Sistem Kekayaaan Dan Harem

Sistem Kekayaaan Dan Harem
Inikah kekuatan Tubuh sempurna?


__ADS_3

BAB 36


Saat Lion baru selesai memarkirkan Lalu turun dari mobil dan hendak meninggalkan tempat parkiran dia melihat sekelompok orang yang menggunakan pakaian satpam menghalangi di depannya. Lion yang meratapi mereka sambil menggerutu kening lalu berkata dengan nada dingin.


" apa mau kalian "ucap Lion dengan nada dingin.


yang di depannya adalah toretto dia menghadapi Lion dan berkata.


"hehe, tidak mau apa-apa Hanya saja bos kami minta mu menunggu di sini."


mendengar ini Lion menggerutu keningnya semakin erat.


"Bos kalian Aku tidak kenal minggir! "kata Lion dengan nada dingin.


pada saat yang sama terdengar suara dari gerbang tempat parkir


"kalau begitu Pak Lion cukup lupa kemarin kamu baru saja memberitahu adikku untuk menyuruh ayahku pergi meminta maaf padamu tidak tahu juga Siapa yang memberi keberanian ini ". ucap erza.


begitu mendengar suara satpam satpam itu langsung membuka jalan lalu yang melihat Erza berjalan dekat dengan tangan di belakang, frank yang berada di belakang Erza juga mencibir lalu berkata.


"huh bukan kamu sangat belaga kemarin aku hampir saja tertipu olehmu tenaga hanya seorang sopir! "ucap frank


frank Mengejek Lion sambil mencibir nada suara terdengar sangat sombong.


Lion melihat mereka dan menanggapi dengan tenang.


"kalau begitu aku sudah ingat tapi nyata kamu sudah melupakan peringatanku "ucap Lion sangat dingin.

__ADS_1


mendengar omongan lion Frank terkejut namun kemudian Dia berkata sambil menyeringai.


lalu Erza yang berdiri di situ pun berkata kepada frank.


"Kakak kedua! untuk apa kita basa-basi dengan orang seperti ini! aku akan menghajar dulu! lalu tinggal menyuruhnya berlutut memohon pengampunan mu! ucap Frank


seusai berbicara Erza langsung hendak meninju Lion, ia menyampingkan tubuhnya dan menghindari tinjuan itu semua berkata tubuh sempurnanya.


Tubuh sempurna ini selain telah meningkatkan kekuatan ototnya tapi Juga mempercepat reaksi sistem sarafnya menjadi lebih cepat dari orang normal.


"brengsek! masak tidak kena juga semuanya maju Bersama! " ucap Erza


begitu mendengar perintah erza, semua orang menyerbu ke arah Lion melihat sekelompok orang ini, Lion menarik nafas panjang lalu menghindar serangan mereka ke kiri dan ke kanan dan Toko Mas saat mendapatkan kesempatan dia langsung menendang balik.


bruk!crak!


" mencari mati! "ucap Lion dengan nada sedingin es.


Erza memaki dengan penuh emosi lalu mengeluarkan tongkat besi di belakang pinggang dan Mengayunkan nya ke arah lion.


Lion berkedip lalu mencibir dan menahan pergelangan tangannya kekuatan yang diberikan langsung meremas tulang tangan sampai berbunyi krek krek.


Erza Badriah kesakitan dan membuang tongkat besinya yang di tangannya, Lion mengangkat Tongkat besi itu lalu mengayunkan nya ke kepala toretto, toretto terjatuh dengan kepala penuh dengan darah dan Tergeletak di tanah.


sedangkan Lion dia membuang tongkat besi yang ditangani lalu merenggangkan otot dan tulang tubuhnya.


ini cukup melelahkan! ucap Lion

__ADS_1


"menghajarku kalian berdua sungguh berani! " ucap Lion dengan nada sedingin es.


Lion melihat kedua orang yang dihadapan dan Tersenyum menyeringai.


dion Yang berdiri di samping sangat panik. toretto ini bawahan yang paling hebat biasanya Dia bahkan bisa menghajar 6 orang secara bersamaan! tapi kini dia malah dikalahkan oleh satu orang ini.


Siapakah orang ini? ucap Dion dengan muka ketakutan.


begitu juga dengan Erza kakinya terus bergetar selangkangannya bahkan sudah basah.


lalu Lion berkata dengan nada sangat dingin es.


"aku beri kalian waktu 2 menit Panggil Ayah kalian, kalau tidak tanggung resiko sendiri !" ucap Lion dengan nada sedingin es


suaranya yang dingin di tempat parkiran Ersa yang berdiri di tempat langsung mengeluarkan handphonenya dan menelepon ayahnya dengan suaranya Merengek.


setelah mendengar penjelasan Wilson moore Yang sedang asyik berbicara dengan orang lain di dalam pesta langsung sangat marah bergegas keluar.


pada saat yang sama orang-orang pun menyadari perubahan Wilson moore mereka juga mengikutinya keluar karena penasaran.


di sisi lain Lion duduk di atas kap mobil dengan santai.


dua orang yang di belakangnya tidak berani bergerak sama sekali Erza yang mukanya sudah pucat pasi tetapi Lion berkata


"Tunggu saja kamu pada suruh tunggu ayah aku juga pasti dia akan tidak akan membiarkanmu pergi! "ucap Erza.


namun Lion tampak tidak peduli sama sekali dengan omongan Erza.

__ADS_1


__ADS_2