
Tak terasa waktu sudah menjelang sore,Mereka meninggalkan kafe.Shiwan mengantar Shaci pulang dengan motor kesayangannya.
Tak lama kemudian mereka berdua telah sampai didepan rumah.Shaci pun turun dari motor sambil melepaskan helmnya.
"Kamu ga mampir dulu yank," tanya Shaci
"udah sore,aku langsung pulang aja y,Aku titip salam aja buat Mamah kamu dan kak Silvi."jawab Shiwan sambil menyalakan mesin motornya.
"Ya udah kalo gitu,kamu hati hati di jalan y,Jangan ngebut bawa motornya"ujar Shaci.
"Siap 86,"ucap Shiwan dengan memberi hormat.
Shaci hanya tersenyum melihat kelakuan lucu pacarnya.Setelah motor Shiwan telah jauh dari pandangannya,Shaci pun masuk kedalam rumah dilihat mamanya sedang menonton tv di ruang keluarga.Shaci segera memberi salam dan mencium tangan mamanya.
Dirumah yang lumayan besar,Shaci tinggal bersama Mama dan Silvi kakaknya.Ayahnya sudah lama meninggal saat Shaci duduk dibangku SMP.
Mama seorang PNS di salah satu kantor pemerintah.Mendiang Ayahnya juga seorang PNS,sedang kakaknya Silvi saat ini ia bekerja di sebuah agensi manajemen artis yang ternama .
Shaci sendiri punya cita cita sebagai pengacara.Makanya lepas lulus SMA ia akan ikut ujian SNPTN.
Selesai mandi dan mengganti pakaian nya Shaci menghampiri mamah di ruang keluarga untuk ikut nonton TV bareng.
"Kak Silvi belum pulang mah"?tanyanya.
"Belum,masih dijalan katanya kejebak macet"sahut Mama.dan Shaci hanya membalas dengan Ohhh....
Keluarga Shiwan
Shiwan adalah anak kedua dari 2 bersaudara,iya juga mempunyai kakak perempuan yang cantik.Namanya Shila hanya saja kakaknya itu sudah menikah dan tidak tinggal dirumah mereka.visual menawan Shiwan dan kakaknya didapatkan dari sang mama.Anita namanya.
Mama hanya seorang ibu rumah tangga saja.sedang Papa Shiwan memiliki perusahaan yang bergerak dibidang jasa,yang sukses.
"Nanti kamu mau masuk kuliah dimana nak"?tanya mamanya yang saat ini mereka sedang duduk diruang makan.
"Aku belum tau mah..."sahutnya santai
Mendengar jawaban seperti itu dari anak laki satu satunya tentu saja mama kaget.
"Nak,kamu kok jawab nya gitu."?
"Hehe bercanda mah,Rencananya sih mah aku mau ikut ujian SNPTN bareng Shaci,"beritahu Shiwan..
"Shiwan..Shiwan kamu tuh ga bosen apa bareng terus sama dia?tanya mama
__ADS_1
"bosen??? masa sama pacar sendiri kok bosen sih mah? ya ga lah mah..
Mendengar hal itu mamanya hanya geleng geleng kepala.
"Kamu ntuh masih sangat muda,baru 17 tahun apalagi kamu anak laki laki satu satunya mamah,jadi mamah ingin kamu fokus ke pendidikan kamu dulu,buat masa depan kamu...jadi jangan punya pikiran macem macem ya,?imbuh mamah
Mendengar mamanya berkata seperti itu Shiwan hanya terdiam.Dan mengartikan lain dari ucapan mamahnya,yang seakan menyuruh secara tidak langsung untuk putus dari Shaci.
Tapi Shiwan tak ambil pusing.Kemudian ia pun bangkit dari duduknya dan berpamitan pada mama.untuk pergi ke rumah Shaci
**
Shaci asyik membaca novel diruang tamu,ia bosan dengan acara acara TV saat ini.sambil menikmati cemilan keripik singkong favoritenya.
tiba tiba kak Silvi yang kini sudah dirumah langsung meraih bungkusan keripik dari tangan adiknya,
"Ngemil melulu,ntar gendut lho."ucap Silvi lalu duduk disampingnya.
"ikhh..kakak nih biarin aja gemuk yang penting kan udah laku ..weeekk...dari pada yang disamping aku ini masih kena syndrom jomblo akut..."ejek Shaci menjulurkan lidahnya.
"Yeeyyy...batu nih anak dikasih tau ama yang tua...ntar klo gemuk diputusin Shiwan baru tau rasa kamu"protes Silvi.
"kakak mah ko doain nya gitu...Shiwan orangnya ga kayak gitu lha..aku tau banget Shiwan itu cowok ya apa adanya.
lagian kok ya kakak heran aja sama Shiwan kok bisa mau ya pacaran sama gadis kayak kamu,??
coba liat kamu ntuh punya kelebihan apa sih??tambah Silvi sambil menyubit kedua pipi adiknya itu.
"Aduh aduh..sakit tau kak...tambah tembem deh nih pipiku dicubit terus sama kakak,"teriak Shaci sambil mengelus pipinya.Silvi hanya tertawa.. silvi sangat senang meledek adiknya itu.
"Oiya dek kira kira ntar Shiwan maen kesini ga"??tanya Silvi
"Mana aku tau kak,soalnya tadi aku udah hampir seharian maen ama dia...jadi kayaknya ga maen deh.."emang kenapa sih kak?kok tiba tiba tanyain Shiwan maen apa ngga"?
"Ohh.. ga soalnya kakak pengen ngomong sesuatu ama dia..telpon gih suruh dia dateng dek"perintah Silvi
"telepon aja sendiri...kakak kan punya nomornya."
Ternyata orang yang dibicarakan Shaci dan kakaknya datang.terdengar suara mengucapkan salam dari luar..
"Wahh..panjang umur ntuh anak....lagi kita omongin dia nongol sendiri."ucap Silvi yang mendengar suara Shiwan.
"Masuk yank,,,"ajak Shaci menyuruh pacarnya itu.
__ADS_1
"Kok sepi yank?? udah pada tidur y?? tanya Shiwan sedikit cemas
"Ga kok,mamah lagi nonton terus kak silvi lagi ngobrol sama aku.tuh orangnya,"ucap Shaci sambil menunjuk ke arah Silvi.
Shiwan datang kerumah Shaci dengan penampilan rapi dan wangi.Aura visualnya semakin menawan.sungguh terlihat beda dari biasanya.Mengenakan kemeja hitam dipadukan celana panjah berwarna putih.semakin memperjelas kulit putihnya yang mulus
"Malam kak Silvi,"sapa Shiwan ramah dan sopan.
"Malam juga Shiwan."balas dengan senyum yang sedikit genit.
"Udah lama ga liat kamu,kamu makin ganteng aja sih,"puji Silvi
Shiwan tersenyum mendengarnya"Akh kak Silvi bisa aja nih...ngga kok aku biasa biasa aja,"sahut nya merendah
Shaci meninggalkan pacar dan kakaknya di ruang tamu menuju ke dapur untuk membuatkan minuman untuk Shiwan,Mama yang mengetahui kedatangan Shiwan pun ikut bergabung di ruang tamu.
Shiwan sudah sangat akrab dengan mama dan Silvi,karena Shiwan sering ngedate di rumah Shaci..Shiwan termasuk anak yang sopan. sebab itulah mama tak mempermasalahkan hubungan asmara mereka berdua.
Tapi kali ini kedatangan Shiwan kemari juga punya alasan lain.sebenarnya ia gugup tapi ia tetap bertekad dan memberanikan dirinya...yang mungkin akan mengejutkan Shaci,kakak dan mamahnya..
"Tante,Kak Silvi ada yang mau Shiwan bicarakan sebenarnya ini masalah kami berdua,"ucap Shiwan memulai pembicaraan dengan nada yang serius.wajahnya terlihat memerah dan tegang..
tentu saja itu sangat terlihat jelas oleh Shaci dan keluarganya.
"Kamu mau ngomong apa? ko k serius banget wajahnya..."sahut mamah.
"Emm...sa..sa.. eh..maksud aku tan,kalau boleh saya ingin MELAMAR anak tante..."ucapnya tegas dan lugas.Shiwan menghela nafas lega.
Shaci,Mamah dan Kak Silvi yang mendengarnya sangat terkejut.lebih lebih kak Silvi malah yang sangat syok
"Yank,kamu lagi ngga nge prank kita kan??
"Kamu ngga bercanda kan?? ucap Shaci bingung.
"Aku serius yank,aku udah pikirin ini sebelum nya...dan memang aku punya rencana untuk melamar kamu saat kita lulus.."beritahu Shiwan
Kemudian Kak Silvi tertawa....
"Shiwan..Shiwan...kamu tuh kalo lagi bercanda lucu juga y.. dari pada bercanda kamu itu jadi mubaZir,mendingan kamu ngelamar di agensi aku aja.biar jadi Artis top...kamu tuh punya bakat....akting kamu juga keren...hahaha....hahaha...
"Maaf kak Silvi aku ngga bercanda kok,aku serius..aku juga udah bilang berkali-kali sama kak Silvi kalo aku ngga tertarik untuk jadi Artis ..,"ucapnya sekali lagi.
Shaci terdiam,ia hanya terus memandangi wajah Shiwan.Ia tak menyangka jika Shiwan benar benar sedang melamar dirinya.ada kekaguman pada Shiwan
__ADS_1
"ya ampun yank,kamu tuh gentle bangett...keren bangett berani bilang sama mamah aku,padahalkan kamu baru 17 tahun,atau jangan jangan kamu sering nonton drama korea y,?guman nya.