
regan dan dia kini tengah berada di halaman belakang tepatnya di kolam berenag mereka menyaksikan terang nya bulan dan bintang bintang yang gemerlapan dilangit malam, tentunya dengan regan memeluk dia
"di abang mau ngomong penting "ucap regan
"ngomong ajah bang nanti dia dengerin"ucap dia menatap regan
"abang suka abang sayang abang cinta sama dia, kalo dia perlu bukti cinta abang abang rela kok gantiin ke sakitan dia kapapun itu"ucap regan
"dia mau jadi pacar bang"ucap dia lembut
dia mengelaha nafas nya kenapa hari ini harus hadir dimana ia dilamar oleh 2 bersaudara di hari yang sama pula
"jadi hari ini ada yang nyatain persaanya buat dia dan duaduanya adek kakak, jujur dia juga sayang sama abang cinta juga sama abang tapi dia sadar diri bang dia disini cuma pengasuh sekaligus maid di rumah ini kasta dan kelas kita beda bang di ibaratkan abang tuh pangeran di kerajaan megah sedangkan dia cuma rakyat jelata yang gak punya apa apa"ucap dia panjang lebar, lalu dia pergi meninggalkan regan tapi sebelum dia menjauh ia memeluk dia dari belakang
"abang gak peduli di mau kamu maid mau kamu rakyat jelata abang tetep sayang cinta sama kamu di abang pengen kamu jadi milik abang seutuhnya"ucap regan sambil menyembunyikan kepala nya dileher dia
"apa yang menarik sihh dari dia dia jelek miskin bodoh enggak angun atau pun glamor "ucap dia tersenyum smirk
"kamu beda di kamu cantik baik lembut keibuan kamu beda sama wanita diluaran sana "ucap regan membalikan tubuh dia dan menatp wanita itu
"maafin dia bang dia ngantuk besok bangun pagi"ucap dia pergi
"di abang tunggu jawaban kamu ya"ucap regan, lalu keduanya masuk kedalam kamar masing masing
di saat regan dan dia tengah bicara cya menguping omonganya ternyata tidak diterimanya rangga dan regan bukan karna dia jual mahal melainkan ia sadar diri kalau ia hanyalah seorang pengasuh sekaligus maid dirumah 7 bersaudara ini
di sambungan telfon
"hallo Assallamuallaikum mir selamat malam kamu belum tidur "ucap cya
"Wallaikumsallam belum fel ada apa"jawab miranti
"kamu tahu hari ini mir dua putra ku melamar 1 wanita yang sama"ucap cya
"wah pasti wanita itu beruntung sekali mendapatkan putra putra mu yang tampan lalu siapa yang dipilih "tanya miranti
"dua duanya tiada yang dipilih mir tebak sipa wanita itiu"ucap cya
"siapa kok bisa gak ada yang dipilih"ucap miranti tak percaya pasalnya dari televisi putra putra sahabatnya itu memang tampan kelewat batas
__ADS_1
"dia orang nya mir, dia menolak keduanya bukan tanpa alasan ia sadar diri dirinya hanyalah seorang maid dan pengasuh di rumah ini"ucap cya
"hah dia putri ku kok bisa putra mu melamar putri ku"ucap mianti terkejut
"aku tidak tahu yang jelas tolong bongkar dan selsaikan sandiwara ini kasihan dia ia selalu minder jika berhadapan dengan putra putra ku yang jelas semuanya menyukai putri mu"ucap cya
"apa!!! jadi yang menyukai putriku bukan hanya dua melainkan tujuh tujuh nya"ucap miranti tak percaya
"iya mir dan kamu tahu anak dari jamal arbeto dia adalah mantan pacar putra ku regan dan sekarang ia selalu memusuhi memaki dia soal kasta ayolah mir kalini kau jangan egois putri putri mu berhak tau kehidupan yang sebenarnya ,mereka menyinggung soal status sosial dan kasta ayolah mir kumohon"ucap cya memohon kepada miranti
"okeh besok aku dan suamiku langsung terjun ke ibu kota"ucap miranti tegas ia tak rela harga diri nya juga putri nya di injak injak oleh musuhnya
"yasudah ya mir aku tutup Assallamuallaikum "ucap cya
"Wallaikumsallam "jawab miranti
di kediaman miranti
miranti baru selesai berbincang dengan cya sahabatnya melaui telefon
"siapa mah telfon malam malam "tanya hermawan suami miranti
"ini cya kasih kabar soal dia"ucap meranti mendekati suaminya yang duduk diranjang
lalu miranti menjelaskan dan menceritakan semua yang dikatakan oleh sahabatnya berusaha tanpa kurang dan salah sedikit pun
"kurang ajar"gerutu hermawan tak terima melihat putrinya diinjak injak harga dirinya
"besok kita langsung berangkat mah"tegas Hermawan
"iya pah mama mau kasih tau gendis dulu"ucap miranti berlalu ke kamar putri bungsunya
toktoktok
"masuk "seru gendis
"eh mamah"ucap gendis
"mamah mau ngomong besok kita ke ibu kota kita ketemu kakak mu"ucap miranti
__ADS_1
"hah beneren mah tumben banget"ucap gendis tak percaya pasalnya ibunya tak pernah mengizinkan nya pergi ke ibu kota
lalu miranti menceritakan sedetail detailnya masalalunya kepada sang putri dan gendis sama sekali tak protes dalam mendengar cerita sang ibu
"jadi gendis orang kaya mah terus mamah pemilik YG grup dan papah pemilik SR GRUP mah"ucap dia tak percaya
"iya nak kamu kemasi seluru barang mu kemungkinan besok kita pindah dan tidak akan kesini lagi"ucap miranti
"iya mah gendis beberes sekarang "ucap gendis semangat
"yaudah mamah tinggal besok berangkat jam 9 pagi jangan kemaleman yah tidur nya "ucap miranti
setelah keluar miranti langsung menelfon beberapa staf yang ikut dirinya dan keluarga bersandiwara dan staf di kota mempersiapkan kedatanganya sementara Hermawan ia menyiapkan salah satu jet pribadinya untuk penerbangan besok sepasang suami istri ini juga menyiapkan rencana untuk menjebloskan keluarga arbeto dan istri ayah 7r
Hermawan dan miranti juga menyaipkan sekolah pendidikan rumah kendaraan dan lain lain untuk keperluan gendis dan dia nantinya mereka tidak mempersiapkan media mereka ingin mengejutkan sasaranya hermawan juga menyaipakan 200 aggota klanya untuk penyerbuan
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
__ADS_1
HAPPY READING
NEXT UPDATE