
Lanjut ya guysss ;-D
Mohon maaf ya , mimin telat update nya . . .
.
.
.
Shi dan kai sampai di sebuah kaki gunung dan terletak sebuah bangunan kosong , mereka memarkirkan kendaraan nya disana juga menutupinya dengan kain dan juga ranting agar tampak tidak seperti mobil baru dikendarai.
Kemudian mereka membawa perlengkapan nya dan memasuki hutan, tak lama setelah itu mereka menemukan terowongan menggunakan alat deteksi yang shi miliki, mereka memasuki kawasan terowongan tersebut sambil memantau sekeliling. Shi sudah lengkap menggunakan kostum vendor ,dan saat melihat ke arah kai , ada sedikit rasa khawatir kepada kai, karena shi berfikir ia memiliki kostum vendor sedangkan kai tidak.
Lalu shi diam diam menjaga kai, begitupun sebaliknya. Kai yang seorang laki laki khawatir kepada shi, gadis imut dan mungil seperti shi memasuki wilayah berbahaya seperti ini. Meski kai melindungi shi, akan tetapi kekuatan lawan akan jauh lebih kuat dan banyak karena memang mereka yang memasuki kandang lawan.
Mereka memasuki bagian dalam terowongan tersebut, shi menyadari ada yang tidak beres dengan terowongan tersebut , kemudian meminjam kan satu gelang vendor nya kepada kai, otomatis kai juga dapat memakai kostum vendor.
Shi : “ disini agak aneh, jika memang benar ini wilayah musuh akan tetapi tidak ada cctv maupun sensor , tempat ini terlalu tenang untuk sebuah jalan menuju pusat wilayah mereka.”
Kai :” yahh, kamu benar tempat ini terlalu tenang. Oleh karena itu kita harus lebih waspada.”
Kemudian tanpa aba aba, shi mendorong kai ke tepi dinding hingga membuat kai terkaget.
Shi :” Ada sensor,memang tidak terlihat oleh mata telanjang . tapi saat kita terkena sensor tersebut tanda peringatan akan berbunyi dan para brengsek itu akan kemari.”
__ADS_1
Kai yang saat itu menyadari posisi ambigu mereka berdua, posisi yang sangat dekat ,lebih tepat nya posisi seperti berpelukan. Membuat dada kai berdebar . . . .
(Ea ea ea ea ea ea ea ea. . . . .) :-D
Berbeda dengan kai, shi tampak biasa saja karena tengah fokus melihat dan menganalis keadaan sekitar melalui vendor.
( shi : “ piii ,gimana kondisi sekitar? Apa sangat buruk? Ahh iya baby piii kamu bisa pergi ,pantau keadaan di dalam sana!” )
(sistem vendor piii:” ini bisa dikatakan sebagai pintu masuk queen, di dalam akan lebih berbahaya lagi dan banyak sekali sensor.sebaik nya kamu menggunakan plan B ,yaitu dengan menyamar menjadi pendaki dan diam diam memasuki wilayah sebagai klien.”)
Shi yang terdiam dan berfikir, kemudian mengangguk. Baby piii yang sudah masuk memantau keadaan di dalam terus memberikan laporan kepada shi. Tentu nya shi terhubung dengan alex dan ander. Tapi tidak dengan kai karena jika kai diberi akses sistem vendor maka misi utama trio psiopat akan terungkap, shi tidak bisa mengambil resiko tersebut. Dan kemudian mengajak kai untuk keluar dari lorong tersebut dan pergi memasuki jalan utama.
Ps: baby piii itu sejenis robot kecil berbentuk serangga terbang, ia seperti drone versi mini banget.
Shi yang baru menyadari bahwa posisinya ambigu dengan kai langsung sedikit menjauhkan diri. Kemudian dengan cepat mengajak kai keluar dari lorong tersebut. . . .
Kai kemudian mengajak orang tersebut mengobrol dengan akrab seola ola terbujuk rayu dengan perkataan orang tersebut dan setelah mendaki kurang lebih 3 jam, akhirnya sampai di tempat base came para cecunguk yang menculik anak anak tersebut.
Saat sampai , shi merasa ada yang aneh dan mencurigakan pada orang orang dan daerah tersebut. Karena di atas gunung bukan lah markas cecunguk tersebut. Melainkan hanya dapat melihat rute markas tersebut dari atas gunung tersebut. Setelah memahami rute tersebut,shi memerintahkan pii untuk menyelusuri rute tersebut dan seperti biasa untuk mencari informasi terlebih dahulu.
Setelah berjalan menuruni gunung kemudian shi dan kai diajak untuk mampir ke markas tersebut karena berencana untuk mengadopsi bayi, yah kai yang mengarang cerita jika kai dan shi adalah sepasang suami istri yang ingin memiliki bayi, akan tetapi shi enggan untuk hamil karena memikirkan porposi tubuhnya. . . .
Kai bercerita panjang lebar kepada orang tersebut mengenai keinginannya memiliki bayi dan akan membayar banyak untuk itu. Kemudian mereka pun terkejud melihat banyak nya anak anak , dan bahkan bayi didalam sana. Bagaimana bisa banyak sekali anak anak disini . kemudian pemandu tersebut menjelaskan, karena banyaknya anak anak terlantar dan anak anak diluar nikah yang dibuang orang tua nya. Mereka mengadopsi anak anak tersebut untuk tinggal disini dan diberi pendidikan yang cukup di sini jelas pemandu tersebbut.
.
__ADS_1
.
.
Shi dan kai yang mendengar hal tersebut berakting dengan pura pura percaya dan menjadi bodoh karena termakan omongan pemandu tersebut. Kemudian kai menanyakan “adakah tempat yang dapatkami tinggali disini ? sampai proses adopsi selesai ?” tanya kai .
“Tentu “ jawab pemandu tersebut. Tempat terpencil tersebut tidak dapat disebut sebuah markas penjahat , lebih seperti penjara rumah susun.
Setelah itu kai dan shi dibawa ke sebuah tempat layaknya hotel yang dapat memesan kamar, dan mereka memesan satu kamar, dan beristirahat disana.
.
.
.
Shi yang setelah sampai langsung membaringkan badan di tempat tidur, sambil kelelahan setelah mendaki dan juga menuruni gunung. Dan kai yang memeriksa kamera tersembunyi dan juga alat sadap. Setelah beberapa waktu memeriksa , benar saja kai menemukan alat sadap di dalam sebuah lukisan didalam kamar tersebut, lalu kai diam diam memberi kode kepada shi.
Shi yang mengerti hal tersebut kemudian tersenyum dan meletakan alat monitor nya untuk juga mengecek alat sadap lain dan juga kamera tersembunyi lainnya.
.
.
.
__ADS_1
Setelah itu shi tiba tiba mendekati kai dan memeluk sambil berbisik, “kecuali yang satu itu, yang lain aman” gimana dengan kamar mandi ? tanya shi masih dalam posisi berbisik . . .
“Belum di cek menyeluruh “ jawab kai . kemudian shi berjalan ke arah kamar mandi dan mengecek apakah ada alat sadap maupun kamera didalam kamar mandi tersebut . . . saat shi cek semua aman kecuali pada lukisan tersebut yang terdapat alat sadap. Akan tetapi dari luar balkon terlihat kamera kecil yang mengarah pada tempat tidur terpasang di dalam vas bunga, jelas saja kamar tersebut di pasang kamera pengintai dan juga alat penyadap.