
20 tahun yang lalu marcell hanya lah remaja yang di kucilkan dia hidup dijalanan, marcell bisa makan jika dia bisa menjual barang-barang bekas yang kumpulkannya dari pinggiran jalan
awalnya dia tinggal panti asuhan tetapi karna keserakahan manusia yang tidak bermoral, kaparat itu menutup panti asuhan itu, dengan alasan ingin memperbesar usahanya.
tapi banyak orang yang tidak terima dengan keserakahan kaparat itu hingga kekerasan pun terjadi, banyak orang yang menjadi korban.
salah satunya marcell, marcel yang masih kecil itu tidak dapat bisa melarikan diri saat insiden dimana para manusia serakah itu menembaki ke arah anak-anak panti
marcell yang hanya kena balok kayu itu, marcell tidak apa-apa. segera orang dewasa membawa anak-anak panti itu menyingkir dari sana.
sekarang mereka tidak punya tempat tinggal
panti tinggal kenangan.
demi sesuap nasi dan keselamatan nyawa mereka semua pun berpencar dari tempat itu
tinggallah marcell seorang dia, dia bingung mau tinggal dimana, mau mengikuti siapa, memulai hidup darimana.
dia duduk sendiri sambil menangisi kehidupan kelamnya.
tiba-tiba ada anak kecil yang seumurannya memeluknya.
iya dialah ars, temannya dari panti itu.
marcell darimana aja kau? aku mencarimu
__ADS_1
ayoo pergi dari sini
kita mau kemana? taya marcell
ayolah yang penting kita bisa mencari makan dan melanjutkan hidup
hari terus di lalui marcell dan ars di jalanan
mereka tidur di kakilima rumah orang, kadang juga di bawah jembatan.
tapi ars dan marcell tidak meninggalkan pendidikannya.
mereka berdua bekerja keras demi kelanjutan hidup dan demi pendidikannya.
sepulang sekolah ars dan marcell akan menjual koran, dan mengumpulkan barang-barang bekas. kadang juga mereka jualan keliling, klo hujan mereka sering jadi ojek payung
sungguh tragis hidup mereka tapi mereka selalu semangat empat lima.
tiga tahun mereka sudah lalui semenjak kejadian dari panti itu, hidup mereka sekarang sudah sedikit lebih baik, mereka tidak tinggal di jalanan
sekarang marcell dan ars sudah meyewa kost kecil, dan mereka bisa sedikit bisa menabung untuk kebutuhan dan biaya melanjutkan sekolah menengah pertama
hari terus berganti, mereka sekarang sudah menduduki sekolah menegah pertama yang terkenal di kota itu, marcel dan ars satu sekolah dan satu ruangan, karna mereka selalu rajin belajar
dan mempunyai prestasi yang tinggi hingga mereka mendapatkan biaya sekolah gratis dan mendapatkan biaya kehidupan mereka
__ADS_1
walaupun begitu mereka tidak bermalas-malasan mereka juga selalu bekerja, dan berusaha untuk mengumpulkan uang.
apapun kerjanya di usia mereka yang masih sangat mudah mereka akan lakukan semampu tenaga mereka.
hingga suatu hari suatu kejadian yang tak terduga mengubah kehidupan mereka
setelah pulang sekolah mereka langsung pulang ke kost mereka dan makan, habis itu seperti biasanya marcell dan ars langsung pergi berjualan keliling dan mencari barang bekas
di tengah jalan yang sepi mereka melihat orang-orang sedang berkelahi dan menggunakan senjata tajam, karna mereka tidak pernah melihat senjata, mereka sangat ketakutan
hingga mereka bersembunyi di balik semak-semak. ars yang ketakutan ingin sekali meninggalkan tempat itu tapi marcell yang masih saja penasaran,
dia memilih untuk melihat orang-orang itu
yang ternyata mafia melawan musuhnya mafia juga
tanpa mereka sadari seorang anggota dari mafia itu menodong pistol ke kepalanya mereka
''apa yang kalian lakukan anak kecil disini''
marcell dan ars mengangkat tangannya di atas kepalanya sambil melirik orang yang menodong itu
apa ku katakan tadi sma mu marcell ''ayo kita pergi'' ini akibatnya kau terlalu keras kepala bisik ars kepada marcell
dengan segera mereka di bawa ke markas mafia itu
__ADS_1