
begitu sampai di dalam ivan langsung pergi ke sopa untuk beristirahat sementara Raysah pergi kekamar untuk berganti pakaian setelah berganti pakaian Raysah keluar
"ganti baju lu baru rebahan" Raysah menyuruh ivan untuk berganti pakaian
bukannya menjawab pertanyaan Raysah ivan justru mengeluh kepala nya sakit karena kejadian waktu di kantin sekolah
"kepala gue sakit gara gara lu jambak rambut gue"
"salah siapa lu yang mancing mancing gue" Raysah tidak Terima karena di salahkan
"udah gak usah lebay cuman rambut doang gue jambak belum juga gue banting lu"
"ckk bisa ga sih lu lembut dikit ke gue"
"kaga bisa"
"dasar iblis betina" sambil berjalan masuk ke dalam kamar
"apa.... "
bellum juga selesai berbicara tiba tiba handphone ivan berbunyi Drtt Drtt Drtt
Raysah pun yang melihat handphone berbunyi langsung mengambil handphone tersebut dan mengangkat panggilan tersebut
"halo mah" jawab Raysahsa setelah mengangkat panggilan tersebut
"eh Raysah ivan nya kemana sayang"
"ivan lagi ganti baju mah'
" oh begitu ya,, Sah ivan ga pernah macam macam sama kamu kan" tanya orang tersebut kepada Raysah
"ah engga ko mah ivan mana berani hehe" kekeh Raysah
"syukur lah mamah takut takut ivan berbuat macam macam Sama menantu kesayangan mamah ini,, kalau dia berbuat macam macam bilangin ke mamah ya"
"iya mah,, ngomong ngomong ada apa mamah telpon ivan.
" ohh iya mamah hampir lupa mamah cuman ngasih tau nanti malam kalian ke rumah mamah ya mamah mau ngajak kalian makan malam karena udah lama ga makan malam bersama semenjak kalian tinggal di apartemen " balasnya panjang lebar
"baik mah nanti aku sama ivan kerumah"
"yasudah cuman itu yang mau mamah sampaikan"
"iya mah"
panggilan pun di matikan lalu Raysah menyimpan kembali handphone ivan ke atas meja,, ivan pun sudah berganti baju dan langsung keluar kamar
__ADS_1
"mamah nyuruh kita nanti malam buat kerumah mamah untuk makan malam" begitu ivan keluar langsung memberi tahu bahwa mereka di ajak oleh mamah ivan untuk makan malam bersama ivan hanya menggunakan kepala nya lalu ia langsung rebahan di atas sopa sambil memainkan handphone nya dan Raysah masuk ke dalam kamar
..........
waktu menujukan pukul setengah 8 malam meraka sedang bersiap siap untuk pergi ke rumah orañg tua ivan
"udah siap" tanya ivan
"udah"
malam ini Raysah menggunakan dres berwarna hitam sedangkan ivan menggunakan jeans berwarna hitam di pasukan dengan hoodie berwarna hitam
setelah sampai di perkiraan ia berjalan ke parkiran mobil bukan ke parkiran mobil hal itu membuat Raysah mengernyitkan dahi nya
"loh ko ke parkiran mobil"heran Raysah
" terus lu mau naik motor dengan pakaian seperti itu"jawab ivan
"biasa aja kali lagian gue cuman nanya kaga usah ngegas gitu" Raysah tidak Terima dengan jawaban ivan ivan tidak menggubris ucapan Raysah karena ia males untuk berdebat dengan Raysah ia terus berjalan hingga tiba di hadapan sebuah mobil Lamborghini
begitu Raysah melihat mobil Lamborghini di depannya ia langsung memelolot kan matanya
"ini mobil siapa" tanya Raysah dengan mata melolot
"mobil gue lah" jawab ivan cuek
"ckk jangan bilang lu minta beliin ini sama papah mamah,, harusnya lu jangan selalu minta papah mamah lu itu harusnya udah belajar mandiri apalagi lu itu udah nikah jangan terus terusan jadi anak manja" oceh Raysah panjang lebar menyeramahi ivan
"udah cepet masuk keburu malam" lanjutnya
akhirnya Raysah pun masuk kedalam mobil selama perjalanan di dalam mobil tidak ada obrolan sedikit pun hanya hening hampir dua puluh lima menit mereka pun sudah sampai di kediaman orang tua ivan,,, Raysah dan ivan langsung turun dari mobil mereka langsung berjalan ke dalam rumah
begitu meraka masuk kedalam rumah mereka langsung di sambut oleh orang tua ivan
"akhirnya menantu mamah sudah datang' ucapnya sambil berjalan ke arah Raysah dan langsung memeluknya
" iya mah maaf ya Raysah telat"ucap Raysah sambil membalas pelukan sang mertua
sementara ivan yang berdiri di samping Raysah hanya memalingkan pandangannya dengan jengah
"yasudah yu kita langsung saja ke meja makan"
mereka pun akhirnya pergi menuju meja makan,, suasana di ruang makan tidak ada obrolan hanya ada suara dentingan sendok
setelah selesai makan malam mereka pun berpamitan untuk pulang karena waktu sudah larut malam
di tengah perjalanan Raysah melihat seorang pria paruh baya yang berjualan kacang rebus Raysah pun menyuruh ivan berhenti ivan pun berhenti Raysah ia pun meminggirkan mobilnya kedua nya pun turun dari mobil menghampiri penjual tersebut terihat dari jualannya belum ada yang beli
__ADS_1
Raysah pun bertanya kepada penjual tersebut
"pak berapa satu wadah nya"
"limabelas ribu neng" jawab penjual tersebut dengan sopan
'yaudah saya beli sepuluh ya pak"
"baik neng saya siapkan"
penjual tersebut pun menyiapkan pesanan Raysah dengan semangat karena ini adalah pelanggan pertama nya
"ini neng" sambil menyerah kan pesanan Raysah
Raysah pun mengambil pesanan nya dan menoleh ke arah ivan
"bayar"
tanpa menjawab ivan pun keluarkan lima lembar uang pecahan seratus ribuan dan memberikan nya kepada penjual tersebut
penjual yang melihat ivan menyodorkan uang yang banyak pun berbicara kepada ivan bahwa uangnya terlalu banyak
"maaf den ini uangnya kebanyakan"
"sudah ga papa pak anggap saja ini rejeki buat bapak" jawab ivan dengan sopan sebelum penjual itu menjawab Raysah sudah memotong
"udah ambil aja pak lagian ini udah malam mungkin ini rejeki buat bapaknya"
"baiklah dengan neng saya Terima uang ini sebelumnya saya ucapkan terimakasih"
"iya Pak sama sama kalau begitu kita permisi dulu pak" pamit ivan kepada penjual tersebut yang di balas angukan oleh penjual tersebut
begitu Raysah dan ivan masuk ke dalam mobil ivan langsung bertanya kepada Raysah
"lu mau habisin semuanya"
"ya enggak lah gue cuma mau satu bungkus saja sisa nya buat lu" jawab Raysah sambil memamkan kacang tersebut
"haaaaahh lu gila ya nyuruh gue ngabisin ini semua"
"udah gak usah bacot mubazir kalau dibuang" ucap Raysah dengan enteng ivan pun hanya mampu menghempulan napasnya karena menurut dia percuma membentang omongan Raysah
akhirnya mereka pun sudah sampai di apartemen mereka langsung masuk ke apartemen nya, begitu tiba di dalam ivan dan Raysah langsung masuk ke kamar
"sah lu ga kasian apa sama gue masa setiap hari gue harus tidur di sopa sii''keluh ivan karena ia harus tidur di sopa
" udah berisik masih mending gue suruh lu tidur di sopa dari pada gue suruh tidur di dapur mau lu"
__ADS_1
ivan pun tidak menjawab hanya pasrah menerima nasib nya, walau pun mereka sudah menikah tapi mereka belum pernah tidur bersama di atas kasur karena Raysah tidak mau jika tidur di kasur yang sama
meski ivan jagoan di sekolah nya tapi di hadapan ia tidak bisa berbuat apa apa.