
Bab 32
Karena Lion telah pingsan dengan waktu yang cukup lama, Dia merasakan kalau perutnya belum terisi kembali untuk makan sore.
akhirnya dia menuju di dalam mobilnya lalu menuju jalan komersial Los Angeles karena disana terdapat banyak Cafe, restoran dan lain-lainnya.
bruum!bruum!
Mercedes Benz Maybach Exelero Milik Lion terus melaju di jalan raya Los Angeles bersama dengan deruan bunyi mesinnya. bisa dibilang, yang terlihat sepanjang perjalanan hanyalah pandangan orang-orang yang penuh dengan rasa iri.
tidak lama kemudian. lion menghentikan mobilnya dekat Jalan komersial Los Angeles.
"cepat lihat itu!Mercedes Benz Maybach Exelero aku tidak salah lihatkan?" ucap pemuda itu.
"mobil ini pasti sangat mahal kan?" ucap pemuda itu.
" huh! kamu punya uang belum tentu bisa membelinya lagipula harga mobil itu $7,831 juta!" ucap kawan pemuda itu
Seorang Pria Muda mengulurkan jari telunjuknya Menggoyangkannya di depan temannya. pria muda itu yang iri pun semakin bersemangat.
" tidak mungkin $7,831 juta? harga mobil itu $7,831 juta?" ucap pemuda itu
tiba-tiba pemuda itu tercengang.
sementara lion, juga telah mengendarai mobilnya ke tempat parkiran bawah tanah bersama pandangan-pandangan iri orang-orang. setelah memarkirkan mobilnya. dia berjalan ke jalan komersial Los Angeles dan mencari sebuah restoran untuk makan sore.
bagaimanapun, sedari tadi siang sudah makan tetapi gara-gara mengaktifkan tubuh sempurna dari sistem membuat dia lapar kembali. Lion memasuki salah satu restoran di jalan komersial Los Angeles, lalu memesan makanan dan mulai makan.
__ADS_1
saat itu juga terdengar sebuah suara dari belakang Lion.
"Mister saya mau pesan seporsi bakso" ucap Elizabeth dari belakang lion.
saat mendengarnya, Lion langsung berhenti makan dan menoleh ke belakang.
"eh? Elizabeth?" ucap Lion.
Lion memanggilnya dengan sedikit kaget.
begitu Lion selesai berbicara, Elizabeth yang disana Pun menyadari keberadaan Lion. Elizabeth melihatnya dengan penuh kejutan.
" Pak Lion?" ucap Elizabeth
"namamu Elizabeth Tapi aku tidak tahu nama panjang mu" Ucap Lion
"Baiklah kalau begitu terima kasih atas namamu"
bagaimanapun, Lion baru saja membeli sejumlah baju di toko mereka. Tentu saja dia tidak melupakan orang sekaya seperti dia!.
"kebetulan sekali! bisa-bisanya bertemu dengan anda disini" ucap Lion
Elizabeth menyapa sambari duduk di depannya. sebenarnya, dia juga sangat senang! bagi dia jelas-jelas Lion itu tipe orang yang sibuk berbisnis. tapi kini dia masih ingat dengan pramuniaga kecil seperti dirinya.
" hahaha! memang jodoh! kamu sedang istirahat?" ucap Lion
"bukan, kebetulan hari ini ini saya merasa tidak enak badan. jadi saya datang untuk meminta cuti setengah hari ke manajer toko." ucap Elizabeth
__ADS_1
Elizabeth menjawab dengan menggelengkan kepala.
lalu mereka berdua mengobrol. selama obrolan Elizabeth menyadari. Sebenarnya Lion ini orangnya humoris Tidak lama kemudian mereka pun selesai makan sore.
Lion berkata
" begini deh,karena aku sudah bertemu denganmu mu, Bagaimana kalau aku mengantarmu pulang?" ucap Lion.
"ini Apakah benar " ucap Elizabeth
Elizabeth menjawab agak ragu.
"apa ini tidak membuang waktu anda?" Elizabeth bertanya kepada Lion.
"tidak masalah aku tidak sibuk" jawab Lion atas Pertanyaan Elizabeth.
Mengayunkan tangan dan menjawab dengan santai.
"baiklah, rumahku di komplek blessing" ucap Elisabeth
Lion yang mendengar alamatnya tidak bisa menahan tawa.
"eh baguslah. Komplek mu ternyata terdekat dengan Kompleks milikku" ucap Lion.
sambil ngobrol mereka dan turun ke tempat parkiran basement bersama-sama.
namun saat hendak pergi ke tempat dimana mobilnya berada sebuah mobil Audi 9 warna hitam berhenti di depannya sambil menurunkan jendelanya. seorang pria pakai jas biru berjalan keluar dari mobil mendekati Elizabeth.
__ADS_1