Sang Indigo

Sang Indigo
chapter 9


__ADS_3

Ayla pun pergi ke sekolah tanpa berpamitan dengan ibunya. ia pergi dengan perasaan kesal dan marah .


 


dalam perjalanan ke sekolah. Ayla tidak bertemu dengan nata. Ayla yang menyadari itu semakin merasa kesepian dan sedih.


 


Ayla: kenapa, kenapa rasanya sakit sekali.ucap ayla sembari memukul dadanya yang sakit alias hatinya yang sakit karena merasa kehilangan.


Ayla terus berjalan dan berjalan menuju sekolah dengan perasaan yang sangatlah sedih. pertama ayahnya pergi meninggalkannya sekarang hantu mesum yang ia kira pergi. sedangkan nata entah kemana.


sementara nata


nata: huaaa akhirnya selesai juga, aku yakin Ayla pasti suka. ucap nata sembari menatap sebuah kotak hadiah. nata yang selesai membuat kotak hadiah untuk seseorang itu pun melihat jam.


nata: huaaa. teriak nata yang sangat kaget melihat jam yang sudah menunjukkan pukul 07.00.


 


nata yang melihat itu bergegas ke sekolah apa lagi ini hari. hari pertama ujian.


nata berlari dan berlari dengan sekuat tenaganya. ia terus melirik jam sambil berlari. sesampainya di depan sekolah nata melihat gerbang sudah di kunci. melihat itu nata memutuskan memanjat pagar.


 


sementara itu Ayla


 


Ayla yang sudah sampai di kelas dari tadi. merasa khawatir dengan nata yang dari tadi tak kunjung\-kunjungan datang. apa lagi ujian sudah akan segera di mulai.


 


sementara nata


 


nata sedang berusaha memanjat pagar pun ketahuan dengan satpam.


 


satpam: eh eh, neng mau ngapain hah. ucap sang satpam membukakan gerbang untuk nata.


nata: eh eh, pak satpam ganteng. ucap nata merayu pak satpam.


pak satpam: hmm, makanya neng datang ntuh jam 6 bukannya jam 7. ucap pak satpam menceramahi nata.


nata: iya iya pak ganteng (botak). ucap nata tersenyum paksa dengan suara pelan saat mengucapkan (botak).


pak satpam: yaudah masuk sana ujian udah mau di mulai. ucap sang satpam menyuruh nata.


nata: siap pak. ucap nata memberi hormat.


nata pun berlari dengan sekuat tenaganya agar tidak ketinggalan ujian pertama


sementara Ayla.


Ayla: aduhh nata mana sih. kok, belum datang -datang. mana kertas ujian udah mau di bagiin lagi. ucap Ayla khawatir dengan nata.


sementara nata


 


nata terus berlari dengan sekuat tenaga. saat lari nata khawatir ia takkan bisa ujian hari pertama.

__ADS_1


 


author: nata semangat


nata: diem lu Thor. nyusahin aye lu jadi author


author: bukan salah gua yah


nata: au ah, lu author yang paling ngeselin sejakat raya


 


nata pun sampai di dalam kelas


 


nata: assalamualaikum warahmatullahi wabarokatu Bu. ucap nata bersalam.


ibu guru: astaga nata ini udah jam berapa kamu baru datang. ucap ibu guru sembari memegang pinggangnya dengan dua tangannya.


nata: maaf Bu saya telat bangun. ucap nata bohong.


ibu guru: ok kali ini saya maafkan. tapi lain kali kamu akan rasakan konsekuensinya. ucap ibu guru yang memperingati nata.


nata: baik Bu. ucap nata. nata pun berjalan menuju mejanya. disamping itu nata sesekali melirik Ayla.


 


Ayla yang menyadari itu merasa ada yang beda dengan nata. ayla melupakan nya ia memilih lebih fokus pada ujiannya.


 


ujian hari pertama selesai


 


Ayla pun membalikkan badannya menghadap nata. Ayla terus memperhatikan nata merasa ada yang hilang.


 


nata: lu Napa la, natap gua kek gitu. ucap nata bertanya kepada Ayla.


 


Ayla yang menyadari itu baru mengingat aga yang tak ada di samping nata


 


Ayla: ngak. ucap Ayla datar.


nata: hmm, la hmm lu mau ngak kita jalan jalan dulu ke suatu tempat sebelum pulang ke rumah. ucap nata yang mengajak Ayla.


Ayla: kemana. ucap Ayla.


nata: ada deh, nanti juga lu pasti tau kok. ucap nata memberi kode.


Ayla: serah lu dah. ucap Ayla.


Ayla dan nata pun pergi. dalam perjalanan Ayla terus menatap nata yang terus tersenyum tanpa alasan.


Ayla: nat lu salah minum obat yah. ucap Ayla yang bertanya kepada nata.


nata: hehehe ngak tuh. ucap nata terkekeh.


skip sampai di tempat

__ADS_1


nata: nah ini tempatnya. ucap nata sembari memperlihatkan sebuah gedung tua yang penuh dengan lumut dan tumbuhan yang menjalar.


 


seketika air mata Ayla jatuh


 


di masa lalu


dulu Ayla adalah anak yang sangat pendiam dan kesepian Ayla lebih sering berbicara dengan hantu dari pada manusia. setiap hari Ayla selalu bermain di gedung tua dan penuh dengan tumbuhan menjalar.


  di gedung itu Ayla sering melihat anak-anak seusianya bermain dengan senang tanpa mengetahui akan banyaknya hantu yang berkeliaran di sekitar mereka.


 


sedangkan ayla setiap kali bermain dengan anak anak seusianya ia sering di ejek gila karna sering berbicara sendiri padahal Ayla sedang berbicara dengan hantu. karna banyaknya teman-temannya yang mengejeknya saat itu membuatnya sedih. ia selalu bingung kenapa ia terlahir dengan keadaan seperti ini. semakin hari Ayla selalu di jauhi oleh orang banyak karna ia seorang indigo


 


bahkan ada seorang anak yang mengatakan bahwa ia adalah monster, penyihir, nenek lampir, dan pembawa kutukan karna siapapun yang melukainya ataupun membuatnya menangis selalu di hantui oleh jastis yang tak lain adalah penjaga Ayla. sampai sampai seorang ibu dari anak-anak itu melemparkan Ayla sebuah batu, kayu, darah anjing, dan sampah lainnya.


 


dulu Ayla belum mengenal jastis karna saat itu jastis belum muncul di hadapan Ayla. setiap hari Ayla selalu menangis ia berharap hidupnya bisa berubah. di saat itulah Ayla memutuskan untuk tidak mempunyai teman sampai nata datang.


 


**pertama kali** datang nata adalah seorang yang baru di kota. nata adalah anak yang periang dan mempunyai banyak teman. nata suka hal yang unik dan pemberani. bahkan nata berani melawan orang yang lebih dewasa darinya. ia memiliki mulut yang perdis yang sangat cocok dengan Ayla sang indigo.


 


Ayla dan nata pertama kali bertemu di gedung tua yang penuh dengan tumbuhan menjalar saat itu nata yang suka memiliki banyak pengetahuan melihat sebuah gudang tua yang bagi orang lain itu menyeramkan tapi tidak untuk nata.


 


bagi nata itu menarik ia berpikir ia akan mendapatkan hal baru ketika masuk ke dalam gedung itu. dengan berani nata masuk ke dalam gedung itu.


 


saat itu Ayla sedang menatap anak anak yang sedang riang bermain. nata yang mulai menelusuri gedung itu bukannya merasa takut ia malah terkagum\-kagum.


 


 


 


 


nata: gedung ini besar sekali. kira kira disini apa ada banyak hantu. ucap nata yang kagum dengan gedung itu


 


saat itu nata melihat sebuah tangga yang sudah tua. dengan berani nata menaiki tangga itu dengan hati\- hati. sesampainya ia di atas mata nata tertuju kepada anak kecil yang seusianya bersenandung. nata yang melihat itu bukannya takut malah semakin tertarik. ia berpikir ingin menyapa anak itu yang tak lain adalah ayla


 


nata: Hay . ucap nata memberi senyum sembari melambaikan tangannya


××××××××××××××××××××××××××××


guys mohon bantuannya


like, komen, dan favorit.

__ADS_1


__ADS_2