Satu Hati Untuk Ke 2 Istriku

Satu Hati Untuk Ke 2 Istriku
TX 6


__ADS_3

rendra sudah sampai di pekarangan rumah nya. di sana sudah ada mobil ke dua orang tua nya. rendra segera memarkirkan kendaraan nya dan langsung masuk ke dalam rumah . di dalam sudah ayah ibu yang seperti nya sudah menunggu kedatangan nya. ' oh astaga naga, apa meraka akan membahas tentang perjodohanku' batin rendra berkata. berjalan menuju meja ruang Keluarga menaruh belanjaan nya di sana yang sudah ada ayah dan ibunya.


" sayang putra ku sudah sampai rumah yah. lekas mandi dan makan yach. ibu sma ayah ada hal penting yang mau kita bahas" suara dari wanita yang melahir kannya ke dunia ini . begitu lembut dan penuh kasih sayang


" baik bu, emang ada hal pentingkah apakah? . kenapa seperti nya ini menjuru ke seriusan ." jawab rendra.


" iya ada hal yang perlu di bahas. sekarang bersih bersih lah dulu okey" kata ibu sambil tersenyum hangat kepada rendra


" okey bu rendra bersih bersih dulu yach" jawab rendra lagi.


sekarang pemuda tampan itu masuk ke kamar mengambil handuk serta pakaian ganti. keluar kamar menuju kamar mandi untuk membersih kan diri. berganti dengan baju dan celana santai. setelah itu masuk kamar memakai pemode agar terlihat tampan . pakai pelembat wajah supaya muka nya tetap baby face. yach walaupun rendra laki laki. tapi dia juga perawatan muka dan seluruh tubuh . karna dia betul betul menjaga penampilan. nama nya juga anak muda walau di rumah tetap harus tampil okey .. setelah semua okey dan beres langsung dia ke luar kamar menuju ruang keluarga . di sana ke dua orang tua nya masih bercengkrama.


" ibu ayah aku sudah selesai" kata rendra sambil duduk di sofa sebelah ibu nya.


" wach anak ibu sudah semakin besar dan tambah tampan yach. duuuuh pasti banyak anak gadis orang yang jatuh hati dengan putra ibu satu ini " kata ibu rendra sambil tersenyum.


" jelaslah tampan orang bibit ayah kan bagus bu. makanya putra kita ini tampan menawan " kata ayah menimpali .


" ya ya ya ya ayah benar, bibit ayah memang bagus " jawab ibu sambil manggut manggut


sedangkan rendra. pemuda itu hanya tersenyum . lucu saat melihat ke dua orang tua nya bercanda gurau. hatinya merasa tentram damai . sangat harmonis, ia berdoa dan berharap kelak dia juga mempunyai keluarga yx harmonis seperti ini .membanyang kan bila dia berumah tanggga dengan gadis belia tadi. duduk becanda gurau dengan mikayla pasti akan jadi pemandangan indah, oooooh astaga bayangan apa ini .rendra mengggeleng geleng kan kepala nya.

__ADS_1


" kenapa kamu menggeleng geleng kan kepalamu ren. kamu sakit kah. atau sedang memikirkan sesuatu" kata ayah pada putra nya


" bukan yah , cuman rendra bahagia melihat kalian ber dua selalu akur" jawab rendra sambil tersenyum hangat


" oh kalau itu sudah pasti ayah sama ibu mu selalu akur dalam hal apa pun" kata ayah . " dan yang pasti kita selalu bahagia dalam hal apa pun." kata ayah melanjut kan.


" nak .... sebenar nya ayah sama ibu ingin membicarakan masalah penting".... ayah menjeda ucapan nya. "masalah tentang perjodohan mu dengan anak teman ayah yang kamu sendiri sudah mengenal nya nak . dulu waktu kalian masih kecil kami sepakat akan menjodoh mu nak " kata ayah rendra menerangkan.


" semoga kau tidak marah kepada kami dan mau menerima gadis itu apa ada nya . mau kan ren ber lapang dada menerima gadis yang akan kami jodohkan dengan mu nak" kata ayah lagi


" siapa gadis yang akan di jodoh kan dengan ku, yah" jawab rendra


" dia teman masa kecil mu putra ku " kata ibu


" si ira.... humaira . kamu ingat kan dulu kita selalu main ke rumah nya " kata ibu rendra


" hah..... si ira yang lagi mondok itu bu??? jawab rendra


" iya si ira. giamana nak. mau kah kamu setelah ini menikah dengan ira. menjaga dan membing nya , kalian sudah sedari dulu kenal. tidak akan susah ber adaptasi kan" kata ayah lagi


" tapi apakah si ira tau kalau dia akan di jodohkan dengan rendra yah" kata rendra lagi. sepertinya pemuda itu ingin mencari celah

__ADS_1


" tentu saja nak ira mau nak. sedari dulu sebelum dia masuk ke pesantren umi sama abi nya sudah memberi tahu .jadi waktu dia berangkat dan mondok dia hanya akan fokus belajar saja menuntut ilmu. karna dari awak dia sudah di beri tahu tentang perjodohan ini" kata ayah menjelaskan.


"tapi kenapa ayah sama ibu baru memberi tahu kalau aku akan di jodohkan dengan ira. kenapa tidak memberi tahu rendra sejak dulu . kenapa baru sekarang yah. kenapa baru jujur sekarang " kata rendra seperti dia keberatan akan perjodoh ini . kenapa dia baru tahu jodohnya ira setelah bertemu mikayla . andai kata tahu dari awal dia tidak akan memandang mikayla tadi.


" kenapa nadamu seperti nya kamu menolak ren" kata ibu


" bukankah kalian saling kenal jadi tidak masalah kan .karna sudah tau sifat masing - masing ren" kata ayah menimpali


"apa kamu punya kekasih di luar sana ren" kata ibu berfikir seperti nya putranya tidak mau menerima perdojohan ini dan punya kekakasih


" jangan katakan kepada kami bahwa kamu sekarang dekat dengan seorang gadis di luar sana ren" kata ayah


" bukan,,,,, bukan aku punya kekasih ayah ibu .tapi kenapa mendadak seperti ini" kata rendra mematahkan anggapan ke dua orang tuanya kalau dia punya kekasih.


" lalu kenapa nada bicaramu seperti tidak menerima perdojohan ini" kata ayah dengan nada tegas nya.


" katakan kepada kami sejujurnya rendra, apa yang tengah kamu sembunyikan" kata ayah lagi. sedangkan pemuda itu hanya diam tanpa merespon perkataan ayah barusan .tidakkah orang tua nya berfikir ini terlalu dini dia menikah . sedangkan usia nya baru menginjak 18 tahun.


" rendra jawab pertanyaan ayah" kata ayah dengan nada tegas nya. sedang ibu di selah rendra hanya mentapnya tanpa berkata kata. tapi tangan kanannya seraya mengelus pundak ayah nya. tangan kirinya memegang tangan rendra. ibu terlihat sedih dengan apa yang terjadi. apa lagi ini baru pertama kalinya rendra membatah ayah nya.


" apakah rendra tidak ber hak menentukan masa depan rendra sendiri ayah ibu" apakah rendra tidak boleh menuliskan garis takdir rendra sendiri" kata rendra dengan parau seakan dia ingin memberontak .tidakkah ke dua orang tuanya sudah mengekang rendra dari kecil. harus patuh dan menurut tanpa protes. membatasi aktifitas keseluruhan . di kekang dan terus di beri peraturan yang super ketat. tidak kah ke dua orang tuanya membiarkan rendra sediikit bernafas ingin kebebasan tanpa aturan .

__ADS_1


............ next


,


__ADS_2