Second Journey

Second Journey
Bab 8


__ADS_3

setelah selesai makan ia segera pergi bersama Cloe ke hutan levena, hutan levena walaupun memang terlihat indah dan dari luar dan tampak tidak menyeramkan akan tetapi hutan levena lebih seram dari hutan erzona. hutan levena terdapat bayak sekali spirit beast tingkat tinggi, berbeda dengan hutan erzona. di dalam hutan hutan erzona terdapat banyak sekali tanaman tanaman herbal yang langka akan tetapi susah sekali jika di ambil. meskipun begitu hutan erzona juga seram.


sesampainya di dalam hutan levena, ia dan Cloe mendengar suara pedang dari arah barat. karena rasa penasaran nya yang tinggi, ia mengajak Cloe ke arah barat itu dengan cara menarik nya.


Cloe yang terkejut ketika tiba tiba tubuh nya ditarik, memandang ke arah siapa yang menarik nya. ketika mengetahui nya kalau Ellena yang menarik nya. ia berkata dengan keras nya karena mereka sedang ber lompat lompat diatas pohon dan tidak bisa mendengar dengan jelas kalau suara nya kecil karena hembusan angin yang kencang.


"kakak, apa yang kakak lakukan? kenapa kakak menarik ku dengan begitu kuat" tanya nya dengan suara yang keras.


"tidak apa apa. aku menarik mu karena penasaran dengan apa yang sedang terjadi dari arah barat itu" jawab nya dengan tak kalah keras nya.


"memang nya apa yang kakak dengar dari arah barat itu?" tanya nya lagi.


"aku mendengar seperti ada perkelahian dari arah sana" ujarnya sambil memujuk ke arah barat tersebut.


setelah percakapan itu mereka tak mengeluarkan suara kembali. hingga akhirnya ia dan Cloe sampai di sana, saat disana ia melihat sekelompok orang dengan jubah hitam seperti pembunuh bayaran sedang melawan 4 orang seperti seorang bangsawan. menurut nya 2 diantaranya seperti pengawalnya.


ia hanya memandang datar ke arah mereka sambil duduk di salah satu dahan pohon yang ada disana bersama Cloe. entah kapan ia tiba tiba saja sudah berada di atas dahan pohon itu.


sampai akhirnya ia melihat jika 4 orang itu sudah tak sanggup melawan sekelompok pembunuh bayaran itu, karena bosan ia segera saja turun dari dahan pohon itu dengan anggun nya. sontak saja mereka semua terkejut melihat kedatangan Ellena yang tiba tiba. bagaimana tidak?


mereka sama sekali tak merasakan keberadaan aura gadis itu. dan itu membuat mereka semua waspada. "siapakah tuan itu?" batin nya semua nya.


mereka gak tau yaa kalau Ellena itu cewek soalnya pakai pakaian cowok makanya dikira tuan muda oleh mereka.


setelah mendarat dengan mulus ia bersyarat yang membuat orang memperhatikan mereka seketika terkejut dengan suaranya.


"ekhem, apa yang sedang terjadi disini?" tanya nya. akan tetapi pertanyaan tak di gubris oleh mereka semua.


tak mendapat jawaban ia segera saja menyerang salah satu pria berbaju hitam yang ia yakini jika pria itu adalah pembunuh bayaran. semua orang tak menyadari gerakan nya yang cepat itu hingga pria tadi berteriak kesakitan.


semua orang menoleh ke arah pria berbaju hitam itu dan seketika membulatkan matanya dengan mulut yang terbuka lebar. mereka semua sangat terkejut melihat pria berbaju hitam itu kepalanya sudah terpisah dari tubuh nya.


karena apa mereka semua sangat terkejut? ya karena dari awal mereka sudah tak menyadari aura Ellena, kemudian dia menyerang pria berbaju hitam itu dengan kecepatan yang sangat luar biasa dan mereka tidak ada yang menyadari nya satu pun. memang benar benar luar biasa bukan kekuatan Ellena. padahal ia hanya mengeluarkan kekuatan nya tak sampai seper empat.


setelah menyadari dari keterkejutan nya, semua pria berbaju hitam itu segera mencari Ellena yang ternyata saat ini sedang asik asik nya duduk di atas dahan pohon. melihat itu segera saja pria yang ia yakini jika itu ketua nya berteriak kesal kepadanya karena salah satu anggota nya terbunuh dengan mengenaskan.


"apa yang kau lakukan haa? mengapa kau menyerang salah satu anggota ku" orang itu berteriak keras sambil menunjuk ke arah Ellena duduk.


Ellena tak menjawab membuat orang itu sangat kesal karena pertanyaan tak di jawab. segera saja ia memerintahkan anak buah nya untuk menyerang Ellena.

__ADS_1


mendengar itu Ellena semakin bersemangat untuk melawan mereka semua. yaa itung itung pemanasan badan, pikir nya.


orang orang berbaju hitam itu segera saja maju untuk menyerang Ellena, melihat itu Ellena hanya santai saja menghadapai mereka semua dan mereka pikir kalu Ellena itu takut makanya ia hanya diam saja, padahal kan enggak. hingga akhirnya mereka semua telah dekat dengan tempat Ellena. Ellena langsung mengeluarkan pedang teratai dewi nya. mereka semua terkejut karena melihat pedang itu. pasalnya pedang itu hanya ada satu dan tidak ada yang tau keberadaan nya dari 1000 tahun yang lalu.


ya awalnya pedang tesebut memang milik dewi kehidupan atau milik Ellena sendiri akan tetapi ketika ia tersegel dalam gua itu, pedang tersebut juga akan ikut tersegel.


walaupun memang pedang itu awalnya milik Ellena dan sudah terikat kontrak antara dia dan pedang itu, tapi jika pemilik nya mendapat kan sebuah hukuman seperti Ellena itu maka kontrak antara pedang itu dan dirinya terputus. oleh sebab itu dia mengikat kontrak lagi dengan nya, dan selama itu pula tak ada orang yang bisa mencintai kontrak dengan pedang dewi teratai karena pedang itu masih menunggu tuan lamanya.


melihat itu ketua pembunuh bayaran itu menerka merka siapa dia karena memiliki pedang dewi teratai. karena ia yakini jika pemilik pedang tersebut bukan lah orang biasa.


akan tetapi tetap saja mereka semua yaitu anak buah nya tetap menyerang Ellena, walaupun sudah diingatkan agar mundur karena tak mau mencari masalah dengan pemilik pedang tersebut.


mereka semua menyerang Ellena dengan btrutal, dan Ellena hanya menghindar tanpa berniat membalas. karena menurut dia itu hanya buang buang tenaga saja.


melihat itu mereka merasa tak terima karena Ellena hanya menghindar hingga salah satu dari mereka berteriak karena kesal.


"apa yang kau lakukan haa? apa kau takut makanya dari tadi menghindar" remeh salah satu dari mereka mengejek Ellena. Ellena yang mendengar itu hanya menganggap angin lalu saja.


karena Ellena yang sudah merasa bosan maka ia berfikir untuk segera menghabisi mereka semua. dengan sekali tebasan kepala mereka semua sudah twrgelinding dari badan nya. melihat itu ketua kelompok itu merasa gemetar dan bersusun meminta ampun. pasalnya awalnya ia buak begini niat nya. ia hanya ingin mencari uang untuk mengobati istri nya yang sedang sakit.


dan empat orang tadi melihat itu sangat terkejut, pasalnya tadi mereka melawan pembunuh bayaran itu sangat merasa kewalahan dan tuan ini hanya sekali tebas langsung membunuh mereka semua.


"mohon ampuni saya nona" mohon nya yang masih bersujud di hadapan Ellena. Ellena yang tak suka jika ada yang bersujud di hadapan nya segera saja membantu ketua itu untuk berdiri.


"apa yang kau lakukan? jangan bersujud di hadapan ku" ucap Ellena membantu ketua kelompok itu bangun dari sujudnya.


"aku tahu mengapa kau melakukan pekerjaan ini" tambah Ellena membuat ketua kelompok itu menyergitkan dahinya tanah tak mengerti ucapan Ellena.


"kau melakukan ini karena istri butuh obat untuk menyembuhkan penyakitan nya" lanjut nya membuat ketua kelompok itu terkejut.


'bagaimana bisa tahu' pikir nya. akan tetapi ia segera bertanya mengapa tuan ini mengetahui tujuan nya.


"bagaimana tuan bisa tahu?" tanya nya penasaran.


"kau tak perlu tahu aku tau darimana" jawab Ellena dan mengeluarkan pil yang tadi sempat ia keluarkan dari dalam ruang dimensinya dan memeberikan nya pada ketua kelompok itu.


ketua kelompok itu tak tahu apa yang di berikan Ellena dan lantas ia bertanya karena penasaran.


"tuan apa yang kau berikan kepadaku" tanya nya menatap botol pil itu.

__ADS_1


"itu pil obat untuk menyembuhkan penyakit istrimu" jawab Ellena mebuat ketua kelompok itu terharu. segera saja ia membuka penutup botol pil itu, ketika terbuka tercium lah aroma pil obat uang mebuat ia sangat terkejut lantaran pil obat ini sangat langka karena mencapai level 4.


"tuan apa kah tuan serius ingin memberikan ini pada hamba" tanya nya dan hanya dapat anggukan dari Ellena.


melihat anggukan itu ia segera saja bersujud sambil mengucapkan Terima kasih.


setelah itu ia menghampiri 4 pemuda tadi. melihat itu 4 pemuda tadi berjaga jaga menatap waspada ke arah Ellena.


"apa yang kalian lakukan di hutan ini?" tanya Ellena ketika sampai di hadapan mereka ber empat.


salah satu dari mereka yang memakai pajakan biru menjawab pertanyaan Ellena "emm tuan kami sedang mencari bunga blue fairy lotus tapi ketika kami sedang mencarinya tiba tiba saja sekelompok pembunuh bayaran tadi menghampiri kami"


"aku bisa saja memberikan bunga blue fairy lotus, tapi aku akan bertanya sesuatu pada kalian" ujar Ellena yang dari tadi memperhatikan mereka ber empat.


"apa yang ingin kau tanyakan tuan" ucap salah pria barbaju hijau.


"sebum nya aku ingin bertanya siapa kalian dan darimana kalian berasal, jika kalian menjawab dengan jujur aku akan memberikan bunga blue fairy lotus" ucap Ellena.


"mohon maafkan kami tuan, sebelum nya perkenalkan saya pengawal utusan kekaisaran Eristral nama saya Zafran" ujar pria berbaju biru yang tadi menjawab pertanyaan .


"dan saya jenderal cailon dari Kekaisaran Eristral" ucap pria baju hijau tadi.


"saya panglima perang, nama saya Aaron" lanjut pria berbaju hitam.


"dan saya pengawal pribadi kaisar, nama saya joe" ucap pria berbaju kuning.


"baik lah karena kalian sudah menjawab pertanyaan saya, akan saya berikan bunga itu dan juga untuk apa kalian mencari bunga blue fairy lotus" ucap Ellena.


"kami mencari bunga itu karena yang mulia putri sedang sakit dan membutuhkan bunga itu" ucap jenderal cailon menjawab pertanyaan Ellena.


"baik lah jika begitu, ambil lah ini" ujar nya sambil memberikan bunga itu pada jenderal cailon. dengan senang hati jenderal menerimanya.


"baik lah karena pekerjaan ku sudah selesai aku akan pergi dari sini" ucap Ellena hendak berbalik tapi di hentikan dengan suara seseorang.


"Terima kasih tuan" ujar mereka semua dan hanya di balas dengan deheman saja.


setelah itu Ellena segera melesat pergi ke arah hutan levena. mereka hanya menatap kagum dengan kecepatan Ellenadan segera saja anggota kekasiran tadi juga segera pergi dari hutan itu dan melesat dengan cepat.


▼・ᴥ・▼

__ADS_1


TBC


__ADS_2