SAMUDERA

SAMUDERA
KAMAR


__ADS_3

Mendengar teriakan yang sangat kencang membuat Samudera yang berada diruang kerja pribadinya langsung berlari ke kamar utama miliknya dan melihat Tiara berteriak histeris.... dan tak terkendali.


Samudera mendekat dan langsung memeluk tubuh yang sudah tak memiliki tenaga lagi.


Hei...hei.... tenang gak akan terjadi apa - apa, tenang ya...kamu aman disini, kata samudera menenangkan Tiara.


Seakan tidak mendengar suara samudera Tiara masih histeris dan malah memukul badan samudera dengan kencang sehingga samudera sedikit meringis menerima pukulan - pukulan Tiara, sekalipun tubuh nya kekar tetapi lama - lama tetap terasa sakit pukulan Tiara yang dipenuhi dengan emosi.


Samudera masih mendekap erat tubuh tiara, dan terus menenangkan Tiara dengan mengelus punggung Tiara dengan lembut.


Itu yang diajarkan orang tuanya kalau ada seseorang yang menangis harus dipeluk dan dielus dengan lembut supaya tenang dan merasakan keteduhan dan nyatanya sangat manjur, tiba - tiba tubuh Tiara luruh dari dekapan samudera karena pingsan.


Dengan pelan samudera membaringkan tubuh Tiara ke tepat tidur dan menyelimutinya .


Samudera memperhatikan wajah yang sangat sayu dan lelah dan terlihat putus asa seperti tidak ada harapan dalam hidupnya.


Samudera sangat kasihan dengan kondisi Taira yang seperti ini.


Pelan - pelan wajah yang dia perhatikan membuka mata dengan pelan seolah enggan untuk membuka matanya.


Kam...mu sia..apa.....katanya pelan


Hei.... bagaimana keadaan mu...kata samudera pelan dan tersenyum manis.

__ADS_1


Tiara masih diam dan terus memperhatikan samudera seakan orang yang ada didepan nya adalah musuh yang harus diwaspadai.


Tenang ya.....namaku Samudera, aku yang menolong dan membawa kamu ke sini, ini kamar pribadiku.


Tiara masih diam dan perlahan dia mengarahkan telapak tangannya pelan ke wajah samudera, meraba nya secara pelan dari atas turun ke hidung dan ke mulut samudera, ada rasa geli yang samudera rasakan ketika wajahnya diraba seperti ini, apalagi belum pernah ada sisa pun yang berani memperlakukan nya seperti ini.


Tapi dia berusaha menahan dan tetap tersenyum kearah tiara.


Ka...mu nyata kan.... katanya pelan ..


Hei....aku manusia biasa, kamu sedang tidak berhalusinasi kan....jangan bilang kamu mengibaratkan aku dewa laut kan, kata Samudera sambil terkekeh...


Hei.... nona nama kamu siapa....


o... ok Tiara kita sudah berkenalan dan kamu sementara bisa menempati kamar ku untuk memulihkan keadaanmu.


Terima kasih..... kata Tiara sambil memelukku dan menangis di bahuku.


Aduh .... ada apa dengan Tiara kenapa dia menangis terus dan seperti sangat berduka dan putus asa, batin samudera.


Sama - sama, kamu enjoy saja disini ya... anggap ini kamar kamu, gak perlu sungkan.


O..iya kamu lapar....mau aku ambilkan makan atau minum...

__ADS_1


Minum.....


Aku berdiri dan mengambil segelas air minum yang aku ruang sedikit madu untuk memberikan rasa dan energi bagi tubuh Tiara.


Aku menyodorkan gelas ke arah Tiara.


Terima kasih ....


Panggil Sam kalau nama Samudera terlalu panjang diucapkan


dia mengangguk kan kepala nya tanda mengerti.


Kamu mau mandi atau mau makan....


Mandi.....tapi aku gak punya baju ganti, kata Tiara pelan.


Kamu mandilah dan untuk baju ganti ada beberapa baju ku yang bisa kamu pakai untuk sementara dan karyawati hotel juga sudah menyiapkan pakaian dalam buat kamu dikamar mandi.


Tiara mengangguk pelan dan berdiri melangkah kan kaki ke arah kamar mandi.


JANGAN LUPA LIKE YA GAES DAN KOMEN


TX 🙏

__ADS_1


__ADS_2