
hari yang di tunggu tunggu Roy pun tibah,di mana Roy akan pulang ke tana air nya sendiri.
waktu sudah hampir 4 tahun ia berpisah dengan Jeni dambaan hari nya yang sampai saat ini ia sendiri pun belum pernah mengungkap kan kata kata cinta nya.
"tuan pesawat nya sudah siap,apakah sudah mau berangkat?"tanya Adi asisten pribadi nya.
"iya saya sudah siap untuk pulang" jawab Roy
iya sudah siap bertemu dengan cinta pertama ku sih wanita buruk rupa yang sekarang entah lah aku sendiri pun belum pernah melihat nya walau pun di foto.
memang Roy belum pernah melihat wajah Jeni semejak oprasi memang di sekretaris nya itu sudah ada foto nya Jeni setelah oprasi, tapi Roy sendiri saja yang tidak mau melihat nya karena itu akan menjadi hadia istimewa selama ini untuk nya jika melihat Jeni dengan secara langsung di hadapan nya.
***
waktu pun berlalu akhir nya Roy sampai di rumah utama nya denga selamat.
"akhir nya sampai juga yah kamu nak" sambut dari ayah nya.
"yah begitu lah sekian lama memang waktu ini yang paling aku tunggu"jawab Roy.
"ayo masuk lah dan beristirahat lah dulu kamu nak,mungkin kamu capek dari tadi di jalan pulang ke sini"sambung ayah nya.
"tidak ayah aku masi ada urusan penting untuk aku kerja kan sekarang!"
"kerjaan apa?"tanya ayah Roy lagi.
"kerjaan yang sudah selama hampir empat tahun ini yang ku tunggu yah"
"apa??ayah saja belum pernah memberikan berkas apapun dari perusahan kita yang bersada di sini ,lalu pekerjaan apa yang kamu akan kerja kan?"
"itu urusan pribadi ku ayah jadi itu pekerjaan pribadi ku tanpa ada sangkut paut nya dari kantor"
__ADS_1
"apa,,wanita itu lagi maksud kamu?"
kenapa ayah tahu tentang jeni?dalam hati Roy bertanya tanya sambil memikir kan jawaban untuk ayah nya.
"bu,,bukan ayah ada sesuatu yang harus aku kerjakan sekarang,,,sudah dulu yah aku berangkat dulu yah."
"ta,,tapi Roy!, hhhheeeeggggg yah sudah lah "
Roy pun pergi tanpa ada yang bersama nya walau pun sopir Roy memabawa mobil nya sendiri den)an kecepatan sedang karena Roy memang sudah tidak sabar lagi untuk melihat Jeni yang sekarang.
***
tok tok tok "selamat siang"
"iya iya siang sebentar"jawab Jeni sembari berdiri dari sofa untuk membuka kan pintu.
yeeehhh pasti itu Jeni hheemmm rasa nya sudah tidak sabar lagi deh ketemu dengan nya,,eh tapi kok aku kayak gugub begini yah haaa yah sudah lah tak apa lah.
"siapa yah?"tanya Jeni
memang semejak mereka berpisah Roy begitu banyak perubahan dari tubuh nya sampai wajah dan gaya rambut nya sehingga Jeni pun begitu tidak mengenal nya.
"kamu sudah lupa yah sama aku?"tanya kembali dari Roy.
"aku kan teman kuliah kamu kita sekampus loh."sambung Roy lagi.
"yah ampunn kamu Roy kan?"Jeni langsung menebak nya yah karena memang wajah berubah tapi suara nya memang tak ada yang berubah.
"iya Jen,aku sudah pulang Jen"
iya aku pulang untuk mu dan untuk cinta ku pada mu jen.
__ADS_1
"yah apun ayo masuk,duduk dulu sini Roy"
"eh,iya ku kira kamu tidak akan menyuruh ku untuk masuk"
"yah ngga mungkin lah kamu kan sahabat ku yah walau hanya sehari hehehe"
"yahh maaf kan itu bukan ke inginan ku juga,yah itu ka keinginan ayah ku juga.maaf yah sudah meninggal kanmu sendiri selama ini yah Jen"
"ngga papah juga,ehh mau minum apa kamu Roy?"
"ngga usah repot repot,aku keni cuman mau kasi kamu oleh oleh dari prancis"
"yah ampun kenapa sih kamu pake bawa oleh oleh seegalah sih,kalau menurut aku itu loh kamu sudah pulang saja itu sudah oleh oleh terbesar ku tau,,ops keceplosan hehehe"
"apa? kamu bilang aku adalah oleh oleh paling berharga memang nya aku barang kali yah kan?"
"tidak,tidak bukan begitu"
"ayoo jawab kamu kangen kan sama aku?"
"ihh apa apaan sih kamu Roy,bukan begitu maksud aku itu"
"siap itu sayang?"tanya mama nya Jeni yang baru sampai dari pasar.
"eh,mama sudah sampai,ini loh mama teman jeni sewaktu di kampus dulu loh yang jeni bilang ke mama kalau mana hanya dia ini yang mau berteman dengan jeni"
"owh,nak Roy?kenapa tidak di kasi minum Jen? duduk dulu yah nak tante mau beresen barang barang bawaan dulu yah duduk saja tak usah sungkan sungkan yah."
"ehh iya tante makasi yah"jawab roy.
"udah mah mau di kasi minum tadi tapi katanya tidak haus"
__ADS_1
"yah sudah mama ke dapur dulu mau masak sekalian beresin ini belanjaan yah"
"iya mah".