
hari ini bayu bertekat untuk mengatakan semua nya. dia berjanji akan bertanggung jawab dan menerima anak itu seperti anak nya sendiri. dia tidak mungkin tega melihat putri tersiksa sendiri.
seperti hari hari kemarin. hari ini bayu datang kerumah putri lagi.
sesampai nya di rumah putri dia mengajak bapak dan ibu putri bicara. dengan wajah serius orang tua putri yang mekihat itu oun bertanya tanya ada apa ini. ada masalah apa. mereka merasa bingung.
setelah lama terdiam. bayu menarik nafas adalam san menghembuskan perlahan untuk menetralkan detak jantung nya dan menguatkan hati nya sendiri.
" pak buk.. maaf saya mengganggu waktu istirahat bapak sama ibu. maksud saya datang ke sini, saya mau menyampaikan kabar penting.
.. saya mau menikahi putri bulan depan."
orang tua putri langsung menatap bayu kaget. bingung. mereka tidak menyangka. tapi merasa bahagia juga.
karna tidak ada jawaban dari orang tua putri adit melanjutkan kata katanya lagi..
" putri hamil anak saya pak buk.. maafkan saya pak.. saya tidak bisa menjaga putri. saya sudah kurang ajar dan tidak tau malu."
orang tua putri yang mendengar perkataan bayu merasa kaget. ibu putri langsung menitikan air mata. bapak putri bangkit dari duduk nya dan menapar bayu saat itu juga.
di marah murka. dan berteriak kepada bayu.
bayu hanya diam menerima kemarahaan dari orang tua putri. bayu hanya bisa menunduk dan memandang lantai.
putri yang berada di kamar berlari keluar karna dia mendengar ke ributan dari arah ruang tamu.
sesampai nya di sana putri di kagetkan dengan keadaan di sana. bayu yang hanya diam menunduk, bapak nya yang sudah berteriak memaki bayu. ibu nya yang hanya menangis sesegukan.
putri berjalan mandekat kepada orang tua nya..
" pak.. buk.."
panggil putri tengan lirih.
mereka yang ada di sana menengok ke sumber suara.
ibu nya menarik putri untuk duduk di kursi samping dia. memeluk putri erat sambil menangis.
putri yang mengerti dengan suasana di situ membalas pelukan ibu nya dan menangis di dekapan sang ibu.
ayah nya mendekati kedua perempuan kesayangan nya itu yang sedang menangis.
beliau ikut menangis juga sambil memeluk dua perempuan itu.
" bapak dosa apa di masalalu.. sehingga mendapatkan masalah seperti ini..
bapak salah apa.. bapak dosa apa.. kenapa anak kita seperti ini bu.. bapak harus gimana.."
mereka bertiga menangis lagi sambil berpelukan.
bayu yang melihat itu hanya diam tak mampu berbuat apa apa.
setelah beberapa saat mereka merasa lebih tenang.
bapak putri mulai memulai pembicaraan.
" kamu harus segera menikahi putri. saya tidak mau tau."
__ADS_1
" iyah pak besok saya akan membawa orang tua saya ke sini."
" bagus.. saya tunggu besok."
setelah mengatakan itu orang tua putri masuk ke dalam dan meninggalkan putri dengan bayu untuk saling berbicara.
bayu bangkit pindah duduk di samping putri.. putri yang masih menangis langsung memeluk bayu erat.
bayu membalas pelukan putri. mengelus punggung putri sayang untuk menenangkan putri.
" maafin aku yah ka.. maaf.. maaf aku nyusahin kaka.."
" udah yah jangan nagis lagi. udah gak usah mikirin itu lagi. aku bakal nikahin kamu.. kasian dede bayi nya.."
" iyah ka.. maaf yah ka.. makasih."
ucap putri lagi..
lama mereka berpelukan dan saling menengkan.
bayu ijin pulang ke pada orang tua putri dia berniat pulang ke rumah dan menemui orang tua nya. untuk meminta restu menikahi putri.
sepanjang jalan yang bayu rasakan kacau. pusing. dan bimbang.
dia tidak tau harus ngomong apa pada orang tua nya.
tak terasa dia sudah sampai di rumah nya, bayu turun dari mobil berjalan perlahan masuk ke dalam rumah.
sesampai nya di dalam rumah dia langsung menemui orang tua nya yang sedang duduk bersantai di ruang keluarga sambil menonton tv.
bayu duduk di kursi dedapan orang tua nya.
orang tua bayu yang awal nya fokos pada acara tv itu menengok ber samaan ke arah bayu.
" ada apa sih nak.." ucap ibu bayu
"aku mau nikah mah."
sontak perkataan bayu itu membuat orang tua nya kaget. bukan mereka tidak bahagia tapi mereka tidak menyangka anak nya itu akan menikah di usia muda.
" menikah.?? dengan siapa??"
petanyaan dari sang ayah
" iyah pah.. sama putri.."
" putri pacar kamu itu sayang.."
" iyah mah.."
" boleh kan mah.. pah.. "
" ada apa? kenapa kamu minta nikah secepat ini?? pasti ada sesuatu.."
ucap sang papah
" iyah pah.. putri hamil.."
__ADS_1
sontak itu membuat orang tua nya kaget.
berbeda dengan orang tua putri yang marah mendengar kabar itu orang tua nya malah bahagia mendengar kabar itu.
" beneran putri hamil nak.."
" iyah mah.." jawab bayu sambil menunduk takut.
" denar pah... kita akan punya cucu.. aku seneng banget pah.."
jawab mamah bayu yang membuat bayu kaget dan mendongakan pandangan nya.
sang papah menatap nya penuh senyum ke bahagian begitu juga dengan sang mamah.
ada apa ini.. pikir bayu. dia pikir orang tua nya akan marah dan akan memukul nya mungkin lebih parah lagi mengusir nya dari rumah.
tapi ternyata tidak seperti itu.. tidak seperti yang bayu pikir kan..
" ayok pah besok kita harus pergi kerumah orang tua putri.. mamah gak sabar mau punya mantu sama cucu.."
" iyah iyah besok kita ke rumah putri untuk melamar dan menentukan tanggal pernikahan mereka.. beritahu semua anggota keluarga kita mah.."
" siap boss.." jawab semangat sang mamah.
bayu menghela nafas lega mendengar orang tua nya bahagia dan begitu antusis mendengar kabar dari nya itu.
" kamu hebat nak.. ternyata kamu udah gede yah.. perasaan papah baru kemaren gendong kamu lagi bayi sekarang kamu udah bisa bikin bayi.. hahahhahahhahaha..."
ucap sang papah yang di iringi dengan tawa.
bayu tersenyum mendengar perkataan papah nya itu.
" sekarang kamu masuk kamar bersih bersih makan terus istirahat yah sayang.."
.. kamu gak boleh kecapean istirahat yang cukup ok sayang nya mamah.."
bayu mengangguk dan berjalan menuju kamar nya.
sampai di dalam kamar bayu duduk di pinggir ranjang.
awal nya bayu berpikir orang tua nya akan marah seperti orang tua putri bahkan lebih marah dari itu..
ternyata,, orang tua nya bahagia mendengar kabar itu.
bayu tersenyum mengingat itu.
gue bakal anggap anak itu kaya anak gue sendiri. gue janji.
bayu mengambil ponsel nya dalam saku celana.. mengitak pesan untuk putri.
bayu
dek.. besok aku sama keluarga datang kerumah kamu mau ngelamar dan nentuin tanggal pernikahan kita.
kami istirahat yah dek..
setelah itu bayu masuk ke kamar mandi untuk membersih kan tubuh nya.
__ADS_1