Seven Lives(The Empress'S True Love)

Seven Lives(The Empress'S True Love)
20


__ADS_3

"nona jendral besar ye dan saudara saudara nona telah kembali"ucap yun membuat ying hua bangun dari duduk nya


"apa"kaget ying hua


"bagaimana ini yang aku dengar dari orang orang ayah nya ying hua ini kejam"batin jenni


"bagaimana jika dia tahu bahwa aku bukan ying hua yang asli akankah aku mati menggenaskan lagi"ying hua kembali membatin


"ada apa nona "tanya yun khawatir ying hua gugup


"apa maksud nona "ucap yun merasa heran


"iya maksudku apakah hubungan ku dengan ayah ku baik baik saja"ucap ying hua gugup


"bagaimana saya harus menjelaskan nya yah nona sejak anda mengatakan mencintai putra mahkota fengying sejak saat itu anda menjauhi keluarga anda termasuk ayah nona "jelas yun membuat ying hua semakin gugup


"bagaimana aku nanti harus bersikap yah "batin jenni


"hamba memberi hormat pada putri ketujuh"ucap seorang pelayan yang tiba tiba masuk


"ada apa"tanya ying hua


"jendral besar ye telah menunggu anda ditaman istana "ucap pelayan itu lalu segera beranjak pergi

__ADS_1


"yun apakah penampilan ku sudah bagus"tanya ying hua


"ya nona anda terlihat cantik"puji yun


"baiklah mari kita menemui ayahku"kata ying hua berjalan dengan penuh ke gugupan di ikuti yun di belakang nya


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


sampailah ying hua di taman istana tampak laki laki paruh baya yang masih kelihatan gagah dan penuh wibawa sedang duduk sembari meminum teh dengan anggun nya


di sisi kanan nya berdiri dua orang pemuda tampan disisi kirinya berdiri dua orang pemuda yang tak kalah tampan nya


dan dihadapan jendral besar ye duduk seorang pemuda berambut perak memakai topeng yang juga tampan pasti nya


"siapa mereka"batin jenni


"omg apakah mereka saudara laki laki ying hua"jenni membatin


dengan perlahan ying hua mendekat ke arah jendral besar ye lalu menunduk memberi penghormatan


"ying'er memberi salam ayah"ucap ying hua sembari menunduk tanda penghormatan


"apakah begini sudah benar"batin jenni melirik ke arah jendral besar ye dengan raut wajah yang sulit diartikan

__ADS_1


"huhuhu putriku yang malang"kata jendral besar ye langsung memeluk ying hua erat hingga rasanya sesak nafas


"a a ay ayah"ucap ying hua terbata bata


"huhuhu maafkan ayah mu ini putriku ayo kita kembali ayah tidak akan memaksa mu menikah dengan pangeran ketujuh lagi huhu huhu"ucap jendral besar ye nangis bombay


"a ayah"kata ying hua


"ya putriku"saut jendral besar ye masih memeluk erat putri satu satu nya


"lepaskan"ujar ying hua yang disalah artikan oleh jendral besar ye


"tidak tidak huhuhu putri ku sudah mencampakkan ku huhu dia menyuruhku melepaskan nya huhu "ucap jendral besar ye memandang kearah satu persatu putranya


"ayah ying'er bukan itu maksud ying'er tolong lepaskan pelukan nya ying'er merasa sesak"jelas ying hua membuat jendarl besar ye langsung melepaskan pelukan nya


"ah maafkan ayah ying 'er "ucap jendral besar ye merasa bersalah


"tidak masalah"kata ying hua sembari tersenyum cerah


"ying'er"ucap serempak mereka semua yaitu saudara laki laki ying hua dan ayah nya melihat senyum cerah di wajah ying hua yang sudah lama tak pernah dia tampakkan


"ada apa"tanya ying hua merasa heran

__ADS_1


__ADS_2