
Di sebuah cafe khusus tongkrongan anak muda rendra memberhentikan motornya.melepas helm langsung turun dari motor menuju pintu cafe. di sana teman - temannya sudah menunggu sambil bercengkrama
" hay boy sudah lamakah nunggu di sini" ucap rendra yang baru tiba di depan mereka
" hay ren,kita baru sampai 10 menit yang lalu" jawab tobi sambil mengakat tangan kanan nya ke atas.
" yap kita juga baru sampai ,jadi santai saja broo" jawab joy dan eka menimpali
yah mereka adalah tobi joy dan eka. teman sekelas rendra d sekolah.di sekolah di mana selalu mereka selalu keluar masuk sekolahan bersama sama.
" amgue pusing memikirkan nasib ku setelah lulus sekolah bro" ucap rendra memulai pembicaraan . ia menghela napas serasa mengeluarkan beban yang ia fikirkan.
" loe pusing memikirkan apa ren. bukankah hidup loe selalu lurus ke depan tanpa ada belokan ke kanan ke kiri. kenapa sekarang jadi pusing" tanya joy
"yup apa ada masalah keluarga loe. tapi seingat gue keluarga loe baik baik saja dech " jawab eka
"loe tidak lagi ada masalah dengan perempuan kan" jawab tobi tiba - tiba .
mereka ber tiga saling pandang. ada apa gerangan sabahatnya tersebut. karna meraka tau kehidupan rendra seperti apa. penuh aturan dan peraturan dari ke dua orang tuanya.
__ADS_1
" gue mendengar ayah sama ibu mau menjodohkan gue dengan gadis pilihan mereka. gue harus bagai mana. gue tidak tau siapa gadis itu dan tidak mengenalnya. loe semua kan tahu gue anti sama cewek " jawab rendra sambil menghela napas lagi. sungguh pusing memikirkannya
"loe tau dari mana kalau ke 2 orang tua loe mau menjodohkan lloe ren" jawab tobi dan di angguki oleh ke 2 temannya. setuju dengan apa yang di katan tobi
" gue mendengar pembicaraan ayah sma ibu tadi pagi . gue mendengar meraka mau menjodohkan gue dan apabila gue tidak mau ibu gue bakal bersedih karna sudah sayang dengan gadis pilihan nya" jawab rendra
" kalau kau di jodohkan kan enak ren. nikah muda bisa bobok bareng sma cewek hihihiih" jawab joy dengan nada tengilnya. " orang bilang nikah itu enak ren bisa *** *** bebas tanpa ada gangguan hehehhehe asyiiiik tu. gak bakal di grebek sama satpol PP hehehe . kata orang MP itu pengalaman menyenangkan ren, sakit - sakit nikmat " lanjut joy sambil memegang dagunya serasa membayang kan. memang penuh dengan hayalan yang ada di otak si joy sahabat satunya ini.
rendra dan lainnya langsung melempat kulit kacang yang ada di atas meja ke arah joy. bisa bisa nya teman satu ini punya pemikiran seperti itu.
" ah sial kau joy berbicara seperti itu. taau dari mana kau tau tau tentang MP segala hah" jawab eka dengan nada kesal. " pakai acara di grebek satpol PP pula kau itu joy" sambung nya lagi.
" tapi kau tidak perlu bicara vulgar seperti barusan joy. sakit sakit nikmat .otak mu itu bener bener sudah tidak waras. kau taukan rendra itu pendiam dan tidak pernah dekat cewek. jangankan dekat , berkenalan saja tdak pernah. jadi jangan kau campuri dengan perkataanmu barusan " jawab eka membeberkan fakta tentang rendra.
" yup betul sekali itu dan bagaimana loe bisa bicara tentang masalah orang menikah dan sebagai. loe bener - bener harus di rukiyah joy ......joy......" jawab tobi sambil menuding dahi kepala joy. sungguh teman satu nya ini punya fikiran ajaib di luar nalar rendra.
sedangkan rendra sendiri hanya diam saja .karna dia tidak ambil pusing .yah mungkin karna dia tidak pernah mau tau dan mengenal istilah perempuan. yang ada di otaknya hanya belaajar dan masa depan saja. tidak pernah memikirkan perempuan. berfikir bagaimana dia menolak sedangkan apa kata ke dua orang tuanya selalu dia patuh. bolehkan dia menolak ,bolahkan dia memiliki pendapat sendiri , bolehkan dia mengatakan akan mencari jodoh sendiri , bolehkan di menggapai masa depan nya dulu???
tobi. joy dan eka saling pandang melihat diamnya rendra. mereka tau bahwa teman mereka sedang memikirkan tentang gadis yang akan di jodohkan . bayangkan saja cowok anti perempuan justru sekarang malah akan di jodohkan. bagaimana nasibnnya. entah lah...itu yang ada di fikiran teman temannya.
__ADS_1
" sudahlah ren, jangan berfikir keras. jalani saja hidup ini seperti air yang mengalir mengikuti alur " jawab tobi bijaksana.
" bagaimana bisa gue menjalani hidup bila ke dua orang tua gue selalu dan pasti akan memaksa . menentukan masa depan gue tanpa gue boleh protes. gue harus patuh dengan mereka tanpa harus berbuat apa " jawab rendra . meraka berempat hanya diam dan menghela nafas saja . karna mereka tau seperti apa ke dua orang tua rendra. sedangkan rendra harus patuh dan tidak boleh menolak apa yang dikatakan orang tua nya.
,,,,,,,,,,,,,,
waktu masuk cafe temen temen rendra sudah pesen camilan dan minuman bersoda . jadi waktu rendra masuk sudah ada di atas meja mereka ber empat yah karna dari awal sudah janjian . jadi rendra tinggal duduk dan menikmati tanpa harus pesan pesan dulu jadi kalau ada lempar kulit kacang karna belom pesen ya memang rendra datang sudah ada. temen temennya sudah pesen
rendra
mikayla
humaira
__ADS_1