
Milla terdiam melihat ibunya yg menikah lagi.Bisa dibilang itu suami ke 4 .Milla mengempal erat tanganya.
Dia menatap tajam mamanya sampai mata nya mulai memerah karna menahan kekuatan nya agar tdk meledak dan menghancurkan semuanya.
Mamanya dng senyuman dia wajahnya berjalan ke aula dng memegang bungga putih di tangganya.
Semua orang bertepuk tanggan.*berisik*ucap milla dalam hati.seketika tanggan semua orang yg bertepuk tanggan menjadi kaku.
Saat linda mau menepuk punggu milla dng cepat deniy menutup mata milla "tenangkan dirimu"ucap deniy
Seketika milla tenang dan semuanya kembali normal.Disisi lain ada seorang laki laki yg menatapnya.
Laki laki itu memalingkan wajah namun tatapan tetap di milla itu mengisyaratkan bertemu pribadi.
Milla berdiri "kau mau kemana"tanya linda."mencari udara dingin disini udaranya terlalu panas"ucap milla.
"Perlu ku temani"tanya deniy."km duduk di sini aja"jawab milla meningalkan mereka.
Milla berjalan mendekatinya."knp kau ingin bertemu dng ku"tanya milla.
__ADS_1
Laki laki di depan nya duduk di batu karang yg besar ."apa kau tau masalah pernikahan ibumu yg ke 5 ini"tanya nya.
"Lalu kau apa kau tau jika tdk bagaimana bisa kau sampai disini"tanya milla.
"Ada seseorang yg mengunakan sihir hitam dan membuat mama ku tdk terkendali aku terpaksa kesini"jawab nya sambil melempar batu ke arah pantai.
"Kita sama,agap aja seperti itu adik"jawab milla."jika tdk ada urusan lagi aku kembali "ucap milla membalik badan.
"Sebenci itukah kau padaku"tanyanya."aku tdk membencimu atau pun menyukai mu"jawab milla.
Laki laki itu turun dan mendekati milla.Namun langkahnya terhenti."aku tdk suka kau terlalu dekat dengan ku"ucap milla.
"Aku...."ucap nya terputus."ren....please berhenti mengejar ku aku tau kau menyukaiku semenjak kita sma namun semenjak itu juga kita menjadi saudara tiri"ucap milla mengigatkan.
"Tapi seengaknya aku bisa kan mendapat kasih sayang seorang kakak"ucap RENDIY ."selama ini kasih sayang ku pada mu rasa suka ku padamu perasaan ku padamu hanya sebatas karna kau adik meski dirimu adalah adik tiri ku "ucap milla meningalkan rendiy.
Milla berjalan dng cepat meningalkan rendiy dan kembali ke aula.
Sedangakan rendir terduduk lemas mendengar jawaban milla.*Perasaan mu selama ini hanya untuk adik mu ini*sambil menatap langit langit mata yg mulai berbina .
__ADS_1
"Aaaaaaaaaaaaaaaaaaa............."rendiy berteriak dng kencangnya dan itu membuat milla menatap ke belakang.
"Itu kesalahan mu karna memberikan hati mu kepadaku,aku berharap km bisa memberikan sisa hatimu kpd seseorang"ucap milla menuju aula.
Rendiy menangis namun masih menahan suaranya.Tiba tiba ada orang yg melemparinya batu dan batu itu mengenai lehernya.
Rendiy menatapnya ternyata itu papanya."papa"ucpanya menahan tangis.papanya memeluknya."jangan menyukai orang terlalu dalam atau ahirnya dia hanya akan menjadi kekasih hayalamun saja dan membuat ukiran bungang menjadi luka"ucap papanya sambil memeluknya.
Rendiy mendorong nya "jika bukan karna papa menikahi mama nya mungkin aku masih punya harapan"ucap rendiy kesal.
"Pada waktu itu papa tdk memiliki pilihan lain jika papa tdk menikahinya mungkin kita akan hidup susah"ucap papa nya memeluknya kembali.
Rendiy mencoba mendorong nya namun papanya tetap memluknya erat.
"Pa....papa lihat sendiri bukan jika mama akan menikah lagi lalu kenapa papa membiarkan nya"tanya deniy.
"Papa mu bukan pemimpin dalam keluarga ke..... hanya anak dari KERLA (mamanya kemilla) yg bisa ikut bersuara dalam sebuah masalah papa mu ini bukan siapa siapa kita msih dibiarkan hidup itu sudah cukup"ucap papanya menjelaskan.
"Kenapa kita tdk menghianati nya "tanya rendiy."jika kita ketahuan kita akan mati mengenaskan jika tdk mungkin kita akan hidup dng kesengsaraan yg luar biasa seperti suaminya ke 2 yg mati itu"jawab papanya.
__ADS_1
"Maka dari itu namaku tidak boleh ada ke nya karna aku bukan anaknya"guman rendy.