Santriwati & Seorang Bad Boy

Santriwati & Seorang Bad Boy
Bab 7


__ADS_3

SKIP


POV AUTHOH


Hari ini adalah hari dimana Muhammad Reyhan Winata(Reyhan) sudah di perbolehkan pulang oleh dokter setelah siuman dan beristirahat beberapa hari di Rumah Sakit untuk Pemulihannya, makanya Zahra di minta oleh abi dan uminya ke Rumah Sakit.Dan setelah Zahra menyetor hafalannya kepada ustadzah ani dia meminta izin untuk ke Rumah Sakit dan akan kembali sore hari,setelah mendapatkan izin dari ustadzah ani Zahra langsung mengambil tas nya dan langsung keluar menuju Rumah Sakit yang tak terlalu jauh dari Pondok Pesantren.


POV AUTHOR


Rumah Sakit Anggrek


Setibanya Zahra di Rumah Sakit Zahra langsung menuju ke ruangan Reyhan yanh berada di lantai 2.


"Assalamualaikum"ucap Zahra.


"Walaikumsalam"ucap semua orang yang berada di dalam ruangan Reyhan,Zahra pun langsung menyalimi abi,umi,momy Devina,dady Adinata,bang Rizky dan Reva adiknya Reyhan.


"Karna Zahra sudah tiba bagaimana kalau kita langsung berangkat saja takutnya keburu siang dan Zahra juga harus kembali ke Pondok pesantren"ucap abi.


"Reyhan,Zahra dan Reva kalian naik mobil nya Rizky"ucap dady Adinata dan kami pun hanya mengngaggukkan kepala sebagai jawabannya.


Dan akhirnya pun kami pun menuju ke rumah keluarga Winata.Didalam mobil bang Rizky suasananya terasa canggung karna mereka sibuk dengan dunianya masing-masing hingga Reva pun berkata...


"kak Rizky?menurut kak Rizky cocok gk misalnya kak Zahra sama kak Reyhan pasangan?"ucapnya bertanya kepada bang Rizky aku dan Reyhan pun yang mendengar itu langsung menatap tajam ke arah Reva.


"gw sama dia cocok?gk sama sekali mending gw sama cabe-cabean dari pada sama dia yang sifatnya bad girl yang nyasar ke pondok pesantren"ucap reyhan sambil melihat ke arah Zahra.


"yee gw juga ogah yy sama lu...ganteng aja kagak"ucap Zahra ngegas sambil menatap kearahnya.


"ganteng kayak gini dibilang gk ganteng katarak kali tu mata"ucap Reyhan.


"mata gw itu sehat yy gk kayak mata lu yang lihat cewek cantik aja langsung melirik terus-terus ngedipin mata sebelah"ucap Zahra sambil menatap kearahnya.


"yee...gw gk kayak gitu ya palingan itu fatur lagian gw gk pernah tu ngelirik cewek cantik terus ngedipin mata"ucap nya lagi mengelak.


"tinggal jujur aja apa susahnya sih lagian yy gw juga sering liat lu di warung depan pondok pesantren sambil menggoda para cewek"ucap gw lagi.


Dan terjadilah perdebatan un faedah antara Zahra dan Reyhan,bang Rizky dan Reva hanya bisa menggelengkan kepala mereka melihat tingkah laku Reyhan Dan Zahra yang seperti anak kecil yang sedang rebutan es krim gk ada yang mau ngalah sampai di depan rumah Winata Zahra dan Reyhan pun masih saja beradu mulut.bang Rizky dan Reva pun kesal.

__ADS_1


"DIEM..."ucap bang Rizky dan Reva karna kesal dengan mereka berdua yang seperti tom and jerry.Zahra dan Reyhan yang mendengar itu pun langsung diam.


"bisakah kalian tidak berantem seperti anak kecik yang sedang rebutan es krim dan tidak ada yang mau mengalah,kalian itu sudah besar yang sebentar lagi akan mengadapi UN"ucap bang Rizky.


"maaf"ucap Reyhan dan Zahra bersamaan.


"ciee..."ucap Reva.


"kok lu ikut-ikutan sih"ucap mereka lagi bersamaan sambil saling menunjuk.


"kompak lagi ni yee..."goda Reva lagi kepada mereka berdua.


"diem..."ucap Reyhan dan Zahra sambil menatap tajam ke arah Reva yang di tatap hanya melihatkan deretan gigi putihnya dan juga melihatkan jari telunjuk dan jari tengah✌🏻.


"peace"ucap Reva.


"sudah-sudah sekarang turun dan untuk kalian berdua berhentilah berba*ot yang tak ada un faedah nya"ucap bang Rizky sambil menatap tajam ke arah Reyhan dan Zahra,Reyhan dan Zahra tak memperdulikan ucapan bang Rizky dengan watadosnya(wajah tanpa dosa bagi yang belum tau sih😉)keluar dari mobil dan langsung menghampiri kedua orang tuanya.


"sabar Rizky kata umi kalau orang yang sabar akan nambah ketampanannya


"gila lu kak"ucap Reva ke pada bang Rizky dan langsung keluar.


"untung lu cewek kalau bukan udah gw gibek lu"ucap Rizky kesal dan langsung keluar.


Dan mereka pun langsung masuk ke dalam rumah dan ternyata di dalam rumah keluarga Winata sudah ada sahabatnya Reyhan yaitu Alex dan Fatur.


"assalamualaikum"ucap kami bersamaan.


"walaikumsalam"ucap semua orang yang beraa di dalam.


"udah lama kalian di sini"ucap momy.


"palingan udah dari tadi pagi...disini palingan cuma numpang makan kalau dah kenyang langsung pulang"bukan Fatur atau Alex yang menjawab melainkan Reyhan yang sudah mengetahui sifat kedua sahabatnya itu.


"apa bener yang di ucapin sama Reyhan"ucap momy Devina sambil melihat tajam ke arah mereka,dan yang di lihat hanya cengengesan gk jelas.


"peace mom"ucap mereka bersamaan,kenapa mereka manggil momy Devina dengan sebutan momy karna itu permintaan dari momy sendiri karna momy sudah menganggap mereka seperti anak sendiri.

__ADS_1


"sudah-sudah sekarang kita duduk di ruang keluarga karna ada yang dady bicarakan"ucap dady Adinata.


Dan kami semua pun langsung menuju ke ruang keluarga milik kelurga Winata selama perjalanan Fatur dan Alex sibuk menginterogasi Reyhan kenapa Zahra bisa kenal dengan keluarga Winata.


"Rey kenapa tu santriwati bisa sampe sini sih...jangan-jangan lu naksir yy"ucap Fatur sambil menggoda Reyhan sahabatnya.


"gk lah...gw gk pernah naksir dia dia sampe sini juga karna keluarga gw sahabatan sama keluarga tu santriwati"ucap Reyhan kepada sahabatnya dan sahabatnya pun hanya menganggukkan kepala tanda mengerti.


Sesampai di ruang keluarga


"dady mau ngomong apa sih kayak penting gitu"tanya Reyhan kepada dady nya.


"nantik juga kamu tau Rey...silahkan diminum dulu"ucap dady.


"dady sama abi Ibrahim udah sepakat bahwa nak Zahra sama Reyhan akan kami jodohkan dan kalian akan menikah setelah lulus sekolah"ucap dady,dan ucapan dady tadi membuat Zahra dan Reyhan yang sedang meminum minumannya pun kaget dan langsung tersedak.


"uhuk..uhuk"batuk mereka berdua,umi dan momy yang melihat itu langsung memberikan air putih kepada anaknya.


"ya gk bisa gitu lah dad dikira jaman siti Nurbaya apa pake jodoh-jodohan, jodoh itu di tangan Allah,lagian Reyhan juga masih mau kuliah dulu terus kerja"tolak Reyhan kepada dady nya.


"abi kan Zahra lulusan ini mau ke London untuk lanjut kuliah tapi kenapa malah dady jodohin Zahra"ucap Zahra sambil memandang abinya.


"abi sama om Adinata sepakat akan jodohin kalian berdua itu agar Zahra ada yang menjaganya lagian kan Reyhan juga mau kuliah disana jadi sekalian aja...abi khawatir sayang kalau kamu sendirian disana gk ada yang mengawasi"ucap abi lembut kepada Zahra.


"mau gk mau kalian harus mau karna ini untuk kebaikan kalian berdua"ucap dady Adinata.


"baik kami akan lakukan tapi satu syarat kalau kami tidak cocok kami berhak minta cerai"ucap Reyhan.


"akan dady usahakan...kalau Zahra"ucap dady Adinata kepada Zahra.


"Zahra akan lakukan itu tapi syarat dari Zahra,Zahra gk mau satu kamar samar Reyhan"ucap Zahra.


"baiklah kalau kalian setuju dan syarat yang kalian ajukan itu akan kami usahakan"ucap dady Adinata.


Happy Reading semuanya😊


maaf kalai ceritanya gaje

__ADS_1


__ADS_2