
jelp......
rusukan itu mengenai seseorang yg memakai baju hitam rambut di gerai namun wajah nya yg tertutup.
seorang wanita memeluk lara ''hhiikkss.....hiksss..''lara menangis karna ada seseorang yg menyelamatkan nya.
''jangan menngis''ucap nya sambil memeluk lara ,lara masih memegang pisau yg tertancap di pungung wanita itu tangan nya pun berlumuran darah.
''knp ..... knp ... knp ''ucap nya agak serak sambil memukul pungung wanita yg memeluknya.
''I fane....''ucap wanita itu sambil memeluknya lebih erat.''aaaaaaaaaa.......hiksss....hiksss...''lara menangis di pelukan wanita itu.
''biarkan gue mati semua orang gak percaya ama gue buat apa hidup tanpa he.....he....hikkss ''ucap lara sambil menagis.
''semua irang butuh bukti bukan pengakuan tdk ada yg akan mendengarkan omongan kosong tanpa bukti namun bukti selalu menghilang dan meningalkan omong kosong''ucap wanita itu mencoba menenangkan lara.
''AAAAAAAAAAA''teruak lara mendorong wanita itu sekut tenanga.Wanita itu terbental dan saat mau menabrak meja di belakang nya dng cepat mamanya deniy mengunakan kekuatan memperlambat waktu kpd wanita itu.
(jika kalian bertanya knp kok saat lara mau menusuk dirinya mamanya deniy tdk mengunakan kekuatan nya itu karna waktunya yg sangat mepet tanpa persiapan)
__ADS_1
pyyarrr......pyarrr....... pyyaarrr ppyyyaarrrr...ppyyaarrrrr.....
lara menghancurkan semua yg ada di samping nya piring gelas semuanya untuk menghalangi wanita yg didepan nya mendekat.
pada ahirnya lara mengambil kaca yg tajam itu kaca bekas piring yg pecah.
"diam jangan ada yg mengunakan kekuatan"ucap lara mengarahkan pecahan belung itu knp mereka.
"para pembantu pergi dari sini"ucap mamanya deniy .semua pembantu membukuk dan pergi dari sana masuk ke kamar masing masing.
"ha...ha...ha..ha..ha..ha..."lara tertawa mata nya tertutu kepalanya mengarah ke atas dan kembali dng menatap tajam mamanya deniy dan linda.
"jangan menyamakan dirimu dng ku ,karana menjadi orang lain tak sebahagia dng apa yg km pikir tak semudah dng apa yg kau hayalkan ''ucap wanita didepan nya sambil melangkah satu langkah.
''berhenti''ucap lara .''berhenti membuat ku kesakitan dan menangis ,aku cuma ingin merasakan kehangatan''ucap lara membuat tanggan nya terluka karna mengegam pecahanya terlalu kuat karna menahan amarah.
''dirimu menginginkan kebahagiaan namun tdk ingin merasakan kesakitan sungun naif''ucap wanita di depan nya membuat lara menatap tajam dia.
''apa lo bilang''ucap nya membentak.''apa....itu benar bukan jika dirimu ingin pintar belajarlah ,jika ingin sembuh dari rasa sakit berjuaglah ,jika ingin bahagia jujur lah,jika kau marah akan apa yg kau lihat tak seper yg kau bayangkan itu wajar .semua ini bagaikan mimpi sebuah kepalsuan yg nyata adanya''ucap wanita didepan nya maju sedikit demi sedikit tanpa disadari oleh lara.
__ADS_1
bbrraakkk.....
pintu rumah terbuka dng kasar terlihat deniy dan ziga yg masuk rumah dng berlari karna mendapat kabar dari kepala pembantu.
''ma kau tdk apa apa''tanya deniy mendekati mamanya dan memegang bahu mamanya.''kau tidak apa lin''tanya ziga sambil memegang telapak tangan linda.
''gue yg terluka disini gue tapi knp kalian melihat orang lain dan mengangap jika aku tdk ada di sini''ucap lara menatap sendu kepada deniy .
.......
.......
.......
******************
...SEMAKIN BANYAK KEBOHONGAN MU MAKA SEMAKIN DALAM LUKA MU...
^^^...%%%%%%%%%%...^^^
__ADS_1