Seven Lives(The Empress'S True Love)

Seven Lives(The Empress'S True Love)
3


__ADS_3

nama mu siapa"tanya annchi


"menjawab yang mulia nama hamba jingmi"kata nya


"jingmi ceritakan lah tentang diri ku aku tak bisa mengingat nya "perintah annchi


"menjawab yang mulia nama anda adalah annchi usia anda 16 tahun yang mulia adalah tunangan putra mahkota anming seminggu lagi kalian akan melangsung kan pernikahan"jingmi menjelaskan dengan perlahan lahan


"lalu orang tua ku "tanya annchi


"menjawab yang mulia anda adalah yatim piatu karena itulah pernikahan anda di tentang dengan putra mahkota namun beliau berhasil meyakin kan kaisar dan permaisuri sehingga anda dan putra mahkota bisa bertunangan"jelas jingmi


"apa kah aku mencintai putra mahkota"tanya annchi


"pertanyaan macam apa itu yang mulia"ucap sang pelayan


"jawab saja"kata annchi tak ingin di bantah


"tentu saja yang mulia kalian saling mencintai bahkan seluruh dinasti ming ini tahu kisah cinta kalian yang begitu romantis"ucap jingmi wajah nya memerah menceritakan tentang kisah cinta putra mahkota dengan junjungan nya


"mohon ampun yang mulia hamba lancang"jingmi bersujud karena telah lancang membicara kan majikan nya


"bangun lah jingmi tidak masalah "ucap annchi lembut


"lalu mengapa aku bisa jadi seperti ini sehingga kehilangan ingatan ku"tanya annchi


"anda di dorong oleh pangeran ming chu "jawab jingmi


"siapa dia "tanya annchi penasaran


" adik putra mahkota" jawab Jingmi


"lalu laki-laki yang berambut perak yang masuk tadi siapa dia" tanya Annchi tiada henti


"beliau adalah putra mahkota tunangan Anda" jawab jingmi


di sisi lain


tampak Anming sedang fokus dengan tugas-tugas nya tiba-tiba kasim yi menerobos masuk dengan panik


"hormat hamba kepada putra mahkota" ujar Kasim yi membungkuk kan badan nya


"Ada apa kasim yi sepertinya Anda sangat terburu-buru masuk tanpa sopan santun" kata anming dingin

__ADS_1


"mohon ampun Yang Mulia ada kabar buruk Pangeran Ming chu memberontak dan menyerang pasukan kita, kita kalah jumlah yang mulia" kata kasim yi panik


brakk (menggebrak meja)


"apa"teriak anming berlalu pergi menuju kamar annchi di ikuti kasim yi


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"yang mulia putra mahkota telah tiba "teriak kasim yi di luar ruangan annchi


"hormat hamba yang mulia"ucap annchi dan jingmi memberi penghormatan,anming mendekat membantu annchi berdiri lalu memeluk nya erat


"annchi aku akan kembali,jika aku kembali mari kita menikah"bisik anming bergegas pergi meninggalkan annchi


"yang mulia"ucap annchi keheranan menatap punggung anming yang sudah menjauh pergi


ada sesuatu yang aneh di rasakan annchi ketika anming pergi meninggalkan nya ada rasa sesak di dadanya tiba tiba air mata nya keluar tanpa diminta


"yang mulia"kaget jingmi melihat junjungan nya mengeluarkan air mata


"huh ini pasti perasaan pemilik tubuh asli"batin jenni


"cari tau yang mulia putra mahkota pergi kemana"perintah nya pada pelayan itu


" hormat hamba yang mulia kabar buruk Pangeran Ming chu memberontak putra mahkota bertarung dengan pangeran Ming Chu ucap Jingmi khawatir


"jingmi mari kita pergi temui putra mahkota "ucap annchi beranjak pergi


jingmi langsung bersujud"ampun yang mulia nubi mohon jangan pergi kesana sangat berbahaya"ucap jingmi sambil memohon


"aku tidak peduli jika kau tidak ingin ikut maka jangan ikut"tegas annchi berlalu pergi


"hamba tidak berani hamba akan mengikuti yang mulia"kata jingmi mengekori annchi


sampai lah mereka di tempat peperangan bau amis darah menyeruak di penciuman annchi begitu banyak prajurit terbaring tak bernyawa


nampak lah putra mahkota yang sedang beradu pedang dengan pangeran ming chu


tiba tiba annchi merasakan sakit kepala yang luar biasa


"yang mulia apakah anda baik baik saja"khawatir jingmi melihat junjungan nya memegangi kepala


kepingan kepingan memori pemilik tubuh asli ini terekam jelas

__ADS_1


awal mula pertemuan nya dengan anming saling jatuh cinta dan perjuangan mendapat restu kaisar dan permaisuri


bukan hanya itu kepingan memori kebersamaan mereka juga terekam jelas di ingatan nya bagaimana mereka begitu saling mencintai,menari di tengah hujan,berkencan di pasar dan yang lain nya


kilas balik ingatan ketika annchi mengungkapkan cinta nya


"yang mulia hamba mencintai yang mulia"ungkap gadis remaja itu malu malu


"benarkah"kata anming dengan mata berbinar binar


"annchi mari kita saling mencintai "kata anming menggenggam lembut punggung tangan annchi


sakit kepala annchi perlahan lahan hilang dan dia baik baik saja


"apakah itu ingatan pemilik tubuh asli ini "batin jenni


dari arah depan sebuah anak panah melesat kearah anming yang sedang fokus beradu pedang dengan pangeran ming tanpa aba aba tubuh annchi berlari menghampiri anming


"anming "teriak nya


anming menoleh kaget tentu saja"annchi"kata nya


dengan cepat annchi mendorong anming hingga jatuh ke tanah


srekk..


anak panah itu menancap tepat di jantung annchi


"sialan kau ming chu"teriak anming mendekap tubuh annchi yang sudah luruh ke tanah


"yang mulia hamba mencintai yang mulia huk huk"ucap annchi memuntahkan darah segar dari mulut nya


"ya aku tahu mari kita saling mencintai"ucap anming dengan air mata yang mengalir di pipi nya


hahhhahah tawa jahat ming chu menggema annchi menghembuskan napas terakhir nya di pelukan anming


"ini belum berakhir ming chu jika suatu hari nanti kau akan musnah hingga menjadi abu"ancam anming mengambil pedang lalu menusuk tepat di jantung nya sendiri


anming memejamkan mata nya memeluk erat tubuh kekasih nya yang sudah tak bernyawa dan mereka sepasang kekasih yang sudah tak bernyawa


"hahahhaha kisah cinta yang tragis aku pastikan tidak akan ada hari di mana aku menjadi abu"seringai jahat terbit di wajah ming chu


"mulai sekarang aku lah satu satu nya pewaris tahta hahaha"

__ADS_1


"pengawal bakar jasad sepasang kekasih itu"ucap ming pergi dengan tawa yang tiada habis nya


__ADS_2