
"akh"
"yang mulia "teriak ming an
mata ku terbuka melihat sekeliling ku
"aku ingat ini kamar putri li hua di kerajaan timur"batin jenni
lalu ku tatap orang yang menangis tersedu sedu di depan ku
"ming an syukurlah kau masih hidup"teriak ku pada nya memeluk erat tubuh nya
"yang mulia apa maksud anda harusnya hamba yang bersyukur anda baik baik saja"kata nya pada ku
"syukur lah kau tidak di bunuh bajingan itu apa ayah membawa kita kembali ke kerajaan timur"tanya li hua ming an yang mendengar nya pun di buat bingung
"yang mulia tidak ada orang yang ingin membunuh pelayan seperti hamba"kata ming an
"lalu apakah fengying sialan itu di penjara atau di penggal kepala nya karena teleh berani melukai ku"tanya li hua membuat gadis yang mengenakan pakaian pelayan istana kerajaan timur itu semakin bingung
__ADS_1
"hamba akan memanggilkan tabib seperti nya anda sedang demam yang mulia putri"kata ming an berdiri hendak memanggilkan tabib istana
li hua segera mencekal tangan ming an yang hendak pergi"apa maksud mu aku demam"tanya li hua tak mengerti
"yang mulia putri hamba tau anda kaget dengan perintah menikahi putra mahkota fengying karena itu anda berbicara yang tidak tidak"jelas ming an
"bagaimana mungkin"teriak li hua
"apa apaan ini bukan kah aku sudah di bunuh oleh si brengsek itu mana mungkin itu hanya mimpi jelas jelas aku mengalami nya dan itu nyata"batin jenni
"lalu mengapa aku seperti ini"tanya li hua
"selain bisa memasuki tubuh orang lain apa di zaman kuno ini aku bisa mengulang waktu"batin jenni
"sudah lah karena ini sudah terjadi maka waktu nya mengubah segalanya "tekad jenni dalam hati
"kehidupan sebelum nya aku mati karena putra mahkota di kehidupan ini tidak ku biarkan li hua menikahi laki laki brengsek itu"batin jenni
"baik lah ming an karena aku sudah bangun antarkan aku menemui ayahanda untuk membicarakan pernikahan ku"kata li hua dan ming an langsung memapah tubuh junjungan nya itu
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"yang mulia putri li hua memasuki aula"teriak penjaga di luar ruangan aula
li hua memasuki aula sendirian ming an menunggu junjungan nya di luar
"ada apa li'er "tanya kaisar kerajaan timur
"li'er memberi hormat ayahanda"ucap nya membungkuk memberi hormat
"bangunlah putri ku"perintah sang kaisar
"ada gerangan apa sehingga putri ku menemui ku"tanya kaisar the de point
"mohon ampun ayahanda li'er menolak menikahi putra mahkota"kata nya membuat sang kaisar terkejut setengah mati
"ba ba bagaimana bisa kau tidak setuju kerajaan rong telah membantu kerajaan kita sebagai imbalan nya kaisar rong menawarkan pernikah dan ayah sudah menyetujui nya dan kau dengan mudah nya menolak"kata kaisar
"apa kau ingin keluarga kita di musnahkan karena tak menepati janji pernikahan"kata kaisar memijat pelipis nya yang terasa sakit
__ADS_1
"mohon ampun ayahanda li'er mencintai orang lain"kata li hua membuat sang kaisar menatap nya tajam