
pernahkah kalian bersiul tiba2 ada yang membalas siulan kalian saat kalian mencari ternyata tidak ada satu pun orang itulah yang ku alami dulu saat masih belajar siulan, saya akan ceritakan kejadian yang saya alami dulu.
dulu saat saya masih SMP saya sering mendengar teman2ku bersiul bahkan sampe ada yang bisa bersenandung dengan siulannya,saya yang penasaran pun mencoba ternyata susah saya yang baru belajar bersiul bukan suara yang keluar malah air ludah yang keluar pernah sekali, temanku melihat saya belajar siul,sebut saja nama temanku 'Yayan', mungkin karena rasa lucu melihatku yang belajar siul diapun menghampiri ku diapun bertanya kesaya:one kamu loh siul bukannya keluar suara malah keluar ludah.
__ADS_1
saya yang saat itu pun malu gak bisa membantahnya, dan temanku Yayan mungkin karena rasa kasihan dan rasa bersalah karena menggangguku dia pun mau mengajariku bersiul,saya saat itupun senang bagaimana tidak senang orang yang bisa bersenandung menggunakan siulannya dan bahkan banyak cewek yang menyukainya mau mengajariku bersiul,saya langsung berpikir mungkin kali saya sudah jago bersiul saya bisa menggaet cewek dengan senandung siulanku,akhirnya dia mengajariku tapi tiba2 lonceng berbunyi, diapun bilang: one nanti pas pulang sekolah saya kerumahmu nanti saya ajarin.
saya hanya bisa mengangguk setuju saja, dan setelah sekolah berakhir saya dan Yayan pulang bersama menuju rumahku,dia mengajariku bersiul namun tetap masih susah dia hanya bisa terpingkal2 sambil tertawa terus2an meliahatku, tidak lama ternyata berhasil tapi suara siulanku masih pelan 'yayan' pun menyuruhku mengambil nafas panjang dan sedikit monyongin bibirku supaya suara siulanku lebih keras, saat itu pun saya berinisiatif untuk membalas 'yayan' karena sudah menertawaiku, dia pas berada didepanku saya mengikuti instruksinya dan sayapun mulai bersiul namun saya sengaja mengumpulkan ludahku sedikit banyak jadi alhasil bukan suara siulan yang keluar melainkan ludahku yang berhamburan diwajahnya, saya yang melihat ekspresi wajah lucunya yang terkena ludahku pun tertawa terbahak bahak, 'yayan' pun lari kekamar mandi dan mencuci mukanya,pas saat dia kembali ke arahku dia langsung memarahiku tapi saya hanya bisa tertawa saja mungkin karena dia juga merasa lucu melihatku tertawa diapun ikut tertawa,akhirnya kami 'yayan' melanjutkan mengajariku bersiul. menjelang beberapa hari akhirnya pun saya berhasil, saya yang senang karena berhasil bersiul seharian saya hanya bersiul sampe mulutku keram.saat hari Minggu saya yang bingung gak tau ngapa2in saya akhirnya pergi memancing disebuah sungai, banyak orang yang bilang disungai itu banyak ikan besar tapi ada buayanya juga sudah banyak yang meninggal entah karena hanyut atau menghilang dan tidak ditemukan tubuhnya jadi banyak warga setempat berpikir mungkin karena ada buaya yang memakan mereka, tapi karena saya yang bingung tidak tau mau ngapa2in akhirnya kesungai itu untuk memancing,sungainya cukup jauh dan harus melewatis kebunnya orang dan hutan kecil, saya akhirnya sudah sampe saya parkirin motor saya dikebunnya orang kebetulan ada pemiliknya saya pun sekalian menitipkannya dia pun setuju, diapun bertanya saya darimana?, dan saya menjelaskannya dan tidak ku sangka dia ternyata teman bapakku saya pun tambah yakin untuk menitipkan motorku kepadanya, saat saya mau jalan kesungai dia memberikanku buah salak dan pisang buat cemilan nanti disungai diapun menyuruhku berhati hati juga terhadap biaya, saya hanya bisa mengangguk saja, saya pun berjalan sambil bersiul-siul tiba2 ada terdengar suara siulan lain dari jauh saya awalnya takut karena saya tengok kanan tengok kiri tengah kebelakan tengok keata tengak kebawah Gak ada siapapun, tapi saya hanya bisa positif thinking mungkin orang yang membalas siulanku agak jauh, saya pun melanjutkan perjalananku akhirnya sampai disungainya saya langsung mengeluarkan pancingan saya dan langsung mulai memancing karena cukup lama dan tidak mendapatkan ikan saya mulai makan buah yang diberikan oleh teman bapakku, karena rasa bosan akhirnya saya ikat pancingan saya dipohon yang dekat sungai dan mulai jalan2 berkeliling sambil bersiul saya yang bingung bicara dalam hati" kenapa gak ada orang padahal hari Minggu seharunya rame kenapa malah gak ada satupun orang", saya yang berjalan jalan terus sambil bersiul tiba2 terdengar suara siulan dari jauh lagi saya yg penasaran mulai ikuti suara siulan itu sambil bersiul,saat itu saya melihat orang sambil duduk sambil pegang pancingan anehnya baju dan celananya basah,saya pun menyapa dari belakangnya tapi tidak dijawab saya ajak ngobrol pun tidak di jawab akhirnya saya pergi karena gak dianggap saya yang pergi kembali kearah pancingan sambil bersiul terdengar suara siulan itu lagi saya hanya bisa berpikir mungkin dari om tadi, saya mulai merasa aneh saat memikirkan orang tadi kenapa sekujur tubuhnya basah semua dan saya pun melihat lengannya sangat pucat seperti habis lama berendam di air, tanpa sadar saya sudah sampe di pancinganku dan saat saya lihat jam ternyata sudah jam 5 sore saya yang mau gulung pancinganku tiba2 terasa seperti pancinganku ada ikan yang makan saya tiba2 semangat utk menggulung pancinganku,ternyata hanya baju yang nyangkut di pancinganku saya gulung lagi pancinganku dan utk mengambil baju yang nyangkut dipancinganku, saat saya lihat dengan seksama ternyata baju itu mirip sekali dengan baju yang orang itu pakai bahkan sobekan di baju bagian belakangnya betul2 mirip saya pun mulai menyimpan pancinganku dan mulai berlari tiba2 terdengar suara siulan itu,saya semakin ketakutan saya yg sambil ketakutan menengok kearah belakang benar saja ada orang tadi, sayapun tambah kecepatan lariku saat menengok kebelakang bukannya semakin jauh malah semakin dekat saya pun berpikir "itu pasti setan bukan manusia" saya yang ketakutan pun berlari sekencang mungkin sambil teriak minta tolong saat itu sudah dekat dengan kebun temannya bapakku tapi tiba2 terdengar siulan dan kali ini terdengar jelas seakan akan yang bersiul itu berada disampingku saya hanya bisa pejamkan mataku sambil lari dan pasrah kalo saya bakal mati tiba2 saya nabrak dan langsung jatuh saya hanya bisa pejamkan mataku sambil teriak "jangan dekat2 atau saya berdoa", saya hanya bisa pejamkan mataku karena ketakutan tiba terdengar suara memanggil namaku "nak one" akhirnya saya membuka mataku dan melihat teman bapakku diapun bertanya, saya pun menjelaskan semuanya, dan teman bapakku pun bercerita ke saya: sebenarnya kamu salah jangan bersiul kalo tempat yang sepi apa lagi kalo dihutan atau dikuburkan itu pamali, dan sebenarnya beberapa hari yang lalu ada yang meninggal ciri2nya sama dengan yang kamu sebutin dan jasadnya belum ditemukan.
__ADS_1
teman bapakku pun minta tolong kesaya untuk mengantarnya ketempat saya melihat mahkluk halus itu,saya hanya bisa beranikan diriku dan mengantar teman bapakku, saat sampe saya gak tau apa yang teman bapakku bicarakan karena menggunakan bahasa daerahnya sambil berdoa, saat teman bapakku sudah selesai diapun memegangi dan kamipun kembali anehnya perjalanan pulang itu saya terus mendengar suara ketawa dan siulan saat saya tengok2 gak ada siapapun selain saya dan teman bapakku saat saya tanya keteman bapakku dia hanya menyuruhku untuk jangan tengok2 dan menghiraukan suara2 yang kudengar,entah kenapa saat sampe dipondok kebun saya duduk dan sayapun keringat dingin saya melihat semuanya seakan akan macam ada hawa tidak enak tiba2 teman bapakku memegang kepalaku dan memberiku air minum dan betul saja tiba2 saya merasa seperti normal tidak terlalu ketakutan dan pandanganku yang buram bisa melihat dengan jelas lagi, teman bapakku pun memberitauku : one kamu tadi masih diikutin dan sedang digangguin mangkanya kamu keringat dingin dan kamu merasa semua yang kamu lihat itu menyeramkan.
saya yang gak habis pikir hanya karena siul2 dihutan malah di gangguin mahkluk halus saya pun melihat jam ternyata sudah jam 7 kurang, saya pun pamit pulang keteman bapakku,selama perjalanan pulang saya hanya bisa diam dan tidak berani tengok kanan kiri lagi, saat sampe dirumahku, sayapun bercerita ke orangtuaku dan mereka pun menegurku untuk tidak bersiul ditempat sepi dan ditempat angker lagi.
__ADS_1