepada kedua orang tuanya, sambil memeluk ibunya Jesi berkata, " Do'ain Jesi ya bu, supaya betah dan semangat bekerjanya"! Iya Ibu do'ain,


kemudian ke arah Ayahnya Jesi memeluk juga dan berkata, " Jesi pamit ya yah, Do'ain Jesi selalu" iya Ayah akan selalu do'ain anak Ayah, dan jagan lupa wujudkan mimpi mu, untuk daftar kuliah tahun depan ya, (jawab sangat Ayah) dengan menggangguk sebagai jawaban Jesi akhirnya mencium punggung tangan kedua orang tuanya, dan di susul mila, kemudian Ayah mila pun ikut berjabat tangan, dan semua melangkahkan kaki keluar dan berucap " Assalamu'alaikum "


sambil melihat kearah mereka bertiga, Ayah dan ibu Jesi pun menjawab "waalaikumsalam Warohmatulohi wabarakatuh".dan mereka pun naik kendaraan dan berangkat.


Setalah perjalanan sekitar tiga jam, Mereka pun sampai ke cafe yang di tuju.


sambil melihat ke arah luar Jesi melihat cafe yang terlihat nyaman untuk tongkrongan, dan melihat papan tulisan jam buka cafe,

__ADS_1


Senin sampai jum'at buka pukul 09.00 - 21.00 sabtu dan Minggu buka pukul 12.00 - 23.00


terlihat cafe masih sepi karena mang sekarang hari sabtu yang akan buka pukul 12 siang,dan Jesi pun melihat jam yang ada di pergelangan tanganya masih menunjukkan pukul 10.00 pagi. yang artinya belum buka.


kemudian Jesi di kagetkan mila, "Ayo dah sampai malah melamun". dengan melihat ke arah mila, Jesi pun tersenyum kemudian berkata, " sapa yang melamun, aku cuma kagum dengan cafe bang Yudha, terlihat nyaman banget untuk kumpul-kumpul sama temen-temen gitu".


sambil mengangguk mila membenarkan, dan mila pun mengajak Jesi,"" dah yuk jes kita keluar dan lihat-lihat dulu dalam cafe nya sekalian tak kenalin sama abang ku. "" Jesi pun ikut turun dari kendaraan dan berjalan memulai lihat-lihat cafe tersebut.


tak lama abangnya Mila pun menghampiri keduanya," Hay adek ku cayang, Hay Jesi," mereka pun menengok ke arah seseorang yang memanggil, kemudian dengan tersenyum mila pun lari dan meloncat ke punggung abangnya, dan berkata "Abang gantengku kenapa gak jemput aku? ",


dengan geleng-geleng melihat temanya yang manja dengan abangnya jesi pun menjawab, Hay juga bang, sambil menunduk jesi memperkenalkan diri" kenalkan Saya Jesi bang teman sekolahnya mila, yang mau kerja di cafe abang".


Yudha pun menjawab, iya jes gak perlu menunduk gitu juga, anggap abang ini juga abang kamu ya, supaya nanti kalau kamu ada kesulitan gak canggung kalau mau tanya-tanya.


Jesi pun berkata" iya bang, nanti Jesi akan tanyakan apa yang belum jesi pahami, mohon bimbinganya ya bang".


kemudian Yudha memanggil karyawan kepercayaanya untuk di kenalkan sama Jesi, " o ya Jes disini kamu bisa sekamar dengan Sukma dan dia nanti yang akan ajarin kamu ya, jadi saya harap kalian bisa akrab dan bisa kerjasama dengan baik, kemudian Jesi dan sukma pun berkenalan.


setelah berkenalan Yudha meminta Sukma menunjukkan kamar yang akan mereka tempati, " emh, "Sukma tolong kamu ajak Jesi ke kamar dan ajak keliling cafe ini juga, kasihkan seragam serta sekalian kamu kasih tahu peraturan cafe ini ya," Sukma pun menjawab, " iya bang, " kemudian sukma mengajak Jesi, " ayo Jesi ikut saya tunjukkan semuanya, " dan Jesi pun mengikuti sukma di belakangnya.


setelah sampai ke kamarnya, sukma menunjukkan tempat tidur untuk Jesi, dan juga mengambil kan beberapa perlengkapan yang disediakan,


" ini Jes tempat tidur kamu dan di sebelah sini tempat tidurku, jadi kita sekamar ,(kemudian sambil menunjuk ke arah meja sebelah kiri tempat tidur Jesi terdapat beberapa paper bag )dan yang ada di atas meja itu seragam dan perlengkapan untuk kamu,


Jesi pun melihat ke arah yang di tunjukkan sukma kemudian berjalan dan mengambil paper yang isinya seragam, dan berkata," o iya kak sukma, bolehkah saya mencobanya?" sukma pun mengangguk dan berkata" boleh silahkan biar saya juga lihat muat atau tidak". kemudian jesi pun mencoba ternyata seragam nya pas d badan Jesi, sambil melihat pantulan tubuhnya ke arah kaca Jesi berkatadalam hati( wah pas banget ya, cocok banget pula, aku janji akan jadi karyawan yang rajin disini, sesuai amanat Ayahku).

__ADS_1


kemudian jesi memperlihatkan ke arah sukma dan sukma pun tersenyum melihat ke arah jesi yang terlihat memakai seragam dan pas banget d tubuhnya Jesi.


__ADS_2