
masih di tempat sama rendra dengan ke dua orang tua nya. rendra terlihat begitu menyedihkan. hidup nya sendiri tapi tidak bisa berjalan dengan fikirannya sendiri. semua serba aturan dari ke dua orang tua nya. masih bersitegang di sini.
" jangan katakan bahwa kamu menolak perintah ayah rendra" apa kau tidak mau menerima perjodohan ini" kata ayah dengan nada sedikit tinggi. sedang kan sang istri masih mengusap usap punggungg nya.
" rendra hanya ingin menjalani hidup dengan alur rendra ayah. rendra ingin bekerja terlebih dahulu , merasakan hasil kringat rendra sendiri untuk bisa membahagiakan ayah sma ibu dan rendra juga ingin......" menemukan jodoh rendra sendiri ayah ibu. apa salah nya" kata rendra dengan nada sedih ,bahkan air matanya akan menetes bila dia berkedip.
" kalau masalah bekerja nanti kamu bisa bekerja setelah menikah. kalau kamu berfikir ayah sma ibu menuntut kamu kerja keras dan menghasillkan uang untuk kami ber dua tidak perlu. kami masih sanggup. simpan uang hasil kerja mu kelak untuk istri dan anak- anak mu." kata ayah lagi
" dan untuk menemukan jodoh yang kamu maksud tidak perlu. karna kami sudah mencari yang terbaik yaitu ira .kamu tidak perlu lagi mencari jodoh ren" kata ayah dengan nada tegas tidak mau di bantah.
" tidak kah rendra nanti yang menjalani hidup ini. kenapa ayah sama ibu tidak bisa memberi celah untuk menentukan nasib rendra sendiri" kata rendra dengan parau dan berlinang air mata jatuh di pipinya. pemuda itu hanya ingin mencari cinta sejati tanpa campur tangan ke dua orang tua nya.
" tidak ren..... nasib mu sudah di tentukan dengan ayah sama ibu ,bahwa kamu harus berjodoh dengan ira. " kata ayah dan menjeda uacapan nya.
" kami sudah berfikir bahwa ira gadis yang pas dan cocok untuk di jadikan istrimu ren" ucap ayah
" rendra selalu mendengar, mematuhi , melak sanakan apapun yang ayah ibu katakan . rendra sudah menuruti ini semua. tidakkah rendra bisa membantah atau protes masalah jodoh rendra sendiri " ucap rendra . pemuda itu merasa hidup nya hancur untuk ke sekian kalinya. mengorbankan masa mudanya dengan harus belajar giat dan larangan larangan dari ke dua orang tua nya. tidak punya waktu sendiri untuk menikmati hidupnya. tanpa boleh berontak .
" apa kau punya kekasih di luar sana ren. jangan harap ayah setuju dan mereatui itu . ayah tidak mau tahu kamu harus menikah dengan ira setelah ijazah mu keluar. titik " kata ayah tegas.
__ADS_1
" rendra tidak punya kekasih yah, tapi rendra hanya ingin mencari jodoh dan menemukan cinta sejadi .seperti ayah sama ibu yang saling suka tanpa harus ada pemaksaan seperti perjodohan" ucap rendra sambil mengusap air matanya. sedih.... sedih sekali.
"ayah dan ibu tidak bisa kau samakan dengan dirimu ren. jaman kami pergaulan tidak sebebas sekarang" kata ayah.
sedang kan istri sekaligus ibu hanya menangis di tengah tengah para lekaki yang berarti dalam hidup nya. tidak tau harus berkata apa. dia ingin putra satu satunya hidup bahagis mengejar mimpi dan menemukan cinta sejati. akan tapi, di satu sisi dia sudah jatuh hati dengan gadis berhijab humaira. gadis lembut dan anggun. gadis belia yang baru menginjak 17 tahun tapi sudah hafal 30 juz ayat Al Qur'an. taat agama ,tutur kata lembut, sopan santun sanggat cocok untuk di jadikan menantu. tapi apalah daya putra nya tidak menerima .
"tapi yah,,, selama ini rendra juja bergaul dengan orang baik. rendra juga tahu batasan . rendra tidak bebas dan tahu mana yang baik dan buruk. ... selama ini rendra juja berteman dengan anak baik baik bahkan ayah sma ibu juga mengenal mereka kan" kata rendra membenarkan ucapan ayah nya. bahwa selama ini dia tidak mengikuti pergaulan jaman sekarang, pergaulan bebas anak muda .
" ya ya ya ayah tau kamu berteman dengan anak baik baik. tapi apa kamu bisa mencari perempuan baik baik. perempuan yang bisa menutup auratnya dari pandangan orang lain. tidak kan"
" apa kamu bisa mencari perempuan yang pandai ilmu agama dan hafal 30 juz ayat Al Qur 'an .tidak kan ren" kata ayah lagi.
ayah berdiri mengulurkan tangan nya agar istrinya menerima dan membiarkan putra nya merenungi pembicaraan ini. ayah dari pemuda itu tau bahwa putra tunggal nya menpunyai otak cerdas akan memikirkan bahwa ucapan nya benar. bahwa perjodohan ini yang terbaik.
setelah itu ayah dan ibu beranjak pergi masuk ke kamar mereka meninggalkan rendra sendiri.
pemuda itu melamun. apakah dia harus menerima semua ini. sedang kan dia baru pertama kali tertarik dengan gadis belia. yaah kalau di fikirkan perkataan ayah benar adanya. ira gadis berhijab menutup auratnya, sedangkan gadis belia itu bahkan berbanding balik. celana di atas lutut. kaos ketat dan merokok lagi.
sedangkan ira pandai dan taat agama . gadis belia itu mana mungkin pandai agama .perbandingan yang sangat jauh. tapi bukankah setiap umat bisa berubah menjadi lebih baik lagi. akan ku buat gadis belia itu merubah sifat dan sikap nya.
__ADS_1
tapi.........
apa gadis belia itu apa mau menerima mu. melirik saja tidak. mau berkenalan saja enggan . apa aku harus menerima perjodohan ini dengan lapang dada. apa aku bisa bahagia hidup dengan gadis bahkan tidak masuk dalam hati ku. apa aku harus merelakan perasaan ku pada gadis belia itu.
Ya Allah berikan lah petunjuk kepada hambamu ini Ya Allah.
setelah merenungi tentang fikirannya rendra berencana masuk kamar mengistirahatkan pikiran nya sejenak. tapi tiba tiba ponsel nya berdering tanda ada panggilan masuk. di lihatnya joy memanggil.
"assalamualaikum broo ada apa" ucap rendra
" walaikum salam ren . .. oh ya besok masuk sekolah tidak . aku tanya eka dan tobi mereka masuk kalau kau juga masuk sekolah besok. ya walaupun ujian sudah berakhir" kata joy lewat sambungan telepon
" insyallah masuk joy.... ada hal yang ingin aku bicarakan dengan kalian . kita janjian di tempat biasa oke." ucal rendra
" okeylah aku akan kasih tau eka dan tobi kita berkumpul di tempat biasa .kalau begitu sampai jumpa besok di sekolah broo, assalamualaikum " kata joy yang di akhiri salam
" ku tunggu besok , walaikum salam" kata rendra langsung memutuskan panggilan dan berjalan menuju kamar nya.
,,,, ,,,,,,,,, next
__ADS_1