Series Jagoan Di Sekolah

Series Jagoan Di Sekolah
Bab 5 perhatian ivan


__ADS_3

sepulang sekolah tidak seperti biasanya ivan yang selalu menunggu raysah namun kali ini ia tidak menunggu raysah entah apa sebab nya ia juga tidak tahu


pada saat ini ivan sedang berada di sebuah ruangan ia sedang memeriksa laporan pendapatan bulanan biasa nya ivan jarang datang ke showroom mobil nya karena orang kepercayaan nya yang selalu melaporkan pendapatan kepada ivan


namun berbeda kali ini ivan


langsung datang ke showroom miliknya untuk melihat langsung laporan nya bukan karena ivan tidak. mempercayai lagi orang orang nya tapi karena ivan males untuk pulang ke apartemen apa lagi ia harus bertemu dengan raysah sehingga ivan memutuskan untuk pergi ke showroom saja


sebernarnya ivan tidak tau kenapa ia tiba tiba kesal dengan raysah padahal raysah tidak melakukan kesalahan apa pun ivan terus memikirkan kenapa ia bisa begitu kesal


"apa gue bener bener cemburu ya sama raysah?,,,, eh nggak enggak ga mungkin gue cemburu sama dia,,tapiii kenapa rasanya dada gue sesak saat liat dia deket ama cowok lain ya"


ketika ivan tengah memikirkan tentang perasaan nya ia teringat dengan raysah karena hari ini ia meninggalkan raysah tidak menunggu nya untuk pulang bersama


ivan mengeluarkan handphone dari dalam saku celananya kemudian ia ingin menghubungi raysah dan menanyakan ia sudah pulang aatau belum namun niat itu ia urungkan karena gengsi.


di dalam rauangan ivan mondar mandir terus memikirkan raysah karena ia takut raysah sedang menunggu nya di tempat biasa


dengan niat yang sudah terkumpul akhirnya ia pun menghubungi raysah namun setalah beberapa kali di hubungi raysah tidak menjawab panggilan dari ivan,,, ivan pun mulai panik ia memutuskan untuk mencari raysah ke persimpangan sekolah karena di situ tempat ia atau raysah menunggu satu sama lain


baru saja tangan ivan menggengam gagang pintu ponsel nya berbunyi ia pun mengambil ponsel nya dan melihat siapa yang menghubungi nya ketika melihat layar ponsel nya ivan sedikit kecewa karena ia berharap yang menghubungkan nya itu raysah


akhirnya ivan menerima pangilan tersebut


"halo Li ada apa"


"gue cuman mau tanya sama elu tapi ini sedikit privasi"


"yaudah tanya aja"


"lu lagi berantem sama si raysah? "


"kenapa emang??? "


"ngga tadi pas gue balik gue liat bela di tempat biasa ia menunggu lu sendirian karena gue tau lu udah pergi akhirnya gue samperin pas gue samperin gue liat muka raysah agak pucet gitu"

__ADS_1


"haaahhh serius lu sekarang dimana raysah" tanya ivan sedikit panik karena mendengar kondisi raysah


"ckkk katanya ga punya perasaan apa apa tapi denger kondisi nya lu panik" goda Ali kepada ivan


"apa sih lu udah sekarang dimana raysah"


raysah udah gue anterin pulang kerumah nya"


"oh oke thanks Li"


la langsung mengakhiri panggilan nya tampa bersalam lama lama ivan langsung keluar dari showroom dengan sedikit berlari karena ia takut terjadi apa apa dengan raysah.


hanya butuh waktu sekitar setengah jam ivan pun sudah sampai di rumah orang tua nya raysah karena tadi Ali mengantarkan raysah kerumah nya bukan ke apartemen


ivan pun langsung bergegas masuk ia langsung naik menuju kelantai dua begitu tiba di lantai dua ivan melihat pembantu yang baru keluar dari kamar raysah


"eh den ivan " sapa pembantu tersebut


"iya bi raysah ada di dalam"


"ada den cuman non raysah seperti nya sedang kurang sehat'


"ini tadi nya bibi mau anterin makanan sama obat ini ke non raysah cuman non raysah engga mau dan nyuruh bibi buat bawa lagi makanan sama obat ini non raysah bilang ia ga papa" pembantu itu menjelaskan


"yasudah bi biar saya aja yang nyuruh raysah makan sama minum obat nya" sambil mengambil nampan yang di pegang oleh pembantu tersebut


"kalau begitu saya masuk kedalam ya bi,, bibi bisa kerjakan yang lain saja urusan raysah biar saya yang urus,, lanjutnya


pembantu itu pun menganguk dan pergi menuju dapur


sedangkan ivan berjalan masuk ke kamar raysah begitu tiba di kamar raysah ivan berjalan ke arah tempat tidur raysah ia melihat disana raysah tengah tertidur dengan tubuh yang di tutupi oleh selimut hanya bagian muka nya saja yang terlihat


ivan mencoba untuk membangunkan raysah karena ia tau raysah belum makan ia pun mengoyang goyangkan raysah


"" saah bangun dulu sah"""

__ADS_1


raysah yang mendengar ada orang yang membangun kan nya pun perlahan membuka mata saat melihat seseorang tengah duduk di samping tempat tidurnya ia pun sontak sedikit kaget


"siapa lu " tanya raysah


"ini gue ivan"


"ngapain ga boleh ya seorang suami masuk kamar istrinya? "


"dih siapa juga yang anggep lu suami gue"


ivan mendengar jawaban raysah sedikit ada rasa kecewa raysah yang melihat ekspresi ivan pun merasa tidak enak


"bu..bu.. bukan maksud gue gitu van"


"udah iya gue ngerti mending lu makan dulu nih terus minum obat setelah itu baru ku tidur lagi "


"gue ga kenapa napa ngapain harus minum obat lagian gue juga ga laper" jawab raysah


tanpa banyak omong ivan langsung menyodorkan sendok ke depan mulut raysah,, raysah yang melihat sendok sudah di depan mulutnya mau tidak mau menerima suapan dari ivan


ivan terus menyuapi raysah hingga makanan nya habis ia lanjut itu ia menyuruh raysah minum setelah itu ia menyuruh raysah minum obat selesai menyuapi dan memberi obat pada raysah ivan menyuruh raysah untuk istirahat


ia membantu raysah membaringkan tubuhnya kemudian ia menyelimuti raysah tidak sengaja kedua mata mereka saling memandang dan menyebabkan sebuah getaran di dada mereka masing-masing


"kenapa jantung gue"


"apa yang terjadi sama jantung gue"


ucap mereka dalam hati


sempet saling memandang selama beberapa detik ivan mengalihkan pandangan nya karena ia takut raysah mendengar detak jantung nya raysah juga memalingkan wajah yang sudah memerah


"udah lu istirahat dulu gua mau nganterin ini ke bawah dulu" ivan mulai bicara untuk meninggalkan kecanggungan diantara mereka raysah tidak menjawab ia terus memanglingkan wajah nya karena takut ivan melihat wajah nya yang memerah


karena tidak mendengar jawaban dari raysah ivan pun pergi untuk mengantarkan bekas makanan raysah ke bawah

__ADS_1


mendengar pintu sudah di tutup raysah pun menoleh dengan wajah yang masih memerah


"kenapa dia perhatian kaya gitu sih"" gerutu raysah dalam hati.....


__ADS_2