
sontak saja gadis itu terkejut, bagaimana tidak? hewan itu muncul tepat di depan mukanya.
hewan itu termasuk dalam hewan sakral legendaris yang mana hewan itu banyak sekali yang mengincar nya. entah mau dijadikan hewan kontrak atau hanya ingin mengambil inti kekuatan hewan tersebut yang mana jika inti tersebut dikonsumsi dapat membuat orang yang mengkonsumsi nya dapat hidup abadi dan juga mempunyai kekuatan yang luar biasa.
"yang mulia" ucap hewan itu.
gadis itu yang awalnya terkejut seketika tersadar ketika ada yang memanggil nya.
"kau tahu, kau membuat ku terkejut" ucap gadis itu ketika tersadar dari keterkejutan nya.
"maaf yang mulia" ucap hewan itu meminta maaf.
"baik lah baik lah. jadi apa kau hewan kontrak ku?"
"benar yang mulia"
"siapa nama mu?"
"nama hamba rexie yang mulia"
"apa kau tahu siapa aku?"
"yang mulia adalah dewi kehidupan"
"baiklah, apa kau tahu siapa nama ku?"
"nama yang mulia adalah dewi kehidupan Ellena Beatrice" jawab rexie.
"oh ya kita sekarang sedang berada di mana?"
__ADS_1
"sekarang kita berada di perbatasan antara dunia atas dan dunia tengah"
"apa kau tahu caranya kita keluar dari sini?" tanya Ellena.
"yang mulia hanya perlu membayangkan tempat yang ingin yang mulia tuju. tapi sebelum itu, yang mulia harus mengambil pedang dewi teratai"
"baiklah, apa kau tahu tempat nya dimana?"
"silahkan ikuti saya yang mulia"
setelah itu Ellena segera naik ke punggung si rubah atau rexie. sampai akhirnya mereka tiba di sebuah air terjun yang begitu indah.
Ellena yang melihat itu terperangah dengan keindahan air terjun tersebut.
sampai akhirnya sebuah suara menyadarkan nya.
"yang mulia mari ikuti saya" ujar rexie
sampai akhirnya ellena kembali dibuat terkejut, bagaimana tidak? ternyata di balik air terjun itu terdapat goa yang sangat indah.
di dalam goa tersebut ia melihat pemandangan yang sangat indah dah dimana terdapat sebuah kolam yang dipenuhi teratai dan diatas nya terdapat sebuah jembatan.
tak hanya disitu ia kembali di buat terkejut ketika melihat sebuah pedang yang tertancap di atas teratai yang berada tepat di tengah tengah kolam.
"yang mulia anda harus mengambil pedang tersebut" ujar rexie.
"bagaimana caranya?"
__ADS_1
"yang mulia hanya perlu berjalan diatas kolam tersebut" jelas nya.
"apakah aku tak akan terjatuh?"
"tidak akan yang mulia"
"baiklah" saat itu juga Ellena melangkahkan kakinya ke atas kolam, seperkian detik kemudian ia terkejut kala kakinya berada tepat diatas air.
langsung saja ia berjalan menuju pedang tersebut, ketika ia memegang gagang pedang tersebut tak sengaja tangan nya tergores oleh pegangan pedang tersebut.
ketika darah nya keluar dari jarinya, pedang tersebut seakan menghisap darah yang keluar dari jarinya.
langsung saja ia mengambil pedang tersebut, akan tetapi teratai tempat pedang tersebut tertancap seketika mengeluarkan cahaya yang begitu menyilaukan.
saat ia menutup mata nya muncul tanda teratai di antara kedua alis nya, yang menandakan bahwa ia pemilik pedang dewi teratai tersebut.
langsung saja ia berjalan ke tepi danau tempat dan rexie yang dari tadi duduk sambil menunggu, langsung terbangun ketika Ellena menghampirinya.
"yang mulia anda harus ber kultivasi terlebih dahulu untuk memulihkan kekuatan anda" ucap rexie.
"baiklah, tapi aku harus ber kultivasi dimana?"
"yang mulia bisa ber kultivasi di ruang dimensi"
"bagaimana caranya aku masuk?"
"yang mulia hanya perlu mengucapkan kata masuk"
seketika saja ia sudah berada di dalam ruang dimensinya.
__ADS_1
▼・ᴥ・▼
TBC