
''jangan mencintai orang terlalu dalam karna belum tentu dia juga mencintaimu sangat dalam "ucap milla memegang tanggan deniy.
Deniy mengagkat kepalanya dan menc*um milla.saat itu milla tdk menolak.namun dia menangis.
Bukan karna dia terpaksa namun dia takut akan mencintai seseorang karna dia pernah mencintai seseorang dan dia tdk ingin mengulang kesalahan nya.
Yaitu mencintai orang terlalu dalam.
Di belakang mereka tdk jauh namun juga tdk terlalu dekat rendy yg melihat semua itu menghabiskan satu botol minuman sekaligus.
"Mil.....aku sudah tengelam dan aku tdk ingin kembali biarakan aku tengelam bersama mu "ucap rendy mulai mabuk rasa sakit.
Deniy terjatuh di paha milla dan tertidur."tidurlah biar aku yg mengeluarkan mu dari gelap nya dasar cinta"ucap milla sambil menangis.
Milla mengangkat deniy dan mengendongnya di punggung nya sampai ke mobil milla membaringkan nya dng hati hati.
Lampu yg di pasang mati.milla keluar mobil untuk mengambil jaket nya yg jatuh tdk jauh dari mobil nya.
Saat milla keluar milla melihat rendy yg memeluk seseorang karna gelap dia tdk bisa melihat dng jelas.
Dia mengeluarkan ponsel nya dan memotretnya.namun masih aja wajah nya tdk terlihat jelas hanya pakaian nya yg terlihat hampir sama seperti punya nya milla.
Dia mendekati mereka tiba tiba kaki milla dijepit kepiting.
"Eeegghhhh.."ringis milla menahan sakit.
"Dasar kepiting sialan"ucap nya.saat itu rendy melihat milla dia melepaskan pelukanya.
Saat rendy mau melihat siapa orang nya orang didepan nya sudah lari.
__ADS_1
Dia menghampiri milla namun milla cepat cepat berdiri dan lari.dia berlari menuju pantai.
"Jangan kesana"teriak rendy.semakin lama milla menghilang .rendy saat mau mengikuti milla ada yg memukul kepalanya dan membuatnya pingsan.
"Dirimu memperigatkan orang namun dirimu tdk memperingatkan dirimu sendiri".
Milla keluar dari air dan mengambil jaket yg ia jatuhkan."kau menyukainya"tnya milla.
"Ya aku menyukainya namun aku tdk menyayanginya "jawab seorang wanita dng pakaian berwarna biru.
Namun bedanya bagian perutnya tdk tertutup.Dia memekai jaket yg sama warna hitam seperti milla.
"Jangan meniru seperti ku atau kau akan membuat masalah yg besar dan aku tdk akan bisa membantumu"ucap milla pergi meningal kan nya.
Milla masuk ke mobil nya dng rasa terkejut.milla mengempal erat tanggan nya menahan amarah nya agar kekuatan nya tdk keluar.
Deniy yg mencium bau darah itu terduduk dan menarik milla samapi ke pwlukan nya dan menjilat darah yg keluar dari mata milla.
Milla menutup matanya."kau knp"tanya deniy sambil mencium aroma tubuh milla yg harum.
"Apa kau habis mandi"tanya deniy."tidurlah besok kita ada urusan"jawab milla menjauhkan wajahnya dari bahu milla.
Deniy menjatuhkan milla di kasur dan mel*mat b*b*r nya namun milla tdk menolak.
Milla melingkarkan tanggan nya ke leher deniy.Deniy menekan dada milla semakin dalam.
Semakin lama semakin dalam dan mereka melakukan yg seharusnya di lakukan di malam pertama.
.
__ADS_1
.
.
.
PAGI HARI 05.00
milla terbangun dan mengambil baju nya dan menuju ke kamar mandi milla menguyur dirinya dan melihat tubuhnya yg ada banyak ******.
"Aku berharap kau tdk mengecawakan ku jika perlu cukup aku yg mengecewakanmu "ucap milla menatap kaca di hadapan nya.
Deniy terbangun dan masuk ke kamar mandi milla keluar."kau mau kmn"tanya deniy.
"Aku ingin ketenangan sebelum ada kehancuran"jawab milla meningalkan deniy.
Dia menatap langit yg mulai bercahaya.Milla berjalan ke arah batu karang dan duduk di sana menikmati pemandangan .
Milla melihat ada warna yg hampir seperti pelangi dari kejauhan warna yg indah bersamaan dng matahari terbit.
Seperti melambangkan dimana kita harus bangkit dan menjalankan hidup dng semangat
Rendy yg melihat milla dia berlari mendekati milla dan duduk di sampaingnya.
"Hey knp di sini sendiri"tanya rendy."kau dari mana"tanya milla.Rendy yg mendengar pertanyaan itu berkeringat dingin.
__ADS_1