
Di lain tempat ,yakni dirumah shi ,setelah amarah orang tuanya reda
mereka baru merasa kehilangan shi dan khawatir akan keadaannya ,karna
semarah apapun orang tua tetaplah orang tua.mereka mencoba
menghubungi shi dan semua keluarga mencoba menghubungi shi tapi
tidak ada yang berhasil.
Sampai pada akhirnya ada salah satu staf rumah sakit yang mendatangi
kediaman shi dan memohon maaf karna terjadi error paa database
sehingga hasil laporan medisnya tertukar .
.
.
.
Dalam surat tersebut
menyatakan bahwa shi tidaklah hamil melainnya adanya tumor yang
berkembang di perutnya shi ,setelah itu kedua orang tua shi semakin
khawatir dan menyesal akan perlakuan mereka terhadap anaknya tersebut
dan mantan kekasihnya shi yang mendengar kabar tersebut dari temannya
shi merasa menyesal dan khawatir . . .
.
.
.
Waktu terus berlalu ,satu jam,satu hari,satu minggu ,satu bulan pun
berlalu dan tidak ada perkembangan apapun mengenai shi.dia masih
__ADS_1
terbaring koma dan memakai selang selang rumah sakit .
Hingga jendral
pun turun tangan dan mengerahkan semua koneksi yang ia miliki untuk
berusaha mengobati shi dan seiring berjalannya waktu dua bulan sudah
waktu berlalu dan pada akhinnya shi pun sadar dari koma. . .
.
.
Saat tersadar dari koma nya,shi bingung sedang apa dia terbaring disini
dan mengapa badannya sangat lemah ,akan tetapi tidak berlangsung
lama ,shi pun menyadari apa yang terjadi dan dia menanyakan ‘’siapa
anda ?’’ kepada jendral yang sedari tadi menunggu nya.kemudian jendral
menjawab saya seven lee ,saya orang yang menabrak kamu. dengan nada
dingin jendral menjawab,kemudia terjadi percakapan diantara mereka.
Jendral pun kebingungan ,”kenapa ? apa yang kamu maksud ?” jawab
jendral
“Kenapa anda menyelamatkan saya ?”shi menanyakan dengan tatapan
dingin .
Kemudian jendral pun tersenyum dan membuat semua bawahannya terheran heran karna tau ,jika jendral berhati dingin dan tidak pernah
tersenyum sedikitpun .
Dan kemudian jendral menjawab sekaligus bertanya “saya minta maaf karena sudah menabrak kamu,tapi maaf jika lancang apakah kamu ada tempat tujuan? jika tidak kamu bisa menjadi murid saya dan bekerja kepada saya?” tanya jendral kepada shi.
.
.
__ADS_1
.
Shi yang saat itu tanpa arah dan tidak ada tujuan akhirnya mengiyakan tanpa tau siapa jendral tersebut .dengan tatapan dingin dan cueknya
shi,dia mengiyakan tapi dengan syarat bahwa dia tidak ingin hal hal aneh.
.
.
.
.
Kemudian jendral dan para bawahannya pun pergi dan berkata “baiklah ,kamu pulihkan terlebih dahulu kesehatanmu ,setelah itu baru kita
mulai pelatihan.shi hanya mengangguk tanpa menjawab satu katapun .
Kemudian shi meminjam handphone salah seorang pengawal dan menelpon salah satu anggota keluarganya karna walaupun dia marah dan kesal ,walaupun ayah dan ibunya membencinya
tapi ia tau itu hanya luapan amarah ,shi tidak memendam dendam sedikitpun kepada keluarganya, dia hanyalah sedih.
.
.
.
Dia mengabari salah satu anggota keluarganya dan berkata bahwa ia baik baik saja dan jangan mengkhwatirkannya ,ia juga menanyakan kabar
anggota keluarganya dan juga ibu danayahnya.
.
.
Dia khawatir kepada kesehatan mereka dan anggota kluarganya tersebut mengatakan bahwa ia dan orang tua nya sudah mengetahui yang terjadi dan meminta shi untuk pulang. akan tetapi shi menolak dengan alasan ingin hidup sendiri
dengan mandiri ,kemudia shi menutup telponnya. shi menghembuskan nafasnya ,seolah olah mengeluarkan rasa sedih dan sesak di dalam hatinya.
.
.
__ADS_1
.
Selamat membaca 😊😉