
1Dajjal
Nabi Muhammad SAW mengingatkan kepada para pengikutnya untuk membaca dan menghafal sepuluh ayat pertama dari Surat Al-Kahfi sebagai perlindungan dari Dajjal, dan kalau bisa berlindung di kota Madinah dan Mekkah, karena Dajjal tidak akan pernah bisa masuk kota tersebut yang dijaga oleh para malaikat.
Dajjal digambarkan sebagai tokoh kafir yang membawa fitnah di akhir zaman. Rasulullah SAW bersabda: “Sejak Allah swt menciptakan Nabi Adam a.s. sampai ke hari kiamat nanti, tidak ada satu ujian pun yang lebih dahsyat daripada Dajjal”.
2 **Azazil.
Azazil disebut sebagai bapak dari bangsa jin. Adapula yang menyebutkan bahwa nama asli Iblis adalah al-Harits. Menurut syariat Islam, Azazildiciptakan sebelum Nabi Adam, Azazil pernah menjadi Imam para Malaikat (Sayyid al-Malaikat) dan Khazin al-Jannah (Bendaharawan Surga).
Pada awalnya azazil menjadi kebanggaan para malaikat dan menjadi pemimpin malaikat karubiyyuun dan masih banyak lagi. Namun, Allah SWT melaknat dan mengubah wajahnya yang cemerlang menjadi seperti babi hutan.
__ADS_1
Kepalanya diubah seperti kepala unta, dadanya seperti daging yang menonjol di atas punggung. Kedua matanya terbelah pada sepanjang permukaan wajahnya.Lubang hidungnya terbuka seperti cerek tukang bekam, kedua bibirnya seperti bibir lembu, taringnya keluar seperti taring babi hutan dan janggut terdapat sebanyak tujuh helai.
Azazil diberi umur hingga hari akhir kiamat. Dengan janji untuk menyesatkan manusia sebanyak mungkin dan menemaninya di neraka Jahannam kelak**.
3 Anqa
Dalam mitologi islam Anqa digambarkan seperti burung besar misterius. Burung ini sering di identikkan dengan burung Simurgh dari Persia dan Phoenix dari Mesir kuno.
Agama Islam muncul pada abad ketujuh, dan setelah berkembang ke seantero jazirah Arab orang-orang yang baru masuk Islam masih mewarisi pengaruh dari Mitologi Arab pra-Islam maupun Mitologi pra-Yahudi dan Mitologi pra-Kristen dalam memahami ajaran Al-Quran maupun Hadits Nabi Muhammad.
Dengan demikian banyak ajaran Islam yang dipahami dengan cara mistik atau menurut paham keyakinan agama sebelum memeluk Islam. Mitos yang masih melekat dan sulit untuk dihilangkan itu, antara lain mitos Tangan Fatimah yang kadang-kadang digunakan untuk menetralkan pengaruh dari Mata Iblis, walaupun penggunaanya dilarang dalam Islam, karena kegunaanya seperti jimat dan takhayul. Di antara para muslim awam terhadap al-Quran dan Hadist, berbagai ayat dalam Al-Qur'an seperti misalnya Surah An-Nas dan Surah Al-Falaq kadang-kadang diucapkan sebagai mantra agar memperoleh kejayaan hidup, atau perlindungan terhadap berbagai takhyul. Padahal Islam mengajarkan doa sebagai landasan usaha manusia dan bacaan ayat-ayat Al-Quran itu agar dijadikan pengantarnya.
__ADS_1
Isra dan Mi'raj sebagai peristiwa penting yang dalam Al-Quran hanya dikisahkan secara umum saja, akhirnya dipahami secara mistis. Penggambarannya menjadi melebihi dari isi Al-Quran itu sendiri bahkan bisa bertentangan dengan akidah ajaran Islam itu sendiri.
MAKHLUK PERTAMA.
Beberapa ulama-ulama berbeda pendapat mengenai makhluk pertama kali diciptakan oleh Allah. Menurut pendapat Ibnu Jarir ath-Thabari dan Ibnul Jauzi yang pertama kali diciptakan adalah Al-Qalam (pena), sedangkan pendapat Ibnu Mas’ud dan sebagian salam yang pertama kali diciptakan adalah Al-Maa' (air), dan pendapat terakhir adalah pendapat Ibnu Taimiyyah dan Ibnul Qayyim, mereka mengatakan bahwa yang pertama kali diciptakan adalah Al-Arsy (singgasana).[4]
Mengenai pendapat makhluk pertama pena, telah di-tarjih dan dikuatkan oleh Ibnu Jarir dan Nashiruddin al-Albani. Setelah Allah menciptakan pena, kemudian dilanjutkan dengan penciptaan tinta (dawat). Selanjutnya, Allah menciptakan air, arasy, kursy, lauh mahfuzh, langit dan bumi, malaikat, surga, neraka, jin, lalu manusia.
Kemudian Ibnu Hajar menjelaskan dalam Kitab Fathul Bari bahwa makhluk yang pertama diciptakan adalah air, kemudian ‘Arsy kemudian pena. Hadits yang menjelaskan “...pertama kali yang Allah ciptakan adalah pena..."[5] Maksudnya adalah pertama kali setelah adanya air dan 'Arsy.[6]
Menurut seorang syaikh dan pendapat ini adalah yang terkuat diantara pendapat-pendapat lain bahwa makhluk yang pertama kali diciptakan adalah Al-Arsy.[7]
__ADS_1