
Rina dipersilahkan pulang oleh sang mami,karna Rina akan bekerja esok malam,cafe tempat kerja Rina akan buka pukul 15.00sore hingga pagi jam 04.00.rina pun pulang karna jam masih menunjukkan pukul 11.00 siang masih lama jika Rina harus menunggu disana.rina memutuskan pulang terlebih dahulu dengan berpamitan pada mami Ika.
"maaf mi,saya pulang dulu terimakasih sudah menerima saya bekerja disini"ucap Rina dengan gurat wajah antara senang dan l SD dan tidak memiliki ijazah bisa kerja apa.rina pun bingung.rina akhirnya berhenti menunggu angkutan umum dipinggir jalan.didalam angkot Rina melamun.namun kembali menguatkan dirinya itu semua demi anaknya.ia tak mau bergantung pada orang lain untuk menghidupi ia dan anaknya.
tak lama angkot pun berhenti tak jauh dari tempat Rina berangkat tadi pagi.untuk menghemat uang Rina memilih jalan kaki menuju rumahnya daripada naik ojek,Rina takut nanti kehabisan uang.
Rina menyusuri jalan sambil memikirkan kerjanya.dengan niat bulat Rina memantapkan akan bekerja dikafe itu.
setiba dirumah Rina segera menuju kamarnya mencari anak kesayangannya,memanggil²nama anaknya.
"Ulfa,Ulfa"
nenek pun menyahut dari arah dapur
"ya Rin,Ulfa lagi minum susu"ucap nenek.
__ADS_1
Rina menghampiri anaknya dan neneknya.rina tampak sumringah,sambil menggendong Ulfa Rina bercerita pada nenek kalau ia diterima bekerja.nenek sangat senang pesan nenek hanya Rina harus pandai menjaga diri saat bekerja.
Rina mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum.
Ulfa kecil mengeluarkan tangisnya karna rindu asi ibunya..dengan segera Rina mengasihi anaknya itu.
tak lama ada notifikasi masuk ke aplikasi hijau Rina.
"hey ,kamu wanita ****** enak hidupmu sekarang" tertanda r
Rina sedikit menetekan air mata,ternyata itu pesan dari mantan suaminya Ronal.
Rina sangat sedih namun menguatkan diri,dengan tidak membalas pesan dari Ronal.
bertubi²pesan dari Ronal membuat Rina sakit hati.akhirnya Rina memblokir nomor Ronal karna tak ingin sakit hati pada Ronal.
__ADS_1
sambil berbincang dengan bayinya Rina mengatakan bahwa "janganlah jadi macam ibu nak,ibu dulu tidak mendengar nasehat orang disekitar ibu"sambil mengusap air matanya.
terdengar nenek memanggil menyuruh Rina makan.tapi Rina enggan keluar karna terasa lelah.rina mengatakan bahwa ia akan makan sebentar lagi..
diluar langit sudah gelap sepertinya akan turun hujan,Rina bergegas lari keluar rumah menuju warung terdekat untuk membeli makanan ringan..
sewaktu kembali dari warung ,Rina melihat Ronal berboncengan mesra dengan istri barunya sambil menunjuk ke arah Rina.rina tak tau apa maksud Ronal menunjuk ke arahnya.
itu semua tak dipikirkan Rina,Rina berlari kecil menuju rumah,agar tidak terkena hujan.
belum juga membuka pintu petir berdentang sangat keras,membuat Ulfa kecil terkejut dan menangis..segera Ulfa digendong nenek sesaat sebelum Rina masuk..setelah dikamar nenek bertanya kepada Rina "dari mana kamu Rin,pergi tidak bilang nenek"
"kewarung depan sebentar nek membeli sedikit camilan,Rina kurang selera makan nek"
"jaga kesehatan Rin,jangan sampe tidak makan sekarang kamu kan harus bekerja,kalo kamu sakit kasihan Ulfa" nenek berkata sambil menimang cicitnya yang sudah mulai tenang.
__ADS_1
Rina hanya tersenyum.
telfon berdering saat diangkat oleh Rina terdengar dari sebrang sana suara ayahnya yang menanyakan kabar Rina,dan apa kebutuhan Ulfa yang Habis.