
6 tahun sudah berlalu mereka berdua bergabung di dunia mafia, tidak sedikit siksaan yang mereka dapat, hingga mereka di bentuk menjadi manusia berdarah dingin
prinsip mereka membunuh dan terbunuh
mereka di bentuk jadi pemuda yang tangguh dan kuat fisik dan mentalnya juga di ubah
tetapi marcell yang cerdas seribu akal dia tetap waspada dia tetap mempertahankan pendidikannya bahkan uang sakunya dia menuntut agar naik pertahunnya
setiap enam bulan dia memindahkan uang tabungannya ke bank lain dan uang ars setengahnya juga di pindahkanya ke bank lain sebagai jaga-jaga jika mereka nanti di buang
michael yang melihat kerja keras dan kegigihan marcell dan ars menyetujui permintaan itu, bahkan michael menggangkap mereka berdua sebagai anaknya
walaupun michael membentuk mereka menjadi mafia, tetapi manusia tetaplah manusia yang mempunyai hati kecil ciptaan tuhan
diluar pelatihan dan dunia mafia michael selalu meluangkan waktunya bermain dengan marcell dan ars dan sering juga dia ajak untuk menghabiskan waktu weeked
michael menyayangi mereka seperti anaknya tapi dia juga tidak bertoleren jika sudah di dunia bawah tanah.
marcell memanfaatkan keadaan itu, dia membetuk dirinya menjadi lebih kuat menerima kasih sayang orang tua
kemana pun marcell ars akan ada, bahkan karena mereka berdua selalu bersama hingga mereka sedikit mirip, banyak orang mengatakan mereka kembar
waktu terus berlalu ars dan marcell sekarang sudah meyelesaikan sekolah menengah atas
marcell dan ars pergi ke ke ruangan michael dan membawa kertas ke lulusan mereka
__ADS_1
marcell mengetuk pintu ruangan itu dan masuk di ikuti ars dari belakang
ayahh...panggilnya pelan
''hmmm'' michael
ayahh kami sudah lulus dari sekolah dengan nilai yang tinggi kata marcell dan meyerahkan kertas kelulusan itu
michael mengambil kertas itu dan melihatnya tapi dia masih diam ntah apa yang dipikirkannya.
ayah.... rencana kami ingin melanjutkan pendidikan kami keluar negeri, kami mendapatkan beasiswa kesana'' ucap marcell pelan
tidak bisa pergi keluar negeri ucapnya dengan cepat.
tapi ayah ..... belum sempat marcell melanjutkan kalimatnya michael langsung berdiri.
ayah tidak bisa menghalangi pendidikanku, ayah sudah pernah berjanji itu
aku janji ayah akan tetap menjadi anggota salvatrucha devil dan membesarkan devil lebih kuat lagi ucap marcell dengan suara tegas
tapi michael tidak menghiraukannya diam tetap dalam pendiriannya, michael sebenarnya hanya tidak ingin di tinggalkan marcell dan ars yang sudah di anggap anaknya itu
dia sedih di tinggal pergi, dia sudah terbiasaya dengan wajah mereka
marcell yang tidak terima dengan penolakan michael langsung pergi dari rumah itu, dia pergi dengan membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi dan tidak tau mau kemana arahnya
__ADS_1
ars yang melihat sedari tadi hanya diam, dan dia langsung mengejar marcell dengan motornya.
satu jam marcell mengelilingi kota itu akhirnya dia berhenti di satu jembatan yang jarang dilalui orang
dia berdiri disana ntah apa yang di pikirkannya, sedangkan ars yang baru sampai langsung berlari ke arah marcell yang dikiranya ingin bunuh diri itu
padahal marcell hanya menenangkan hatinya yang kecewa, ars langsung memeluk marcell
marcell jangan bunuh diri, aku tidak tau harus berbuat apa jika kau bunuh diri, kalau kau ingin bunuh diri paling tidak ajaklah aku agar kita terus bersama'' kata ars yang menangis
siapa yang mau bunuh diri ars, udah ahh lepaskan pelukanmu nanti orang kita berbuat aneh-aneh
ars melepaskan pelukannya, jadi kau tidak akan bunuh dirikan? kau tidak meninggalkanku sendiri di dunia ini? pertanyaanya beruntutan
tidak ars, siapa mau bunuh diri coba pemikiranmu terlalu dangkal, aku hanya sedikit kecewa dengan ayah, padahal ayah telah berjanji tidak akan menghalangi pendidikan kita
marcell tidak apa-apa kita kuliah di kota ini asalkan kita bisa melanjutkan pendidikan kita dan kita terus bersama
ars kau tidak bisa mandiri, selalu ikut denganku kata marcell memicikkan matanya sebal
cell kau tau aku tidak punya siapa-siapa hanya kau saudaraku di dunia ini, ucapnya sendu
marcell diam tanpa mengubris perkataan arsya
setelah itu mereka kembali tetapi tidak kerumah mereka pergi ke panti asuhan yang di bangun marcell diam-diam untuk menampung anak-anak yang bernasip seperti dia dan di percayakan kepada ibu ani
__ADS_1
marcell ini kan panti asuhan ngapaen kesini taya ars
ini panti asuhan yang aku buat 6 tahun yang lalu, dari uang yang diberikan ayah dan ingat ars kau jangan pernah lupa bahwa kita berasal dari panti asuhan, ucap marcell dan langsung masuk ke dalam