Santriwati & Seorang Bad Boy

Santriwati & Seorang Bad Boy
Bab 3


__ADS_3

POV AUTHOR


Zahra yang dari tadi melamun,dan ia tidak sadar bahwa dirinya sudah berada di tengah jalan.karna dari tadi Zahra merasakan firasatnya tidak enak.


"AWAS!!!!!"Teriak Reyhan dan lamgsung berlari ke arah zahra.


Dan........


"BRAK!!!.....


Kecelakaan pun terjadi Reyhan yang ingin menolong zahra malahan dirinya juga tertabrak dan ter pental tidak jauh dari zahra.


Di kediaman keluarga Al-malik


POV AUTHOR


"PRANGGGG!!!!(anggap saja suara benda kaca pecah).


Ternyata suara itu berasal dari bingkai fotonya milik Zahra.Saat umi ingin mengambil nya,dengan tak disengaja jari telunjuk umi berdarah karna terkena serpihan kaca tersebut.


"Akh!!kok perasaan umi gk enak yy?"ucap umi khawatir.


"kenapa dari tadi aku slalu kepikiran gak enak yy sama zahra?apakah kau baik-baik saja nak?"gumam umi.


"umi gak papa kan?"ucap abi.


"umi gak papa kok bi..cuma firasat umi gal enak sama Zahra?"ucap umi.


"Mungkin cuma perasaan umi doang kali...Zahra kan lagi di Pondok Pesantren?lagian kalo ada hal yang terjadi sama Zahra pasti kita akan dihubungi?"ucap abi sambil merangkul umi dan menenangkannya.


"BRAKK!!!"(suara pintu di banting)


"Abi,Umi...Zahra...hosh..hos...hos?"ucap


Rizky(abangnya Zahra yy)sambil mengatur nafasnya karna sehabis berlari dari kantor.


"zahra kenapa bang?"ucap umi khawatir dengan keadaan putri nya itu.


"zahra kecelakaan bi,mi?"ucap bang Rizky menundukkan kepalanya menahan air matanya supaya tidak jatuh.


Bagai petir yang manyambar di siang bolong.umi yang memdengar bahwa anak perempuan satu-satunya kecelakaan langsung terduduk lemas dan menangis histeris.Abi yang melihat itu tak kuasa menahan tangisnya.


"sekarang di bawa ke mana zahra nya bang?"ucap abi khawatir.

__ADS_1


"di rumah sakit anggrek...dekat dengan pondok pesantren nya Zahra bi?"ucap bang Rizky.


"ayo kita kesana bi!umi khawatir sama keadaannya Zahra!"ucap umi lalu berlari masuk kedalam mobil sambil menarik suaminya.


KEDIAMAN KELUARGA WINATA


"dad,Reyhan dad...hiks...hiks...hiks!" ucap nyonya winata(Devina)kepada suaminya yang sedang berada di kantor.


"Reyhan...kenapa mom?kok momy sampe nangis gini?"ucap tuan winata(Adinata) khawatir.


"Reyhan kecelakaan dad?"ucap momy Devina sambil menangis.


"astaghfirullah haladzim....kok bisa mom?terus sekarang Reyhan dimana?"ucap dedy khawatir.


"kata Alex...Reyhan udah di bawa ke rumah sakit anggrek yang deket sama pondok pesantren!"ucap momy Devina.


"yaudah...ayok kita kesana?Reva nantik biar sama sopir!"ucap dedy lagi.


"ayok dad!"ucap mommy lalu menarik tangan suaminya ke mobil dan menuju rumah sakit anggrek.


SKIP RUMAH SAKIT


"dokter gimana anak saya dok?"ucap umi fatimah sambil terisak.


"kami keluarga nya nona Azzahra...terus gimana keadaan zahra dok?"ucap abi ibrahim.


"semuanya masih koma...karna mereka berdua terpental terlalu jauh dan luka di kepala mereka sangat lah parah!tapi tidak untuk nona Zahra dia hanya luka ringan karna sebelum terjadi kecelakaan tuan Reyhan sudah dulu berlari dan memeluk nona zahra...nona zahra mungkin koma sampe 2 apa 3 hari karna lukanya bisa di bilang ringan sedangkan tuan Reyhan mungkin kurang lebih 1 bulan!"ujar dokter panjang lebar.


"apakah kami boleh menemui zahra dok?"ucap abi.


"silahkan tapi dilarang ribut yy?"ucap dokter.


"baik...terima kasih dok?"ucap abi


"kalau begitu saya pergi dulu karna masih ada pasien yang belum saya tangani!"ucap dokter dan berlalu pergi.


Di ruangan Zahra


Dan ternyata di ruangan zahra sudah ada sahabatnya yaitu Nurul dan Khadijah.


"umi...hiks...hiks...hiks maafin kita umi?"ucap Nurul dan Khadijah yang sudah berada di pelukan umi Fatimah.


"gk papa sayang...umi tau Nurul sama Khadijah itu punya kesibukan masing-masing,jadi ini bukan salah kalian tapi ini udah takdir yang di berikan Allah kepada kita umatnya!"ucap umi"bisa kalian berdua ceritakan apa yang sebenarnya terjadi?"tanya umi kepada Nurul dan Khadijah.

__ADS_1


flasback on


siang ini zahra ingin pergi ke apotek di luar pondok pesantren untuk membelikan obatnya Nurul.Yap Nurul itu punya penyakit yaitu asma,padahal penyakitnya itu sudah lama gk kambuh lagi.tapi gk tau kenapa tadi pagi asma nya kambuh untung dia masih punya obat asma walaupun cuma bisa di pake sekali.Makanya tadi siang Zahra sendirian diem di depan gerbang pondok pesantren,padahal mah cari taksi tapi karna sudah siang jadi taksi jarang lewat.Makanya Zahra memilih untuk mencari kendaran dari sebrang jalan tanpa di duga oleh zahra ada sebuah truk dengan kecepan tinggi.zahra tidak menyaari bahwa ada sebuah truk mengarah kepadanya.pada saat truk itu sudah mulai mendekat dan juga membunyikan klakson yang sangat keras zahra baru sadar tapi sudah terlambat karna truk itu tinggal berapa meter lagi dengan zahra.saat truk itu sudah mulai mendekati zahra,zahra merasakan ada seseorang yang sedang memeluknya memeluknya dan pada saat itulah Zahra sudah merasakan ada yang menabraknya dan zahra terpental jauh tapi ia juga masih merasakan seseorang memeluknya dengan sangat erat dan beberapadetik setelahnya ia sudah tidak sadarkan diri.pada saat itulah Zahra dan Reyhan langsung di bawa ke rumah sakit oleh warga yang sedang berada di tempat kejadan.


flasback off


Di ruangan Reyhan


Di dalam ruangan Reyhan sudah ada sahabat nya siapa lagi kalau bukan Alex dan Fatur,mereka selalu melamun memikirkan ucapan dokter yang mengatakan bahwa Reyhan mengalami koma kurang lebih 1 bulan.Beberapa saat kemudian terdengar pintu ruangan sedang di buka oleh beberapa orang dan itu ternyata orang tua nyaReyhan.


"Bagaimana keadaannya Reyhan...Alex,Fatur?"tanya bunda kepada Alex dan fatur.


"Reyhan mengalami benturan yang cukup keras di kepalanya mom dan itu mengakibatkan dia koma kurang lebih 1 bulan!"ucap Alex sambil merangkul momy Devina.


"Bisa kah kalian memceritakan apa yang terjadi sehingga Reyhan mengalami kecelakaan?"tanya dady.


"Kesimpulannya Reyhan ingin menolong santriwati dari pondok pesantren tersebut,tapi karna truk sudah mulai mendekat dia tak aa pilihan lain selain memeluknya bahkan sampai tidak sadarkan diri pun mereka masih saja berpelukan!"ujar Fatur panjang kali lebar.


"terus bagaimana keadaan santriwati tersebut?"tanya dady lagi.


"kami tidak tahu soal itu karna kami dari tadi berada disini untuk menemani Reyhan...kalau tidak salah ruangan santriwati tersebut berada tepat di samping kita!"ujar Alex sopan.


"apakah keluarganya sudah datang?"tanya momy.


"sepertinya sudah momy!"jawab Fatur.


"apakah dady mau menemani momy untuk ke ruangan santriwati tersebut, momy penasaran kenapa Reyhan sangat ingin sekali menolong santriwati tersebut?"ujar momy


"baiklah...Alex,Fatur Dady minta tolong kepada kalian jaga Reyhan sebentar yy dady mau ke ruangan santriwati itu!"ujar dady sambil melihat kearah mereka berdua,Alex dan Fatur hanya menggukkan kepala tanda mengerti.


Dady Adinata dan momy Devina pun menuju ke ruangan yang di tempati oleh Zahra.


TOK...TOK


"bolehkah kami masuk?"ukar dady Adinata sopan.


"masuklah....adi!"ucap abi terkejut.


"Ibrahim...bagaimana kabarmu lama tidak bertemu?terakhir ketemu saat kau akan pergi ke luar negri untuk urusan bisnis?"ujar dady sambil berpelukan ke pada abi ibrahim.


(yap...keluarga winata dan keluarga Al-malik sudah bersahabat dari kecil makanya jangan heran mereka berdua sangat lah akrab,adinata dan juga ibrahim dulu pernah berjanji bahwa akan menjodohkan anak mereka).


Happy raeding semuanya😉

__ADS_1


maaf bika ada kesalahan dalam tulisannya😊


__ADS_2