
In the morning Zoya woke up from her sleep because Zoya accompanied Brian and Zoya immediately saw the nurse who was examining Brian and his treatment immediately smiled at Zoya and the treatment was straight away smiling at Zoya and greeting Zoya.
(pada pagi harinya Zoya pun terbangun dari tidurnya karena Zoya menemani Brian dan Zoya pun langsung melihat perawat yang sedang memeriksa Brian dan perawatannya pun langsung tersenyum kepada Zoya dan menyapa Zoya.)
"good morning, Miss Zoya" said the nurse and Zoya smiled at the nurse while nodding her head after checking Brian the treatment went straight away while a male nurse came to wash Brian and Zoya immediately left Brian's room.
("selamat pagi Bu Zoya"kata perawat dan Zoya pun tersenyum kepada perawat sambil menganggukkan kepalanya setelah selesai memeriksa Brian perawatannya pun langsung pergi sementara perawat laki laki pun datang untuk memandikan Brian dan Zoya pun langsung keluar dari ruangan Brian.)
and Devian has also been released from prison and Devian has also arrived at his house and made everyone in the house panic because of the arrival of Devian and Reno.also still persuading Devian to calm Devian but Devian's mood will never calm down because Devian still hasn't forgotten what happened yesterday.
(dan Devian pun sudah bebas dari penjara dan Devian juga sudah sampai di rumahnya dan membuat semua orang yang ada di rumahnya merasa panik karena kedatangan Devian dan Reno juga masih membujuk Devian agar Devian tenang tapi suasana hati Devian tidak akan pernah tenang karena Devian masih belum melupakan kejadian kemarin.)
after Devian entered the room all the maids were tidying up Devian's room and making Devian feel very angry "quickly all of you get out of my room!"said Devian in a loud tone and all the maids immediately left Devian's room while Reno tried to calm Devian down.
(setelah Devian masuk ke kamar semua pelayan pun sedang merapikan kamar Devian dan membuat Devian merasa sangat marah"cepat kalian semua keluar dari kamarku!"kata Devian dengan nada suara keras dan semua pelayan pun langsung pergi dari kamar Devian sementara Reno pun berusaha menenangkan Devian.)
"Boss, calm down, I will handle everything, you don't need to worry..." Reno said and Devian immediately looked at Reno with annoyance and anger on his face "Really!...then why did you still not get ransom from that woman yesterday?..." Devian said while holding Reno's monkey and Reno just bowed his head and accepted Devian's anger.
("bos tenangkan dirimu aku akan mengatasi segalanya kau tidak perlu khawatir..."kata Reno dan Devian pun langsung menatap Reno dengan penuh kekesalan dan juga kemarahan di wajahnya"benarkah!...lalu kenapa kemarin kamu masih belum mendapatkan tebusan dari wanita itu?...."kata Devian sambil memegang kera baju Reno dan Reno hanya menundukkan kepalanya dan menerima kemarahan Devian.)
"Boss, you don't need to worry about that woman, I'll teach her a lesson!" Reno said while assuring Devian and Devian immediately turned around and looked at Reno and approached Reno"You don't need to hit that woman, I'll do it...and I'll deal with that woman!" Devian said and Reno immediately left Devian's room.
__ADS_1
("bos kau tidak perlu khawatir mengenai wanita itu aku akan memberikan dia pelajaran!"kata Reno sambil meyakinkan Devian dan Devian pun langsung berbalik dan menatap Reno dan menghampiri Reno"tidak perlu mengenai wanita itu biar aku yang akan melakukannya....dan aku yang akan menghadapi wanita itu!"kata Devian dan Reno pun langsung pergi dari kamar Devian.)
while at the hospital the hospital asked for bills for all treatment and also operations that had not been paid off and Zoya continued to convince the hospital and the hospital gave Zoya it took three days to pay off the administration and the hospital immediately left while Zoya kept thinking and was confused about wanting to find a loan and Zoya was in a dilemma because Zoya cannot ask Aditya for help as Zoya does not want to trouble Aditya and also Aditya's family.
(sementara di rumah sakit pihak rumah sakit meminta tagihan biaya seluruh pengobatan dan juga operasi yang belum lunas dan Zoya pun terus meyakinkan pihak rumah sakit dan pihak rumah sakit memberi Zoya waktu tiga hari untuk melunasi administrasi dan pihak rumah sakit pun langsung pergi sementara Zoya terus berpikir dan bingung ingin mencari pinjaman dan Zoya pun dilema karena Zoya tidak bisa meminta bantuan kepada Aditya karena Zoya tidak ingin merepotkan Aditya dan juga keluarga Aditya.)
and Zoya also can't use Amara's money because it's for Amara's tuition fees and Zoya immediately goes back to Brian's room suddenly Aditya calls Zoya and Zoya immediately picked up the call from Aditya and Zoya immediately hid all her problems and sorrows so that Aditya would not worry about Zoya.
(dan Zoya juga tidak bisa memakai uang Amara karena itu untuk biaya kuliah Amara dan Zoya pun langsung masuk kembali ke ruangan Brian tiba tiba Aditya pun menelpon Zoya dan Zoya langsung mengangkat panggilan dari Aditya dan Zoya pun langsung menyembunyikan semua masalah dan kesedihannya agar Aditya tidak merasa Khawatir kepada Zoya.)
"Hello Zoya!"(Aditya)
"Hello Aditya!....is there any need for you to call me is everything ok....?"(Zoya)
("Halo Aditya!....ada perlu apa kamu menelpon aku apakah semuanya baik baik saja....?"(Zoya))
"Yes Zoya everything is fine it's just... I miss you so much!"(aditya says smiling)
("Iya Zoya semuanya baik baik saja hanya saja... aku sangat merindukanmu!"(kata Aditya sambil tersenyum).)
"I miss you too Aditya but for a few days we are not allowed to meet until our marriage happens!" (Zoya said while holding back her tears), after a long talk finally Aditya immediately hangs up the phone and Zoya starts to shed a lot of tears and suddenly Devian is at the door and makes Zoya surprised.
__ADS_1
("aku juga sangat merindukanmu Aditya tapi selama beberapa hari kita tidak boleh ketemu sampai pernikahan kita terjadi!"(kata Zoya sambil menahan Air Matanya), setelah bicara panjang lebar akhirnya Aditya pun langsung menutup teleponnya dan Zoya pun mulai mengeluarkan banyak air matanya dan tiba tiba Devian pun ada di depan pintu dan membuat Zoya terkejut.)
"Wow! your words are very sweet... you are trying to hold back your tears so that your lover doesn't feel worried am I right...?" (said Devian)
("Wow! kata katamu itu sangat manis sekali... kau berusaha menahan air matamu agar kekasihmu itu tidak merasa Khawatir apakah aku benar....?"(kata Devian).)
"why did you come here!..."(Zoya said In a loud voice).
("kenapa kamu datang ke sini!..."(kata Zoya Dengan nada suara keras).)
"Suuuut!....calm down don't talk loudly at the hospital.....I'm here to see your sister's condition and also a good offer for you" (said Devian while looking at Brian)Devian's arrival makes Zoya feel surprised and also confused and Zoya immediately throws Devian away.
("Suuuut!....tenanglah jangan bicara keras di rumah sakit.....aku ke sini ingin melihat kondisi adikmu dan juga tawaran bagus untukmu"(kata Devian sambil menatap Brian)kedatangan Devian membuat Zoya merasa heran dan juga bingung dan Zoya pun langsung mengusir Devian.)
"get out of here right now!" said Zoya in a loud tone of voice and also while pointing towards the door while Devian keeps staring at Zoya with hatred and Devian still doesn't want to leave until his goal is achieved.
("pergi kamu dari sini sekarang juga!"kata Zoya dengan nada suara keras dan juga sambil menunjuk ke arah pintu sementara Devian terus menatap Zoya dengan kebencian dan Devian pun tetap tidak ingin pergi sampai tujuannya tercapai.)
"Huh! I thought you would be wise to listen to my good offer I was wrong come on miss Zoya think about my offer with a clear mind"said Devian and Zoya immediately looked at Brian who was still in a very critical condition and immediately thought while Devian just sat on the sofa looking at Zoya with a look of hatred and Zoya kept staring at Brian with teary eyes.
("Huh! aku pikir kamu akan bersikap bijak dengan mendengarkan tawaran bagus dariku ternyata aku salah ayolah nona Zoya pikirkan tawaranku dengan pikiran yang jernih" kata Devian dan Zoya pun langsung menatap Brian yang kondisinya masih sangat kritis dan langsung berpikir sementara Devian hanya duduk di sofa sambil menatap Zoya dengan tatapan kebencian dan Zoya terus menatap Brian dengan matanya yang berkaca kaca.)
__ADS_1