Sastra

Sastra
sastra. 03


__ADS_3

sekarang pun rajash tidak mengetahui keberadaan vivian karena sang adik tak mau memberitahukan tempat tinggal vivian, padahal yang sebenarnya terjadi adalah vivian sudah tiada, keesokkan harinya rajash kembali ke apartemen semalam, namun sang pemilik apartemen memberitahukan bahwa adik vivian sudah pindah sejak semalam, pemilik apartemen juga tidak di beri tahu kemana perginya adik vivian, rajash semakin frustasi dengan keadaan sekarang, ia juga tak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi kepada vivian hingga sang adik sangat membenci rajash.

__ADS_1


di pagi itu juga sang adik pergi ke pemakaman tempat dimana vivian di makamkan, sedangkan rajash masih saja mencari informasi dan kabar dari adik vivian serta vivian, semua koneksi internet tentang vivian maupun adik vivian sudah tak berfungsi, karena terlalu frustasi rajash menyuruh kalandra mencari sinyal atau apapun yang terkait dengan adik vivian maupun vivian, kalandra juga tak menemukan apapun selain akun akun lama milik vivian dan adiknya, akun itu juga sudah tidak berfungsi dari tahun kemarin, yang artinya akun itu sudah tak digunakan oleh kedua perempuan yang rajash cari keberadaannya.

__ADS_1


di saat rajash tengah depresi dan frustasi karena tak kunjung mendapatkan informasi maupun kabar, rajash teringat nomor telefon yang sering digunakan vivian untuk menghubunginya, saat dihubungi nomor tersebut, tertulis tulisan berdering, yang artinya nomor tersebut masih aktif, namun naasnya nomor tersebut menolak panggilan dari rajash. di sisi lain adik vivian tengah mencari pekerjaan, ia berputar putar membuat surat kerja dan dia juga membuat skripsi, hingga tiba tiba kalandra melacak keberadaan adik vivian dari nomor yang masih aktif itu, sedangkan adik vivian tak mengetahui perbuatan kalandra yang tengah melacak keberadaannya.

__ADS_1


saat tiba di depan pintu rumah, dua orang satpam membuka pintu dan mengizinkan kalandra masuk, di dalam rumah itu terdapat beberapa hal yang aneh dan sangat asing di mata kalandra, terdapat banyak mainan anak anak dan beberapa tempat tidur bayi, kalandra melihat ada empat belas bayi yang tengah tertidur pulas di dalam kasur bayi yang ia lihat. terlihat seorang gadis cantik berjalan menuruni tangga dengan langkah kaki yang anggun, "ada tujuan apa kau datang kemari?" tanya gadis itu, "kau? bukannya kau adiknya Kak vivian?" kalandra kembali bertanya kepada gadis itu, "hm?!" gadis itu hanya diam melihat kalandra yang tengah bertanya kepadanya.

__ADS_1


kini adik vivian tak lagi pengangguran.

__ADS_1


__ADS_2