
ayan langsung mematikan telepon
***di tempat lain***
Ayla yang masih menarik Ayla terus berjalan hingga ke kelasnya.
nata: la lu kenapa sih. ucap nata yang melepaskan genggaman Ayla.
Ayla: hmm, gua agak ngak suka Ama tuh orang, sok kenal aja. ucap Ayla yang jeles sama ayan.
nata: tapi la lu denger ngak, kita dapat beasiswa ke Korea Selatan. ucap nata tersenyum.
Ayla: denger, ucap Ayla singkat.
nata: huaaaa, gua seneng banget gua ngak nyangka kita bisa sekolah ke Korea Selatan huaaa, ucap nata yang begitu senang sembari loncat-loncat tak jelas. Ayla yang melihat nata senang pun tersenyum tapi, di dalam hati Ayla merasa curiga tiada hujan, tiada gempa, tiada tsunami tiba-tiba mereka berdu mendapatkan beasiswa ke Korea.
nata: hmm la lu bakal terimakan beasiswa itu, ucap nata yang menatap Ayla dengan serius.
Ayla: hmm gua mesti izin ibu dulu dan lu kan juga harus izin mamamu dulu ****, ucap Ayla mendete kening nata.
nata: auhh, sakit la, ucap nata mengusap keningnya yang sakit.
__ADS_1
nata: tapi yah la moga aja mama gua izinin gua sekolah ke Korea Selatan, ucap nata berharap.
Ayla: Aminin aja, ucap Ayla mengusap wajah nata dengan kasar.
nata: argh, ingin sekali ku makan kau hidup-hidup ayla........... . ucap nata yang geram dengan Ayla. Ayla yang melihat nata marah malah tertawa terbahak-bahak.
Ayla: hayoyo, lihatlah raut wajahmu seperti seorang anak kecil yang tidak di turuti kemauannya, ucap Ayla yang mengejek nata.
nata: Ayla kau sangatlah menyebalkan, ucap nata sinis kepada Ayla.
***ditempat ayan***
ayan sedang berada di ruang kepala sekolah ayan dan kepala sekolah sedang berbincang.
ayan: kepala sekolah tenang saja semuanya sudah ku siapkan, kesini, ucap ayan tersenyum licik. ayan menyodorkan sebuah koper yang berisi uang dan ayan juga membawa seorang wanita berambut panjang, baju yang ketat, dan juga seksi.
ayan: dan ini ada seorang wanita yang akan ku hadiahkan untukmu asalkan semuanya lancar semua ini akan menjadi milikmu. ucap ayan tersenyum jahat. kepala sekolah yang melihat uang dan wanita itu melapa air liurnya dan menggigit bibirnya.
kepala sekolah ayla terkenal suka bermain wanita dan uang. bahkan ini bukan yang pertama kalinya ia memanipulasi siswa atau mendapatkan uang sogok.
kepala sekolah: kau tenang saja semuanya pasti akan berjalan dengan lancar. ucap kepala sekolah melirik wanita yang di bawah ayan.
__ADS_1
ayan: baiklah, senang bekerjasama dengan anda kepala sekolah. ucap ayan berdiri berjabat tangan Dengan kepala sekolah.
kepala sekolah: saya juga sangat senang berkerjasama dengan anda tuan muda. ucap kepala sekolah berdiri berjabat tangan dengan ayan
ayan: kalau begitu saya permisi pamit dulu, ucap ayan pergi meninggalkan kepala sekolah mesum itu.
ayan keluar dari ruang kepala sekolah berdiri dan melihat tempat sekolah calon istri tercintanya. ayan membuka kacamata hitamnya dengan keren.
ayan: tempat ini penuh dengan hantu, cari tau masa lalu sekolah ini. ucap ayan memerintahkan salah seorang anak buah kepercayaannya.
Leo: baik tuan. ucap Leo segera pergi menjalankan tugasnya
ayan yang terus melihat sekolah seketika melihat penjaga Ayla yang tak lain adalah jastis. ayan yang melihat jastis menghampiri jastis.
ayan: yah, apa kau masih ingat denganku. ucap ayan mengagetkan jastis.
jastis: hah, ternyata kau sudah datang yah. berarti sebentar lagi kebenaran akan segera terungkap, ucap jastis menatap ayan dengan tajam.
ayan: memangnya kenapa kalaw kebenarannya akan terungkap, bukannya bagus kalaw Ayla tau kalaw ibunya itu seorang iblis berwujud malaikat, ucap ayan menatap jastis tanam.
jastis: tidak kenapa-Napa, ucap jastis yang membalas tatapan ayan yang tajam.
__ADS_1
jastis: tapi, ingatlah kata kataku ini. semoga kau tidak akan menyesali perbuatanmu, karna sudah pasti kau akan mencintai Ayla. ucap jastis melayang meninggalkan ayan. tapi, ayan menahan jastis dengan ilmunya.
ayan: yah, memangnya kau siapa, kau itu hanyalah hantu yang di kurung dan bagiku kau hanyalah semut kecil yang dapat ku siksa kapanpun ku mau, ucap ayan yang menyiksa jastis dengan ilmunya.