SANG UNCLE DAMBAAN

SANG UNCLE DAMBAAN
Malang


__ADS_3

"Huuuuuuuhhhh"


hebusan nafas Alvian setelah meceritakan semuanya


"Mudah-mudahan aja ga ada kejadian yang di rasakan oleh bawahan lo itu Al, karna kalo sampe itu terjadi kasian anaknya" ucap Angga gue juga harap kaya gitu timpal Dani


Awal kejadian .....


Tepatnya di hari minggu Hariha ulang tahun Riri dan kebetulan Ayah Riri tidak ke kantor karna libur ...


Sayang kita berakat yu karna memang rencananya orang tua riri ingin merayakan ulang tahun Riri di taman bermain yang sering mereka kunjungi.


Tapi firasat kedua orang tua Riri sangat aneh ada perasana panik dan juga ada perasaan yang aneh ....


"Yah ko Ibu ngerasa ga enak ya seperti akan terjadi sesuatu pada kita Yah" ... Ucapnya sambil menatap manik coklat suaminya...


"Bu ibu tenang saja tidak akan ada yang terjadi pada kita" Jawabnya menenangkan.....


"Tapii" sanggah Dwi ibu Riri


Sudah bu sekarang kita jangan semobil sama riri ..... Ibunya mengiyakan ...

__ADS_1


"Ayah.... Ibu..."Rengek manja Riri dengan memakai gaun warna ungu muda kesukaannya dan kuncir kuda yang menambah kesan lucu dan manis di wajahnya ...


"Ko Riri harus naek taksi sama bi Ratna sihhh" ..... Dengan manjanya memeluk kedua orang tuanya....


Sayang nurut ya kamu pergi duluan sama bi Ratna ya naik taksi Ibu sama Ayah lupa mau beli sesuatu dulu kilahnya " mengusap lembut dan mencium kepala riri ....


"Ya udah deh jangan lama-lama ya heheheh" menampilkan deretan gigi putihnya namun ompong 1.


"Dadah ayah.... dadah Ibu jangan lupa beliin juga permen ya Yah " dengan melambai-lambaikan tangannya


"Iyaaaa " jawab sang aya tersenyum gemas sambil keduanya melambaikan tanan


Mobil yang di kenakan oleh pa Reno dan bu Dwi pun melaju dengan tenang karna jalan yang fi lakui tidak lumayan padat, namun .....


Tinnnnn......


Brakkkkkk.... brakkkk.....suara benturan yang sangat keras. Kecelakaan tak terduga terjadi membuat orang yang melihat menjerit kaget melihatnya bagaimana tidak mabil sedan hitam yang tertabrak truk berguling-guling sebanyak tiga kali gulingan.


"Aaahhhhhhhh ya ampunn "


"Astagfirullah"

__ADS_1


Begitulah ucapan yang terdengar orang-orang yang menyaksikan


"Pak Reno........" Teriaknya sambil berlari...


" Pa tolong cepat bantu dan panggilkan ambulans" bentaknya pada orang-orang yang menyaksikan


Dengan cepat mereka mengeluarkan pasangan suami istri yang bernasib tragis itu ,


Suara ambulans menghiasi jalanan yang lumayan sepi yang membawa pasangan suami istri yang tidak sadarkan diri itu.


Namun.....


"Tu.. tu..an Al" ucap Reno lemah


"Ya iya ini aku " jawabnya cemas dengan baju yang sudah di penuhi darah segar yang mengalir dari Bu Dwi dan badan Reno


"To..tolong pegang janjimu untuk menjaga putri kecil malangku"..... Ucapnya terbata dan langsung pingsan di tempat


"Ya akan ku pegang janjiku dan akan ku jaga anakmu sampai nanti takan ku biarkan ada yang menyakitinya sedikitpun takan ku biarkan dia terluka " ucapanya sambil menangis menatap orang yang telah ia anggap sebagai sodaranya lemah berlumuran darah dengan sang istri yang hayang ia ketahui namanya saja


Ya Reno memang jarang mnceritakan kehidupannya dan keluarganya jadi Al hanya tau Nama istri dan anaknya dan tidak pernah melihat wajahnya, karna memang dia tidak ingin terlalu ikut campur masalah pribadi Reno.

__ADS_1


Sampai disini dulu ya sayang-sayang othor semuanya .


jangan lupa like, vote sama komen ya biar othor tambah semangat buat nulisnya😘 terimakasih terimakasih buat yang udah mampir muuwaaahhh😘


__ADS_2