Si Aku

Si Aku
rumahtanggaku


__ADS_3

setelah menikah kehidupan ku tergolong bahagia


suamiku yang baik dan perhatian serta sangat mencintaiku.


kami seperti orang biasanya berbulan madu jalan jalan. makan makan dan berfoto ria seperti orang kebanyakann.


setelah delapan bulan menikah aku dinyatakan hamil


kebahagiaan kami makin bertambah kami sangat menantikan kedatangan anak pertama kami


semua cara kami cari untuk membuat bayi kami bahagia di perut saya.


...


adek


sebutan itu adalah kata sayang baim ke saya


kenapa bang jawabku


mau minum apa malam ini


apakah kamu lapar


gak bang saya masih kenyang


mau ku buatkan segelas susu


sambil mengangguk


abangku membuatkab segelas susu untukku


kami sama sama buka membaca buku setiap hari dan malam kami hanya membaca buku sambil berbicang ria dan minum segelas susu cinta yang di buatkan abang buat ku.


tiba tiba hp ku berbunyi


dapat wa dari yanti sahabatku


lagi apa bik


aku menjawab


lagi biasa bik. baca buku


hemn ya bik. gimana kabarmu


da ada tanda tanda lum


aku memang lama tak kasi kabar ke sahabtaku itu. semenjak menikah dan kerja masing masing kami jarang komunikasi


aq sudah isi bik sudah 8 bulan


wah bik da mau lahiran dong


ya bik Alhamdulillah doa kan saja


aamiin doa terbaik buat mu bik


percakapan berakhir


abang bertanya siapa adek.

__ADS_1


yanti bang.


ohh apa kabarnya


baik bang. sudah lama gak jumpa kita


ya bang nanti q mau lahiran di jakarta bang sama ibu.


ya adek sekarang adek ambil la cuti dulu nanti adek duluan ke jakarta biar abang susul setelah pekerjaan abang selesai disini


ya bang


kami pun masuk kamar dan tidur


keesokan harinya pagi pagi abang berangkat kerja aku bersiap untuk pulang jakarta kami terpisah hampir satu bulan genap usia kandunganku sembilan bulan abang akan pulang kejakarta menyusulku.


abang antarku kebandara


adek baik baik disana


baby ku nanti jangan nakal sama bunda buat bunda bahagia sambil mememang perut istriku.


ku cium keningnya tanpa sayangku padanya


panggilan pun tiba siska siap berangkt.


aku pun pamit dan bersaliman.


adek berangkat ya bang..


ya adek.


....


dibandara ayah menunggu sambil melamun


pak itu siska. .


mana bu . .


sana pak


iya iya bu ayo bu


siska apa kabar ibu kangen anakku


ya itu la aku semenjak menikah kami lum pernh pulang maklum jarak kami jauh dan tugas tugas disana adalah kewajiban kami sekarang.


sampai dirumah q pun istirahat.


...


tibalah waktunya aku akan melahirkan suamiku sudah ada bersamaku.


abang sakitt


ayo adek kita ke rs


adek sudah mau lahiran


ibu ibu baim memanggil ibu

__ADS_1


kenapa nakk


adek bu dy da mau lahirann


cepet ayo kita ke rs


keadaan rs sangat dingin panik dan dug dug karna lum tahu apa yang akan terjadi kami hanya berharap dan berdoa bahwa nnanti anakk kami akan lahir baik baik saja bersana ibu nya.


sesaat kemuadiab dokter berkata ibu harus di operasi pak.


lakukan saja dok ambil yang terbaik untuk istriku


baik pakk


rasa penasaran


panik


bahagias


semua ada


setelah selesai dokter memberi kabar


suami ayah dan ibu ku yang menunggu kebingungan melihat ekspresi wajah dokter


maafkan kami bapak.


air mata ibuku jatuh.


suamiku lemas dan matanya berkaca kaca


kami tidak dapat menyelamatkan anak bapak


suami ku tegar dan berkata bagaimana istriku


istri bapak baik baik saja tapi mungkin masih lemah bicarakan ini nanti aja pak seteleh ibu terlihat fit.


dengan wajah lesu suamiku mengiyakan


ibu dan ayah sudah tidak bisa apa apa lagi


mereka hanya berharap aku baik baik saja sekarang..


setelah masa pemulihan suamiku berkata adek.


aku yang masih lemas berkata ya bang. . .


bagaimana aanak kita bang


dy ganteng adek wajahnya bercahaya sinarnya terang. anakkk kita sangat bahagia


ibu yg meneteskan air mata disebelahku membuatku mengetahui sesuatu.


terus bang tanyaku


dy akan jadi malaikat kita nanti


airmataku menetes


abangku pun sama hanya saja dy mencoba mengutakanku agar tetap bisa kuat meski hati ini sakit dan mengis kami berdua tetap berprasangka baik terhadap sang pencipta.

__ADS_1


aku terus menangis dan meneteskan airmata


sambil berkata lemah abang . . .


__ADS_2