Si Buruk Rupa Yang Berubah Menjadi Cantik

Si Buruk Rupa Yang Berubah Menjadi Cantik
episode 4


__ADS_3

hari mulai sore waktunya untuk kedua nya pulang ,setelah makan sing yang begitu lama sampai ke dua nya larut dalam cerita masing masing yang membuat sampai lupa waktu nya pulang.


tanpa di sadari Roy semua orang suruhan ayah nya sudah kebingungan mencari tuan muda mereka,merke sampai ketakutja kalau tuan besar mereka sampai tau kalau tuan muda belum pulang.


di tambah lagi sopir yang mengantar tuan muda bah kan tidak tau kalau tuan muda sudah keluwar dari pamsus se dari tadi dia di gerbang bahkan dia tidak melihat kalau tuan muda jalan lewat mana.


" sore semuanya" sahut Roy dari depan pintu.


" sore tuan muda,tuan muda dari mana saja kami sampai kebingungan mencari cari tuan muda yang sudah keluwar dari kampus tapi belum sampai di rumah,bagamana kalau tuan besar sampe tau kalau tuan hari ini berkeliaran di luwar saat pulang dari kampus"salah satu pengasuh tuan muda yang kawatir akan tuan muda nya itu.


"sudah dulu yah bi saya masuk kamar dulu yah,bayyy"ucap Roy sambil menaiki tangga rumah


"ta,tapi tuan tunggu makan dulu tuan"sapa sih bibi lagi


"sudah tadi saya sudah makan banyak di luwar hee"sambung Roy sambil senyum senyum sendiri.


"dari mana saja kamu nak? kenapa baru pulang se sore ini"tanya mama nya Jeni sambil membuka kan pintu rumah


"aku tadi di ajak teman kampus ku mah,dia ngajak makan siang bersama sampai kami ngobrol eh tau nya udah sore"jawab Jeni ke mama nya


"apa teman kampus kamu!"sambung mama sekalian terkejut


"ia mah,emang kenapa?"sambung Jeni.


"apa dia tidak menjahili kamu ,atau melukai kamu nak?"mama Jeni


"engga lah mah,mama tau nggak dia itu cowok paling ganyeng di kelas ku mah, tapi aneh nya dia juga nggak punya teman sama seperti aku tau..aku juga bingung kenapa cowo seganteng dan se gagah dia itu tidak ada yang mau berteman"Jeni sambil duduk di depan mama nya yanh sedang memasak makan malam.


"masa ia sih nak,kalau dia ganteng terus mau berteman dengan mu, aneh kan"mama Jeni


"awal nya sih aku juga pikir nya kesitu sih mama,tapi dia itu kayak bahagia tau pas Jeni mau berteman sama dia"Jeni sambil senyum senyum sendiri.


"yah tidak masalah sih nak bagus juga kan kalau anak mama ini sudah ada yang mau berteman"mama Jeni.


"ia juga sih ma,yah sudah dulu yah mama aku mau masuk kamar dulu yah mau mandi sudah bau ini hehehe"jeni yg suh beranjak dari tempat duduk nya mulai berjalan ke kamar nya.


sesampai nya di kamar jeni berbaring sebentar di tkasur nya sambil memikirkan kata kata dari Roy tadi

__ADS_1


"seandai nya yah kita bisa bertemu lagi"


"aku jadi iri deh sama kamu yang bisa bebas berteman dengan siap pun"


"aku jadi ingin menjadi sebebas kamu yang bisa melakukan apa pun tanpa ada pengawasan siapa pun"


kenapa dia bilang begitu yah?apa dia tidak bebas?dia pikir enak jadi aku yang slalu di usik orang orang di sekitar ku,yang walaupun ada aku slalu di anggap tidak ada.


heeemm yah sudalah itu mah pikiran nya sendiri kalau aku sesenang itu,mandi dulu ahh biar badan dan pikiran ku bisa segar lagi.


Jeni tidak mengetahui tentang posisi teman baru nya ini ia Roy,pria yang slalu di hindari teman teman nya karena ulah ayah nya.mereka takut jangan sampai melanggar aturan untuk berteman dengan Roy bisa bisa mereka tidak bisa untuk kulia lagi dimana pun itu sangking berkuasa nya ayah dari Roy itu,,bahkan banyak wanita yang suka sama dia tapi hanya bisa suka secara diam diam tidak bisa sampai melewati batas nya untuk dekat sama Roi.


di kediaman Roy yang sudah mulai sepi setelah makan malam berakhir.


"kemana saja tuan muda hari ini"ayah roy


"masuk kampus tuan terus entah siapa anak baru yang baru masuk tadi makan siang bersama tuan muda tuan"


"apa! kalian kemana saja sih,sampai bisa tuan muda keluwar sembarangan sama orang yang dia baru kenal itu"


"terus apa yang dia bicarakan bersama wanita itu"


"mereka hanya makan ,dan mengobrol tentang wajah wanita itu tuan"


"wajah nya ?memang kenapa dengan wajah wani itu?"


"wajah wanita itu buruk rupa tua seperti terbakar begitu tuan"


"brani nya anak ku bergaul denganwani jelek begitu,mulai besok lebi perketat lagi penjagaan untuk tuan muda"


"siap tuan"


ia ayah nya Roy hanya bisa memantau anak nya melalui telefon karena jarak antara mereka.


ayah Roy sudah hampir 5 tahun tidak tinggal di rumah utama mereka semejak ibu nya Roy meninggal di tabrak mobil nya papah Jeni,ayah nya Roy kalau pulang selalu mengingat semua kejadian itu,mulai dari itu ayah nya memutus kan untuk tinggal di prancis sekaligus mengurus bisnis nya di prancis.


"pagi semua nya"Roy sambil menuruni anak tangga di rumah nya,Roy sudah beres untuk ke kampus.

__ADS_1


"pagi tuan muda,mari tuan muda sarapan dulu"bibi


"tidak bi saya mau langsung berangkat saja bi,nanti sarapa di kampus saja"


terus berjalan menuju ke dalam mobil nya.


"heiii! kenapa kalian di dalam mobil ku"teriak Roy yang kaget melihat 2 pengawal yang berada di dalam mobil dia.


"ia tuan muda mulai hari ini kami berdua akan menjaga tuan muda dari masuk kampus sampai keluwar kampus"jawab salah satu pengawal nya.


"apa apaan sih ini kenapa harus dua sekaligus sihh,kan sudah ada pak sopir sekalian pengawal ku kan!"


"ia tuan tapi ini printah dari tuan besar tuan muda"


"hmmmm,yah sudah lah aku sudah mau terlambat ini ayo pak supir berangkat"suruh Roy sambil menunjukan wajah bosan nya.


sampailah ke kampus dengan dua pengawal yang berada di belakang nya membuat Roy seperti tidak nyaman dengan keberadaan mereka berdua.


"sudah sampai ke gerbang kampus di sni saja kalian berdua"Roy menyuruh ke dua pengawal nya menunggu di gerbang sekolah.


"tidak tuan kami akan menjaga anda sampai di depan pintu kelas anda tuan muda"jawab pengawalnya


"apa!!sampai depan kelas ku?"Roy dengan wajah kaget nya lagi yang membuat ke dua pengawal nya sampai kaget.


"ia tuan ini sudh perintah dari tuan besar tuan"


"yah yah kalian paling bisa mendapat kelemahan ku di saat menyebut nama itu"jawab Roy sambil berjalan masuk ke dalam kampus.


"eh !tumben Roy di jaga dua pengawal begitu sih"bisik bisik sesama siswa.


"enggak tau juga ,mungkin dia buat kesalah kali"


"hayy Roy" Jeni menyapa Roy tanpa sadar ada dua pengawal yang menatap sinis ke Jeni


"maaf nona anda tidak bisa menyapa atau mendekat pada tuan muda dari sekarang"berbicara sambil menghadang Jeni untuk mendekat


ada apa sih ini ,siap mereka ini ?apa tuan muda memang nya siapa sih Roy ini sampai harus di kawal begini?.

__ADS_1


__ADS_2