
hari hari berlalu seperti biasa nya..
putri sudah mulai semangat menjalani hari nya lagi..
hubungan putri dan bayu pun mulai membaik lagi.
semakin dekat dan semakin romantis. bayu yang sekarang lebih sering menghabiskan waktu bersama putri.
hari ini libur. putri tidak berangkat ke kampus
bayu tadi mengirim pesan agar putri besiap dan dia akan mengajak putri jalan hari ini.
setelah bersiap putri menunggu bayu di teras depan rumah nya.
tak lama bayu datang dan mengajak putri untuk masuk ke mobil nya.
karna orang tua putri tidak ada di rumah jadi dia tidak harus berpamit dan meminta ijin lagi.
seoanjang perjalanan putri dan bayu bercerita kegiatan mereka.
putri yang menceritakan ke giatan nya di kampus dan bayu juga begitu.
meakipun putri berusaha untuk melupakan adit. tapi dia tidak bisa melupakan nya.
berusaha keras untuk tidak mengingat adit dan fokus oada bayu selalu putri lakukan dan pada ahir nya tidak bisa.
putri selalu mengingat adit.
putri sayang sama adit.
kenapa yah dit.. gue gak bisa lupain loe. gue selalu inget sama loe. padahal gue sekarang barang sama bayu tapi gue gak bisa lupain loe dit.. gue sayang sama loe..
bahagia selalu di sana yah dit.
ucap putri dalam hati.
bayu yang merasa perubahan putri yang tiba tiba berubah murung dan pendiam.
bayu menggenggam tangan putri mencium jemari lentik kekasih nya itu
" kamu kenapa de?? sakit?? muka kamu oucet banget loh de.."
" gapapa ko ka.. aku baik. aku sehat gak sakit."
" yaudah jangan ngelamun lagi yah."
" iyah.."
" kalo kamu ngerasa gak nyaman bilang aja yah.."
perhatian bayu yang seperti itu membuat putri merasa bersalah.
dia hanya bisa tersenyum menanggapi perkataan bayu.
selama perjalanan yang tersisa mereka hanya diem membisu dengan pikiran masing masing.
tiba tiba putri merasa kepala nya pusing. perut nya mual.
awal nya dia tahan tapi semakin dia tahan semakin lama tidak tertahan..
" ka beretni di depan sebentar yah.."
" mau ngapain de.."
" aku mual.. pengen muntah."
bayu yang mendengar itu sontak menginjak rem mobip nya.
__ADS_1
putri turun dari mobil dan berjongkok di pinggir jalan. dia merasakan perut nya yang tak enak dan mual. kepala nya yang pusing dan berkunang kunang.
bayu menyusul putri turun dan memijat tengkuak leher dan punggung putri dengan khawatir.
setelah merasa lebih baik putri masuk kedalam mobil dan di oaoah oleh bayu.
putri duduk dan menyenderkan keoala nya sambil memejam kan matanya.
bayu yang melihat itu merasa semakin khawatir.
" kita pulang aja yah de.. kaya nya kamu gak sehat deh.. apa mau ke rumah sakit aja."
" gak usah ka.. kita lanjutin aja. aku gapapa ko.. istirahat bentar juga tar baikan ko."
" beneran gapapa de.."
" iyah gappa ko ka.."
putri memejam kan matanya kembali dan bayu pun fokus dengan jalanan di depan nya.
sesekali bayu melirik putri yang memejamkan matanya.
masih terlihat jelas raut wajah khawatir.
tak berapa lama bayu membangunkan putri dan mengajak putri turun.
hari ini dia mengajak putri ke taman wisata.
putri terbangun dan mulai merasakan pusing di kepala nya mulai menghilang.
putri turun dari dan mengikutin bayu masuk ke arena bermain itu.
lama berjalan putri merasakan kepala nya semakin pusing. dia memegangi kepala nya yang terasa berat.
adit yang melihat itu memberentikan langkah nya.
putri mengangguk dan mengikuti bayu yang memapah nya untuk duduk di bangku panjang yang ada di sana.
putri yang merasakan badan nya tidak enak tidak mampu mengatakan apa apa karna terlalu pusing yang dia rasakan.
" aku beliin kamu minum dulu yah di sana de.."
pitri menjawab dengan anggukan.
bayu berjalan menjauhi putri dan menuju penjualan minuman.
tak berapa lama bayu kembali membawakan putri air mineral.
" minum dulu de.."
putri meminum air itu tapi atah kenapa dia malah merasa mual dan ingin muntah lagi.
putri berjongkok dan mentah lagi mengeluarkan isi dalam perut nya.
bayu yang melihat itu semakin khawatir melihat keadaan putri.
putri berdiri dan memegangi kepala nya yang pusing.
dan tak lama.
Bruk..
Putri ambruk. bayu reflek dan menahan tubuh putri agar tida jatuh ke tanah.
bayu langsung mengangkat tubuh putri masuk kedalam mobil.
bayu mejalan kan mobil nya menuju rumah sakit.
__ADS_1
selama di perjalanan bayu menggenggam tangan putri erat dan dia selalu berucap.
bangun dek.. kamu gappa kan de..
kaka takut.. bangun sayang.. bangun..
bertahan yah sayang..
tak butuh waktu lama bayu sudah sampai di parkiran rumah sakit.
segera bayu turun dan mengangkat tubuh putri lagi.. dengan cemas dia berlari masuk ke dalam ruang UGD.
dokter.. dokter.. dokter cepet tolong pacar saya dok.. cepat dok
suster yang melihat dan mendengar teriakan bayu langsung berlari dan mendorong berangkar.
bayu menidurkan tubuh putri yang lemas muka nya yang pucat dan tidak sadarkan diri itu di atas berangkar.
suster mendorong dan bayu mengikuti nya.
bayu yang tidak di perbolehkan masuk ke dalam ruang perawatan menunggu di luar berjalan modar mandir karane merasa cemas akan ke adaan putri di dalam.
sekitar setengah jam dokter keluar dari ruangan itu.
dengan panik bayu mendekati dokter dan bertanya ke adaan putri.
" mari ikut ke ruangan saya.."
ucap dokter itu kepada bayu
bayu mengikuti dokter dari belakang.
sampai di depan runganan bayu di persipahkan masuk oleh dokter tersebut.
" silah kan duduk"
" iyah terimakasih dok."
" gimana keadaan pacar saya dok.?"
" pacar kamu hamil."
bayu yang mendengar itu merasa kaget bagaikan di sambar petir di siang bolong. dia bengong dan tak bisa mengeluarkan kata kata.
" a..aappaa dok..!! putri hhaa.. haamil.??"
dengan muka pucat dan kaget dia bertanya lagi. karna dia tidak percaya dengan apa yang di katakan oleh dokter itu.
" iyah.. dia hamil 4 minggu.."
kapan kalian terahil kali melakukan nya..
dasar anak muda jaman sekarang. segera pulang dan nikahi dia."
ucap dokter panjang lebar. dan itu membuat bayu semakin bingung. kacawau dan tak percaya.
dia bingung harus melakukan apa.
mana mungkin putri hamil.. dia hamil anak siapa. aku belum pernah melakukan nya dengan putri. sekali pun belum pernah.
pikiran bayu melayang entah ke mana.
dia kecewa. sakit hati dan tidak percaya dengan apa yang di kata kan oleh dokter itu.
pemanis aja yah..
__ADS_1