Sang Makhluk Mitologi

Sang Makhluk Mitologi
MAKHLUK MITOLOGI


__ADS_3

1*TITAN*



Titan (bahasa Yunani: Τιτάν) dalam mitologi Yunani adalah para penguasa bumi sebelum para dewa Olimpus. Pemimpin mereka bernama Kronos yang nantinya akan digulingkan oleh Zeus. Ke-12 Titan adalah anak dari Uranus dewa langit dan Gaia dewi bumi.


Titan mengalami perang besar dengan para dewa Olimpus yang disebut Titanomakhia. mayoritas Titan akan terlibat dengan perang ini. Dalam perang ini Titan mengalami kekalahan dan yang pada waktu perang ikut bertempur bersama Kronos dibuang ke Tartaros.


Titan generasi pertama terdiri dari enam pria (Okeanos, Hiperion, Koios, Kronos, Krios dan Iapetos) dan enam wanita (Mnemosine, Tethis, Theia, Foibe, Rhea dan Themis. Sementara Titan generasi kedua terdiri dari anak-anak Titan generasi pertama, yakni anak-anak Hiperion (Eos, Helios, dan Selene); anak-anak Koios (Leto dan Asteria); anak-anak Iapetos (Atlas, Prometheus, Epimetheus, dan Menoitios); dan anak-anak Krios (Astraios, Pallas, dan Perses).


Dalam suatu mitos yang diceritakan oleh Kallimakhos dan Nonnos, Zeus berniat menjadikan Zagreus (Dionisos) sebagai penggantinya. Namun Hera marah karena Zagreus lahir dari perselingkuhan Zeus. Hera mengirim para Titan untuk membunuhnya. Para Titan mengecat wajah mereka dengan gipsum untuk membuat Zagreus tertarik pada mereka. Kemudian para Titan mengoyak-ngoyak dan memakan tubuh Zagreus. Zeus marah dan membunuh para Titan. Sementara jantung Zagreus diselamatkan oleh Athena untuk kemudian dibuat kembali menjadi Zagreus.


2*GAIA*


Gaia (bahasa Yunani Kuno: Γαῖα Gaia, bentuk puitis dari bahasa Yunani Kuno: Γῆ Gē "tanah"/"bumi") adalah dewi perwujudan dari bumi dalam mitologi Yunani. Sebagai protogenoi pertama yang muncul di alam semesta setelah Khaos, Gaia dikenal sebagai "Ibu dari Semua"; melalui hubungannya dengan Uranus, Gaia melahirkan para Titan, Cyclops, dan Hekatonkhires; melalui hubungannya dengan Pontos, ia melahirkan para dewa-dewi laut. Di Mitologi Romawi, Gaia dikenal dengan nama Terra Mater/Tellus.


"**dalam mitologi"


Dalam Theogonia, Hesiodos menyebutkan bahwa Gaia adalah protogenoi, yaitu dewa-dewi Yunani yang pertama muncul di dunia, kedua, setelah Khaos dan disusul oleh Tartaros (lubang dalam), Eros (cinta), Erebos (kegelapan), dan Niks (malam). Sebagai perwujudan bumi, Gaia menjadi fondasi bagi surga yang nantinya akan menjadi Olimpus.[1] Kemudian, melalui partenogenesis, Gaia melahirkan Uranus (langit) yang menutupinya "di segala sisi".[2] Ia juga melahirkan Pontos (laut) dan para Urea (bukit-bukit) dengan cara yang sama.[3] Selanjutnya, Gaia melakukan persetubuhan dengan Uranus dan melahirkan para Kiklops: Arges, Brontes, dan Sterodes,[4] para Hekatonkhires: Briarios, Kottos, dan Gies,[5] serta para Titan: Okeanos, Koios, Krios, Hiperion, Iapetos, Theia, Rea, Themis, Mnemosine, Foibe, Thetis, dan Kronos.[6]


Uranus tidak menyukai Kiklops dan Hekatonkhires karena bentuk mereka yang buruk rupa, sehingga dia menyembunyikan mereka di Tartaros. Karena Tartaros adalah usus Gaia, hal ini menyebabkan rasa sakit yang mendalam padanya. Karenanya, Gaia membentuk sebuah sabit dari batu api abu-abu (Adamantin) dan memerintahkan para Titan untuk membalaskan dendamnya pada Uranus dan membebaskan anak-anaknya dari Tartaros. Hanya Kronos, Titan termuda yang sangat tidak menyukai sifat penuh gairah ayahnya, yang berani melakukan tugas tersebut. Ketika Uranus sedang bersetubuh dengan Gaia, Kronos memotong alat kelamin Uranus dengan sabit adamantin tersebut. Dari tetesan darah Uranus menetes ke bumi lahir para Erinyes, para Gigant, dan para Meliai, sementara dari testis Uranus yang tenggelam di laut lahir Afrodit.[7] Namun, Kronos tidak menepati janjinya pada Gaia untuk membebaskan para Kiklops dan Hekatonkhires, dia bersama para Titan lainnya malah merebut kekuasaan dunia dan menetapkan Kampe sebagai penjaga di Tartaros. Hal ini membuat Gaia tidak puas. Dia dan Uranus meramalkan pada Kronos bahwa kelak anak-anak Kronos akan merebut kekuasannya seperti dia pernah merebut kekuasaan dari Uranus. Karena ramalan ini, Kronos memakan kelima anak hasil perkawinannya dengan Rea. Rea yang sedang mengandung anak keenamnya, Zeus, meminta bantuan Gaia dan Uranus. Gaia-pun mengambil cucunya dan merawatnya hingga dewasa, sementara Rea memberikan sebuah batu sebagai pengganti Zeus.[8] Dengan saran Gaia,[9] Zeus memaksa ayahnya untuk memuntahkan saudara-saudaranya: Poseidon, Hades, Hera, Demeter, dan Hestia. Ia kemudian membebaskan para Kiklops dan Hekatonkhires yang membantunya merebut kekuasan dari para Titan.


Setelah berhasil menang, Zeus mengurung para Titan di Tartaros dengan Hekatonkhires sebagai penjaga mereka. Sekali lagi Gaia tidak puas, kali ini karena perlakuan Zeus pada anaknya. Gaia memberi tantangan pada Olimpus lagi;[10] ia bersetubuh dengan Tartaros dan melahirkan Tifon, seekor monster yang menyerang Olimpus dan hampir menang melawan Zeus, namun Zeus akhirnya berhasil melawan Tifon dan membuangnya ke Tartaros. Masih tidak puas, Gaia memberikan tantangan terakhirnya pada Olimpus; kali ini dia memerintahkan para Gigant, dipimpin oleh Alkyoneus, untuk berperang melawan dewa-dewi Olimpus dalam perang yang bernama Gigantomakhia. Dengan bantuan Herakles, seorang pahlawan anak dari Zeus dan seorang manusia, serta berbagai dewa minor lainnya seperti para Moirai dan Hekate, mereka berhasil membunuh seluruh Gigant dan memenangkan Gigantomakhia. Setelah semua kejadian ini, Gaia mengadakan perjanjian bahwa dia tidak akan mengusik urusan Olimpus lagi**.


"dalam pasangan dan keturunan"


Gaia adalah dewa yang mencerminkan Bumi dan berikut adalah anak-anaknya seperti yang tertulis pada berbagai mitos. Beberapa berhubungan secara konsisten, beberapa hanya pernah disebutkan dalam variasi minor dalam mitos:


Dari parthenogenesis


Uranus


Pontos


Urea


Dengan Elara


Titias


Dengan Okeanos


Kriosa


Sperkheus


Dengan Pontos


Keto

__ADS_1


Euribia


Forkis


Nereus


Thaumas


Dengan Aither


Aergia


Dengan Poseidon


Antaios


Kharibdis


Dengan Tartaros


Ekhidna


Tifon


Dengan Uranus


Kiklops


Brontes


Steropes


Hekatonkheire


Briarius


Kottos


Gies


Mousai


Mneme


Melete


Aoide


Titan

__ADS_1


Koios


Krius


Kronos


Hiperion


Iapetos


Mnemosine


Okeanos


Foibe


Rea


Tethis


Theia


Themis


Dengan Hefaistos


Erikhthonios


Dengan Zeus


Manes


Ayah tidak diketahui atau hasil dari parthenogenesis


Mimas


Kranaos


Feme


Kekrops


Amfiktion


Pithon


3URANUS*


Uranus (bahasa Yunani: Οὐρανός) dalam dunia mitologi Yunani adalah dewa langit dan merupakan putra sekaligus suami Gaia (bumi), Gaia dan Uranus memiliki 6 putra Titan yaitu Okeanos, Koios, Hiperion, Krios, Iapetos, Kronos, dan 6 putri Titan yaitu Theia, Rea, Mnemosine, Foibe, Tethis, Themis, 3 Kiklops (raksasa bermata satu) yaitu Brontes, Steropes, Arges dan 3 Hekatonkheire (raksasa berlengan seratus) yaitu Kottus, Briareus, dan Giges.

__ADS_1


Uranus membenci anak-anaknya dan menyembunyikan mereka di dasar bumi. Gaia ingin membalas dendam pada suaminya, maka ia memerintahkan para titan (putranya) untuk mengebiri Uranus dan dilakukan oleh putra bungsunya Kronos. Sebagai imbalan, Gaia akan menjadikan Kronos sebagai penguasa dunia. Gaia mempersenjatai Kronos dengan sabit/arit. Ketika Uranus sedang menggauli Gaia, Kronos mengebiri Uranus dan alat kelamin Uranus jatuh ke laut. dari luka Uranus, lahirlah para Erinyes sang raksasa, Nimfa dan Meliai. Dari alat kelamin Uranus muncullah Afrodit.


Karena murka kepada Kronos, Uranus pun meramalkan kalau Kronos akan digulingkan dari tahtanya oleh putranya sendiri (sebagaimana yang terjadi pada Uranus).


__ADS_2