
Namanya shi dia orang biasa ,dan dari keluarga yang biasa.dia punya
mimpi tapi mimpi hanyalah sebuah mimpi ,dia tau itu .tapi entah kenapa
takdir ga ada yang tau .dikehidupannya yang normal sebagai orang biasa
dan jauh dari kata mewah. dia memiliki seorang kekasih dan kehidupannya bahagia dengan kesederhanaan.dia mengira itu semua akan
terus bersamanya , walaupun dia tau pasti akan ada masalah sebagai ujian
dari yang maha kuasa.
Waktu terus berlalu ,kebahagiaan itu terus berlanjut .seiring berjalannya
waktu .masalah masalah pun terus bermunculan .mulai dari orang tua nya
yang sering bertengkar dan masalah masalah dengan kekasihnya.tapi dia
terus berusaha untuk tetap tegar,sebelum muncul satu masalah yang
membuat dia benar benar terpuruk.
.
.
.
Saat itu dia terserang sebuah penyakit dan saat diperiksa keluar surat
yang menyatakan dia sedang hamil,yang membuat perutnya membesar
seperti sedang hamil dan pada saat itu masalah pun muncul,dia
memberitahu kekasihnya dan kekasihnya pun bingung ,karena mereka
__ADS_1
bahkan belum melakukan hal keluar batas sampai bisa menghamili
shi ,saat itu shi mencoba memberitahukan hal tersebut kepada orang
tuanya ,akan tetapi orang tua shi haya menganggap itu adalah sebuah
alasan padahal sebenarnya shi hamil dengan pacarnya , perdebatan pun
dimulai ,orang tua shi yang kaget mendengar hal tersebut pun menjadi
gelap mata dan mengusir shi dari rumah.
.
.
Kemudian saat shi tidak ada tujuan lagi ia mencoba menghubungi
pacarnya,kekasih shi tersebut membawa shi ke rumah orang tua dari
sebenarnya ,akan tetapi lagi lagi orang tua kekasih shi pun tidak percaya
akan hal tersebut dan malah menuduh shi bukan wanita baik baik.
.
.
.
.
.
Kemudian juga memarahinya habis habisan tanpa tau apa
__ADS_1
masalahnya ,merekapun meminta shi dan kekasihnya putus dan mengusir
shi dari rumah mereka. shi merasa dia tidak mau melanjutkan
hubungannya tanpa persetujuaan orang tua dan keluarga dari kedua pihak
dan kekasihnya juga bimbang karna tidak berbuat apa apa dia bingung
dan malah mencurigai shi ,tentang keadaan perutnya, pada saat itu shi
kecewa dan merasa lelah dengan semua yang mereka tuduhkan ,dia
menyerahkan semua keputusan kepada kekasihnya .
Dan kekasihnya
malah menuduh yang tidak tidak dan membuat shi semakin
sedih.akhirnya shi memutuskan untuk mengakhiri hubungannya dan
pacarnya mengiyakan karna dia emosi dan meragukan shi.
Shi pergi dengan badan gemetar menahan tangis dan seola berusaha
untuk tetap tegar .saat dia pergi ,dia berpamitan kepada keluarga
kekasihnya dan mengucapkan terimakasih banyak untuk semuanya.
.
.
.
Selamat membaca 😊
__ADS_1