
"ngapain lo ketemu sama gue ada urusan apa? "tnya regan ketus
"ihhhh beb jangan galak galak dong"ucap salma memeluk legan regan, bukannya sedih regan malah merasa jijik dan ilfil
"diem kita udah putus jadi gue mohon lo jangan ganggu hidup gue"tegas regan menarik legan nya
"gan aku bisa jelasin dia ituh cuma simpenan aku"ucap Salma sendu
"ohhh simpenan"seru regan tersenyum smirk
"iya kamu jangan marah ya"ucap salma manja
"ckk cowok mana sih yang gak marah cewe nya punya simpanan "seruu regan
sekarang mereka menjadi pusat perhatian sekitar
"hanya cowok bego yang di butakan cinta nya gak marah sama cewenya yang punya simpenan"ketus regan
"jadi beraapa banyak hah simpenan lo "marah regan
sementara salma menunduk sambil menangis dan malu karena harga dirinya di injak injak
"sekarang udah ya lo gausah ganggu hidup gue"ketus regan
"tapi gan kata pipih... "
"papih apa papih lo gak bisa apa apa kalo 97% saham gue di perusahaan bokap lo gue ambil keluarga lo bangkrut "potong regan
"dan satu lagi kalo lo berani macem macem sama gue keluarga gue termasuk dia gue gak segan segan ngelaporin bokap dan nyokap lo ke polisi atas kasus 16 tahun yang lalu"ucap regan
lalu regan berlalu pergi mencari keberadaan dia yang tak balik balik ke toilet, saat tengah marah dan khwatir terhadap dia perasaan lega dan cemburu muncul bersamaan ketika meihat dia dan kakaknya rehan tengah makan cilok bersama
"katanya ketoilet "ucap regan
uhukuhuk
dia terkaget ketika mendengar suara regan lalu ia tersedak
"pelan pelan di"ucap rehan memberikan air mineral,lalu dia pun meminumnya
"udah selsai urusan sama salma"tanya rehan
"ntarr gue cerita in dirumah kalo udah pada kumpul, oh ya sekalian entar sore kita kerumah papah gue mau bicarain masalah ini "ucap regan tegas
"emang masalah apa"tanya rehan
"ini cerita tentang keluarga arbeto"ucap regan
smentara dia ia melongo melihat obrolan abang adek yang tengah berbicara dan kelihatan nya sesuai
"kalian ngomong apa sih dia gak ngerti"ucap dia polos yang membuat dua majikanya gemas
__ADS_1
"ngak ada kok di"ucap rehan lembut
"ehem katanya ke toilet di"tanya regan
"mmmm,maaf dia gak enak kan bang regan sama mba salma mau baikan nanti dia ganggu"ucap dia
"kamu Gak ganggu di terus siapa juga yang mau baikan hubungan aku sama salma udah berakhir "ucap regan lembut sambil berjongkok dihadapan dia
"ya maaf"ucap dia
"udah udah nih gue dapet wa yang lain udah pada mau balik"ucap rehan
lalu mereka bertiga menuju parkiran
"di lo mau balik bareng siapa"tanya rama
"sama gue ajh"
"gue"
"gantian"
ya begitulah keributan ketika mereka akan pulang berebut dia
"aku sama rafa ajah"ucap dia tegas
"sama gue ajh"ucap regan
"sama gue"ucap rama
"stop kalo kalian debat mending aku pulang naik angkot"ucap dia lantang
"yudah sama rafa"ucap Reza pasrah
"yes ayo di"ajak rafa menarik tangan dia lembut
dia dan 7r menempuh perjalanan sekitar 15 menit karena hari siang tidak begitu macet
sesampainya dirumah dia langsung berlalu ke kamarnya untuk membersihkan diri sedangakan 7r mereka berunding tentang salma
regan menceritakan kepada saudara saudaranya tentang kejadian tadi pagi dan semua bukti yng sudah ia pegang tentang kejahatan keluarga arbeto
"viks nanti malem kita kerumah papah"ucap rangga tegas
"dan buat masalah dia mau ikut siapa itu terserah dia ngerti"ucap rehan memberi peringatan pasalnya seluruh saudaranya selalu berebut dia
saat tengah benbincang bel rumah 7r berbunyi
"gue aja yng buka"ucap rehan
"yaudah sono bang gue mager "ucap reza
__ADS_1
"bentar"seru rehan
"apa ini benar keluarga adijaya"tanya wanita itu
"suara itu"lirih rehan
"bunda cia"seru dia yang tiba tiba datang
"dia"seru felicya lalu keduanya berpelukan
"bunda ngapain dateng ke sini ada perlu atau kenal sama majikanya dia"tnya dia
"mammah"seruu rehan saat melihat felicya mendongak ya dari tadi felicya menunduk
"rehan "ucap cuma terisak lalu keduanya berpelukan
mendengar suara yang tak asing 7r keluar mereka terkejut mamahnya kembali mereka berpelukan sambil menangis
lalu mereka semua masuk
"mamah kenal sama dia"tanya reza
"iya dia adalah anak angkat mamah,iyakan di"ucap cya
"iya dong bun "ucap dia
"mah mamah bisa cerita kan tentang kejadian 16 th yang lalu"ucap rangga tho the point
"bang dia pamit ya keluar sebentar ya mau ketemu temen"ucap dia yang ingin bertemu dengan bestienya
"mau aku anter"tanya regan
"gusah"ucap dia
"dahh semuanya dia pamit bun dia pamit ya"ucap dia menciun tangan cya iya harus segera pergi dari pada ada acara berebutan yang memamakan waktu
-
-
-
-
-
-
-
-
__ADS_1
NEXT PART
HAPPY READING