
"assalamualaikum ,ayah"ucap Rina pelan.
"waalaikumsalam nak gimana kabar kamu dan cucu ayah"ayah Rina terdengar sangat rindu dengan mereka.
"Alhamdulillah kami sehat yah"Rina sedikit menarik nafas.
"ayah dengar kamu kerja ya nak"ayah sedikit menyelidiki Rina.
"ia yah,Rina tak mau menyusahkan nenek"ucap Rina.
"kenapa kamu harus kerja nak,ayah akan berusaha memberi kamu dan cucu ayah nafkah nak"terdengar ayah mulai menangis.
"rinak tak mau menyusahkan ayah,disana juga ada adik tiri Rina yang harus ayah biayai"Rina mulai malas berbicara.
"tapi kalau untuk kalian berdua ayah akan usahakan nak"ucap ayah.
"tak perlu yah,Rina bisa memberi anak Rina nafkah yah"ucap Rina.
"tapi Rina"ucap ayah terhenti karna Rina memutuskan telfon secara tiba tiba.
Rina tak ingin belas kasih dari orang yang sudah membuat ibunya meninggal.
__ADS_1
"cring"terlihat pesan masuk dilayar hp Rina.
Rina membukanya.
ternyata ayah yang mengirim pesan.disitu berisi pesan bahwa.ayah nya akan mengirimkan uang kepada Rina esok hari melalui Tante Rina yaitu julina.namun pesan itu hanya dibaca oleh Rina tanpa membalasnya
saat ini Rina tengah beristirahat dengan anaknya karena sore nanti ia akan bekerja dan akan pulang larut malam.
sambil istirahat Rina memompa ASI nya untuk stok saat Rina bekerja nanti.
tak lama Rina tertidur bersama anaknya.
tak disangka diluar sana ternyata Ronal lewat didepan rumah Rina membawa istri yang dulu pacarnya,Ronal menunjuk nunjuk rumah Rina.
"ini rumah mantan istri Abang Din"ucap Ronal.
"iya bang,kenapa Abang pisah sama dia"ucap dini
"abangkan cinta sama kamu,kalau sama Rina Abang hanya main main"ucap Ronal tertawa.
dan berlalu pergi.
__ADS_1
hal itu disampaikan tetangga Rina kepada nenek Rina yang sedang berada dibelakang rumah,disambut tertawa oleh nenek,nenek berucap "biar saja,laki laki begitu tidak berguna"
nenek pun berlalu membawa pakaian yang telah kering kedalam rumah.nenek Rina pun duduk dilantai sambil melipat pakaian yang baru saja dibawanya masuk.
Rina telah terjaga dari tidurnya,dan segera duduk membantu nenek merapikan pakaian pakaian tersebut.
"udah tidur cucu nenek Rin"ucap nenek.
"sudah nek,dari tadi Ulfa sudah tidur"ucap Rina sambil terus merapikan pakaian yang ada dilantai.
"tadi Ronal lewat sini,kata tetangga sebelah"ucap nenek menghentikan kerjanya.
"Ronal,ah biarlah nek tak ku pikirkan"ucap Rina membuang rasa sakit hatinya.
"nanti kamu pergi jam berapa"nenek kembali membuyarkan lamunan Rina.
"jam 15.00 nek pulang sepertinya agak larut"ucap Rina karna memang hari weekend cafe itu sangat ramai mungkin perlu tenaga extra.
"oh ya sudah,nanti jangan lupa makan sebelum berangkat"ucap nenek beranjak memasukkan sebagian pakaian kedalam lemari pakaian.
"ya nek"jawab Rina singkat.rina pun membawa pakaian nya dan pakaian anaknya kekamar.ternyata Ulfa si bayi sudah bangun,Rina pun menggendong gadis kecil itu membawanya duduk diruang nonton dan memberi asi pada Ulfa.
__ADS_1
Ulfa terlihat lucu menggemaskan,namun kadang tingkat stres Rina membuat Rina berfikir ingin memberikan Ulfa kepada orang lain,namun disisi warasnya Rina sadar bahwa ini kesalahannya yang haru ia tebus.ia harus mengurus Rina hingga dewasa nanti.
Rina menyanyikan lagu Nina Bobo untuk anaknya tersebut.ulfa terlihat nyaman saat ini.