SAMUDERA

SAMUDERA
RUMAH


__ADS_3

Akhirnya mereka bertiga meluncur menuju perkebunan, diperjalanan Samudera menelpon seseorang...


Hai...Bro jangan lupa besok malam datang ke perkebunan ada party nya papi dan mami


Ok siap bro, aku calling yang lain ya...


Sip... jangan lupa kado buat papi - mami, kata Samudera..


Itu gak akan lupa bro, aku sudah siapin malah tahun ini kado buat papi - mami lebih spesial.


Ok, sampe ketemu...bye....


Samudera memutuskan panggilan dengan seseorang tersebut.


Sekitar 1 Jam ( itu kalau Samudera atau Yudha yang menyetir .... wuzzz...wuzzz ) 😁


mereka sampai didepan sebuah rumah besar model bangunan Belanda dengan halaman yang sangat luas ditanami pohon mangga dan juga didepan rumah ada bunga - bunga yang cantik, dan sepanjang jalan masuknya tadi terbentang perkebunan teh... sungguh pemandangan yang memanjakan mata.


Tiara terheran - heran dengan situasi baru yang dia temui, sebuah pengalaman baru dia berada dilingkungan yang baru pula, dengan udara yang sangat dingin dan rumah yang sangat asri.

__ADS_1


Ayo masuk Tiara, kata Samudera


iya bang..


Hallo semua..... sapa Samudera didepan pintu yang sengaja sudah dibuka.


Bang Sam..... semua pandangan mengarah kepada suara yang memanggil Samudera, dia berlari dan memeluk samudera dengan erat.


Masih tetep manjan nya.... gak lihat ada laki nya juga disini... gerutu Samudera kepada Cantika.


He...he.... iya, Tika juga tahu bang...


Hei..siapa ini bang...


Hallo juga....aku Cantika adiknya bang Sam.


Papi - mami, sapa Sam dan diikuti Yudha, sambil mencium tangan kedua orang tua yang sedang berdiri didepan mereka.


Hallo, sayang...bagaimana kabar kalian, lama tidak pulang...kata mami kepada Sam dan Yudha.

__ADS_1


Iya mi, biasa sibuk - kata Sam


Pi - mi kenalin ini Tiara... Tiara ini papi - mami kamu juga bisa panggil beliau seperti kami memanggil, kata Samudera.


Salam kenal Papi - mami, kata Tiara sambil mencium tangan kedua orang tua Samudera.


Nanti Sam jelasin siapa Tiara, tapi bisa gak jelasinnya sambil makan, kami sudah lapar mi.


ok..ok...ayo kita makan...kata mami kepada kami semua.


Di rumah ini banyak kenangan masa kecil kami sampai kami besar dan dulu setiap hari banyak anak - anak dari pegawai perkebunan bermain dengan kami ditambah mami memiliki panti asuhan di sebelah gedung serba guna milik keluarga kami, sehingga setiap sore banyak anak-anak panti juga bermain bersama kami.


O..iya yang ditelpon Samudera waktu perjalanan ke perkebunan tadi adalah Anak - anak panti yang sudah dewasa dan sudah memiliki usaha masing - masing dan ada sebagian yang samudera percaya mengelola beberapa bisnisnya dan momen Anniversary papi - mami adalah momen reuni buat semua berkumpul di rumah ini.


Jadi kebayangkan betapa acara tersebut akan menjadi ajang reuni keluarga inti dan anak - anak panti dan juga semua keluarga pegawai perkebunan.


Kami selalu dididik dan diajar oleh mami bahwa sesukses apapun kami, tetap rumah adalah tempat yang harus dituju untuk sebuah kenyamanan dan tempat berbagi dalam segala hal, sebab didalam rumah dapat kami temukan kehangatan dan kebahagiaan, tempat untuk kami berbagi cerita suka dan duka, dan nyatanya semuanya itu benar ketika kami pulang ke rumah kami seperti di cash, ada energi positif yang besar yang ter transfer kedalam diri kami.


Dan malam ini kami menikmati makan malam bersama dirumah papi dan mami, yang selalu menyambut kami dengan kehangatan. Sambil makan Sam menceritakan siapa Tiara.

__ADS_1


Tiara pun sangat bahagia dan terharu karena dia seperti terlahir disebuah keluarga harmonis yang diidam - idamkan nya dan diterima baik oleh keluarga Samudera.


Jangan lupa like, vote dan komen ya 🙏


__ADS_2