Sang Penjaga

Sang Penjaga
Ruang kelas


__ADS_3

Pada saat aji dan bayu melewati lorong-lorong sekolah,aji merasakan hawa yang yang aneh,bahkan sampai membuat bulu kuduknya berdiri.


Pada saat aji dan bayu melewati lorong-lorong sekolah,aji merasakan hawa yang yang aneh,bahkan sampai membuat bulu kuduknya berdiri,aji pun kini memper cepat langkahnya untuk agar cepat samapi kelasnya yang baru.


Bayu yang kebingungan dengan sikap sahabatbya,kini pun mempercepat dengan langkahnya.


"Ji,lo kenapa sih,kok muka lo kayak ketakutan gitu?"tannya bayu yang kini mulai bingung dengan sikap aji yang tidak secerah seperti tadi pada saat apel.


Pada saat aji dan bayu melewati lorong-lorong sekolah,aji merasakan hawa yang yang aneh,bahkan sampai membuat bulu kuduknya berdiri.


Pada saat aji dan bayu melewati lorong-lorong sekolah,aji merasakan hawa yang yang aneh,bahkan sampai membuat bulu kuduknya berdiri,aji pun kini memper cepat langkahnya untuk agar cepat samapi kelasnya yang baru.


Bayu yang kebingungan dengan sikap sahabatbya,kini pun mempercepat dengan langkahnya.


"Ji,lo kenapa sih,kok muka lo kayak ketakutan gitu?"tannya bayu yang kini mulai bingung dengan sikap aji yang tidak secerah seperti tadi pada saat apel.


"Ngg papa kok bay" ujar aji yang menyakinkan bayu


Aji mulai bertingkah aneh,aji tidak seperti biasanya aji yang dulu di kenal periang kini berubah menjadi pendiam dan sering menyendiri


"Loe yakin nggak papa ji"bayu masih merasa aneh dengan aji


"Iya bay gue nggak papa kok"ujar aji seraya memasang seyum palsunya.


Lorong demi lorong sekolah mereka lewati,masih dengan raut wajah yang sama aji memasuki ruang kelas,aji langsung duduk di bangku tengah,aji termenung memikirkan hal-hal yang jangal selama ia berada di sekolahan

__ADS_1


"Selamat pagi anak-anak"sapan guru yang sudah berada di depan ruang kelas


Aji hanya diam selama pelajar di mulai,di benak aji masih terngiang kejadian-kejadian janggal itu


"Kring kring kring" bel istirahat berbunyi teman teman aji mulai keluar dari kelas


"Kekantin yuk ji" ajak bayu


"Ntar lah bay" ujar aji yang malas beranjak dari tempat duduknya


Aji merasa ada yang mengintai aji dari pojok kelas padahal di dalam kelas hanya ada aji dan bayu


"Udah ayuk ke kantin bay"ajak aji


"Ya udah ayo cepat"aji langsung menarik lengan bayu


"Iya iya,tapi nggak usah gini lah"ucap bayu yang melepas tarikan aji.


Setelah aji kelur dari kelas aji masih meras di awasi seseorang aji menoleh kebelakang tapi tidak ada apa apa kejadian itu berulang sampai beberapa kali


"Kenapa sih ji"tannya bayu


"Ngg pa pa kok bay"jawab aji sambil memper cepat langkahnya


"Beneran ngg ada apa apa"ucap bayu yang masih bingung dengan keadan aji

__ADS_1


"Iya ngg ada apa apa"aji menyakinkan bayu


Sesampainya di kantin bayu masih penasaran dengan tingkah aneh aji


Bayu kembali bertanya pada aji "loe tadi kenapa"


"Ngg pa pa kok bay"ucap aji


"Beneran"bayu masih mulai melemparkan pertannyan pada aji


Aji yang mulai kesal dengan pertannyan pertannyan bayu,aji mulai menjawab dengan serius


"Tadi gue merasa ada yang ngintai gue waktu di dalam kelas"uacap aji yang mulai kesal dengan aji


"Ha"bayu tercengang dengan jawaban aji


"Ha ha ha ha"bayu tertawa dengan jawaban aji


"Tuh kan loe ngg percaya kan,makanya gue ngg mau bicara dari tadi"ucap aji yang memasang wajah kesal kepada bayu


"Loe sehat kan ji," ucap bayu sambil tertawa


"Tadi di kelas kan cuma kita berdua"lanjut bayu sambil memastikan jidat aji yang ngg panas


"Ah b*****t loe bay"aji mulai kesal dengan tingakah bayu

__ADS_1


__ADS_2