
malam terasa lambat berjalan,Rina tak sabar menunggu pagi tiba.malam ini anaknya tidur dengan neneknya,neneknya berkata agar anaknya nanti terbiasa saat ditinggal ibunya bekerja.rina membolak balik badannya saat tidur,ia ingin malam lekas berlalu.hingga akhirnya Rina terpejam.
baru saja terlelap,Rina terkejut saat mendengar suara anaknya menangis dari kamar neneknya.namun belum juga Rina berdiri suara tangis anaknya sudah tak terdengar.yang terdengar adalah dendangan lagu yang dinyanyikan nenek untuk menidurkan anaknya.
Rina kembali terlelap dengan nyenyak ya.tanpa terasa sinar mentari menyeruak masuk melalui celah tirai yang terbuka.membuat Rina terbangun dari tidurnya.segera ia kekamar neneknya melihat anaknya ternyata si bayi masih tertidur.dan nenek mengisyaratkan agar Rina memompa asinya agar saat ditinggal nanti nenek rina bisa memberikan asi pada cucunya.
dengan segera Rina membersihkan tubuhnya,mandi air hangat yang membuat badan terasa segar.setelah selesai Rina segera mempumping asinya untuk stok bayinya.
setelah semua selesai,Rina mengecup bayinya dan memeluk sebentar,sambil mengucapkan"bunda pergi cari kerja dulu ya nak"ucapnya sambil berpamitan dan minta doa restu pada neneknya.
mulai lah Rina keluar dari rumahnya menuju jalanan diluar sana dengan deg²an sambil berdoa di hati agr setibanya ditempat kerja nanti ia diterima tanpa ada kesulitan.rina mencari²ojek untuk mengantarkannya menuju tempat tujuannya.setelah dapat segera ojek melaju,hampir 1 jam perjalanan akhirnya Rina sampai ditempat yang dimaksudkan sepupunya dewi.rina membayar ojek dengan uang pas yaitu 25ribu.setelah mengucapkan terimakasih pada tukang ojek,Rina segera menuju tempat itu.
Rina terkejut karna tempat kerja ini tak seperti yang Rina bayangkan.dalam bayangan Rina cafe yang mewah dan ellite.namun ini malah seperti rumah biasa.namun Rina mencoba berfikiran baik,dari dalam terlihat seorang wanita melambaikan tangannya,ya itu adalah Dewi dia telah menunggu Rina disana.
segera disambutnya Rina yang masih kebingungan.
"Rin,sini masuk Lo"ucap dewi.
__ADS_1
"i i iyha wi"ucap Rina masih keheranan.
"kenapa kamu melongo kayak gitu"Dewi mulai heran dengan Rina.
"nggak wi,ini cafenya wi"tanya Rina
"lah iya Rin emang kenapa"Dewi balik bertanya.
"hmmm,ku sangka mewah tadi wi"ucap Rina.
"ha ha ha ha,itu cafe ellite,ini cafe remang²makanya tidak perlu interview,cuma ketemu bos kalau penampilan kamu oke,kamu diterima"ucap dewi sambil tertawa.
"okelah,ayo kita keruangan bos"Dewi menarik tangan Rina.
Rina memperhatikan tiap ruangan dan orang²yang ada di cafe itu,mereka cantik²menemani pria²dewasa bernyanyi dan menari.mereka berpakaian sexy berdandan menor.
Rina hanya keheranan,saat masuk kesalah satu ruangan disana sudah ada seorang wanita yang penampilannya sangat glamour dengan menghisap sebatang rokok.mempersilahkan Rina dan Dewi masuk.
__ADS_1
"masuk masuk jangan malu anggap aja rumah sendiri"ucap wanita itu.
setengah berbisik ketelinga Dewi ia bertanya.
"barang baru itu wi"ucapnya.
yang dijawab anggukan oleh Dewi.
walau jarak mereka tak dekat namun Rina masih mampu mendengar pembicaraan itu.hati Rina mulai berdegup campur takut.
"jangan Takut santai aja,nanti lama²terbiasa kok"ucap wanita itu yang dipanggil Dewi sebagai mami Ika.
"iya buk"ucap Rina singkat.
"kamu betul mau bekerja ditempat ini,kalau iya saya akan menjelaskan berapa gaji kamu dan jika mau di ajak keluar oleh pelanggan kamu akan dapat uang tip"ucap mami ika.
Rina agak ragu,namu Dewi membujuknya agar mau bekerja ditempatnya.
__ADS_1
Dewi mengiming-imingi Rina dengan uang yang banyak pokoknya hidup Rina takkan kekurangan uang.
*next*