Satu Cinta Satu Gairah

Satu Cinta Satu Gairah
Episode 05


__ADS_3

After listening to that Brian, Amara and Alya kept thinking about deciding it while the two of them continued to wait for a decision from them while looking at each other with curious faces


(setelah mendengarkan hal itu Brian,Amara dan Alya Terus berpikir untuk memutuskan hal itu sementara mereka berdua terus menunggu keputusan dari mereka sambil saling menatap dengan raut wajah penasaran dan juga gugup.)


"how do you agree if I marry your brother....?" Aditya said (with a curious expression) "and they immediately made a decision.


("bagaimana apakah kalian setuju jika aku menikah dengan kakak kalian....?"kata Aditya (dengan ekspresi penasaran)"dan mereka langsung sudah mengambil keputusan.)


"if this makes our brother happy then I agree!" said Brian (with a happy facial expression) "and Aditya was very happy to hear that because Brian agreed and Aditya was still waiting from Alya and Amara's decision.


("jika ini membuat kakak kami bahagia kalau begitu aku setuju!" kata Brian (dengan ekspresi wajah bahagia)"dan Aditya sangat bahagia mendengarnya karena Brian setuju dan Aditya masih menunggu dari keputusan Alya dan juga Amara.)


"Amara Alya!....what do you think, do you both agree that my sister is married to Aditya....?" said Zoya (Deg!!!...Deg!!!...Deg!!!)pounding very fast because of nervousness and also fear of them disapproving and Zoya's body covered in cold sweat and kept staring at Amara and also Alya.

__ADS_1


("Amara Alya!....bagaimana menurut kalian apakah kalian berdua setuju kalau kakak menikah dengan Aditya....?" kata Zoya ( Deg!!!...Deg!!!...Deg!!!)berdebar sangat kencang karena gugup dan juga takut mereka tidak setuju dan tubuh Zoya berkeringat dingin dan terus menatap Amara dan juga Alya.)


"Ok if that's what makes sis Zoya happy me and Amara agreed said Alya (smiling happily) and Zoya was very relieved and also happy that the three of them agreed and Aditya keep smiling nonstop as she couldn't contain her Happiness while Zoya smiles happily and while crying and they instantly hug Zoya.


("Baiklah jika itu yang membuat kak Zoya bahagia aku dan Amara setuju kata Alya (sambil tersenyum bahagia) dan Zoya merasa sangat lega dan juga senang karena mereka bertiga setuju dan Aditya terus tersenyum tanpa henti karena dia tidak bisa menahan Kebahagiaannya sementara Zoya tersenyum bahagia dan sambil menangis dan mereka langsung memeluk Zoya.)


the next morning everyone is busy preparing for Zoya's and Aditya's engagement ceremony Brian is taking care of all the invitation cards to invite Zoya's friends and people close to Zoya and also Brian invited his best friends and also Brian's girlfriend and Brian also invited all of Amara's and also Alya's friends and close friends.


while Amara took care of all the decorations and recorded all the needs of the engagement event and Amara took care of all the food, cake and also drinks and the three of them kept checking continuously so that nothing is lacking in the preparations while Zoya is still working and Aditya keeps busy looking for dresses, jewelery and engagement rings as well. with Zoya Alya kept busy with arranging all the decorations with the maids sent by Aditya.


(sementara Amara mengurus semua dekorasi dan mencatat semua kebutuhan acara pertunangan dan Amara mengurus semua bagian makanan kue dan juga minuman dan mereka bertiga terus mengecek terus menerus agar tidak ada yang kurang dalam persiapan tersebut sementara Zoya masih bekerja dan Aditya terus sibuk mencari gaun perhiasan dan juga cincin pertunangannya dengan Zoya Alya terus sibuk dengan mengatur semua dekorasi dengan para pelayan yang di kirimkan oleh Aditya.)


After hours, the decorations were finally done and they were just waiting for the food and drinks to be delivered while Amara bought the engagement cake and Zoya had already come home and Zoya was surprised because the decoration was very beautiful and luxurious and Zoya immediately approached Brian and Alya.

__ADS_1


(setelah Berjam jam akhirnya dekorasinya sudah selesai dan mereka hanya menunggu pengiriman makanan dan juga minuman sementara Amara membeli kue pertunangan dan Zoya pun sudah pulang dan Zoya terkejut karena dekorasinya sangat indah dan juga mewah dan Zoya langsung menghampiri Brian dan juga Alya.)


"Sis Zoya I've sent all the invitations and if there's a friend of yours that's not written by me you just let me know! said Brian" and Brian noticed Zoya kept staring at the decorations.


("kak Zoya aku sudah mengirimkan semua undangan dan jika ada teman kakak yang tidak tertulis olehku kakak tinggal beritahu aku! kata Brian"dan Brian memperhatikan Zoya terus menatap dekorasinya.)


Brian, is this not exaggerating...this decoration is too fancy it must cost a lot....? said Zoya" Brian and Alya looked at each other smiling and made Zoya wonder why they smile.


(Brian apakah ini tidak berlebihan...dekorasi ini terlalu mewah pasti ini mengeluarkan banyak biaya....? kata Zoya" Brian dan Alya saling menatap sambil tersenyum dan membuat Zoya merasa heran kenapa mereka tersenyum.)


Zoya sis this is Aditya's order she was the one who suggested these decorations to us! says Alya" and Zoya feels bad for Aditya and suddenly a courier sends it lots of packs for Zoya.


(kak Zoya ini adalah perintah dari kak Aditya dia yang menyarankan dekorasi ini kepada kita! kata Alya" dan Zoya merasa tidak enak hati dengan Aditya dan tiba tiba ada kurir yang mengirimkan begitu banyak paket untuk Zoya.)

__ADS_1


__ADS_2