
Keesokan harinya pagi pagi sekali Rizky sudah berada dihalaman mansion untuk sekedar olahraga pagi dan lari lari kecil disekitar mansion
Setelah puas dengan olahraga nya Rizky memasuki ruang makan dan ternyata sudah ada ibu dan ayah nya yang sedang menunggu Rizky untuk sarapan bareng
(Sekarang Rizky manggil ortunya ibu sama ayah aja kali ya kalo mama papa rasanya kayak udah kaya dari lahir gituh wkwk)
"Lama amat nak olahraga nya itu liat ayah mu udah laper banget tuh" kata Dewi bercanda
"Kata siapa aku laper? kamu kalii huuu" kata Arif menimpali candaan istrinya
"Udah udah pagi pagi malah bercanda gak malu diliatin pelayan nih dibelakang ayah sama ibu?" kata Rizky
Karena mendengar kata kata Rizky Arif dan Dewi langsung menoleh kearah belakang mereka dan melihat pelayan yang disana sedang berusaha menahan tawanya
"Aduhh maaf ya kalian malah liat candaan kita yang begini,, soalnya dirumah lama kita biasa bercanda begini lupa kalo disini beda udah ada pelayan nya" kata Arif malu
"Tidak apa apa tuan" kata mereka serempak
Setelah itu seperti biasa Rizky mengajak para pelayan dan koki untuk makan bareng bersama mereka
Orang tua Rizky sempat kaget akan tetapi tidak lama mereka pun menyetujui perintah Rizky dan langsung memaksa koki dan para pelayan untuk makan bareng
Suasana makan pagi/sarapan pun sangat hangat karena dipenuhi candaan dari para pelayan dan dari orangtuanya Rizky yang kadang suka bercanda membuat sarapan pada pagi itu ramai sekali
Setelah selesai sarapan Rizky mau langsung ke perusahaan nya untuk memantau bagaimana situasi disana
"yah kira kira kalo Rizky kasih jabatan ke ayah sebagai manager di salah satu perusahaan Rizky ayah mau gak?" tanya Rizky sebelum berangkat
"Nak ayah itu cuman tamatan SMA kalau ayah disuruh jadi manager disalah satu perusahaan kamu yang ada nanti ayah pusing dan malah mengacaukan pekerjaan ayah" kata Arif setelah itu melanjutkan
"Lagipula ayah mendingan dirumah ajalah tapi sebenernya ayah sama ibu kamu sudah kepikiran mau bikin usaha kecil-kecilan yang kira kira kita bisa kerjain bareng bareng gituh" kata Arif lagi
"Mau usaha apa yah? nanti biar aku modalin jadi ayah sama ibu yang mengelolanya aku yang kasih dana ke usaha ayah sama ibu" kata Rizky
"Ayah sih pengen nya bikin kafe gitu soalnya ayah sering liat kafe kafe yang rame trus pembelinya juga kalangan remaja dan pemuda pemudi seperti kamu" kata Arif
"Yaudah ayah mau bikin kafe konsepnya kayak gimana nanti biar Rizky yang cariin tempat sama pekerja disana" kata Rizky
"Iya nanti ayah sama ibu kamu bakal rembukin lagi konsep nya gimana
__ADS_1
makasih ya nak" kata Arif
"Gak usah makasih juga kali yah" kata Rizky setelah itu dia pamit
Selama perjalanan Rizky memikirkan orang yang tepat untuk dimintai tolong untuk mencari tempat untuk usaha kafe orangtuanya serta mencari pekerja nya
Dan yang terlintas dibenaknya adalah Diego sang manager hotel
Rizky pun langsung mencari kontak Diego di hpnya sebelum menelpon dia tidak lupa untuk menepi dulu agar tidak membahayakan pengendara lain
"Halo Diego" kata Rizky ditelpon
"Selamat pagi tuan ada apa tuan menelpon saya? apakah ada perintah?" tanya Diego
"Haha kamu tahu saja jadi begini orang tua saya ingin membuka usaha cafe dan sekarang saya mau tanya sama kamu
kira kira kamu ada gak rekomendasi tempat yang cocok untuk membuka usaha kafe ini" kata Rizky
"Tempat untuk usaha kafe yaaa..." kata Diego sambil berpikir
"Ah kebetulan tuan saya baru ingat kalau teman saya ingin menjual kafe nya" kata Diego
"Apakah tempatnya ramai dan strategis? dan kafe orang tua saya ini pasarnya anak anak muda bukan anak orang kaya loh" kata Rizky bertanya lagi
"Hemm... kayaknya bagus tuh bisa kamu hubungi teman mu itu trus suruh ketemu sama saya nanti siang gimana? kalo bisa kamu nanti ke kantor saya soalnya saya mau kamu juga ikut dengan saya" kata Rizky
"Baik tuan akan saya hubungi beliau segera" kata Diego setelah itu mematikan panggilan
"Urusan ayah sama ibu udah sekarang tinggal ngerjain apalagi yah" kata Rizky sambil memegang dagunya membuat pose sedang berpikir
[Tuan melupakan saya?] kata Alfred sontak membuat Rizky terkejut
"Ah iya bener ada kamu Fred gua Ampe lupa hahaha" kata Rizky
[Huhh kalau tuan sudah tidak menginginkan saya lagi mendingan saya pergi saja dari tuan dan mencari tuan baru lagi] kata Alfred ngambek sudah seperti betina
"Loh lohh kok ngambek arek'e jangan ngambek lahh bercanda doang tadi" kata Rizky
"Oh iya Fred kok gua gak dapet misi lagi sih?" tanya Rizky
__ADS_1
[Tuan masih ada misi utama yang belum terselesaikan makanya tuan tidak mendapatkan misi lain] kata Alfred menjawab
"Masih punya misi yang belum diselesaikan? misi apaan dah?" kata Rizky bingung sambil garuk-garuk kepala bawah ehhh.... maksudnya kepala atas lohh
[Tuan masih ada misi untuk membuat orang tua tuan berkesan dengan keberhasilan tuan yang sekarang] kata Alfred
"Eh... emang ayah sama ibu belum berkesan sama kekayaan gua sekarang?" tanya Rizky
[Menurut data sistem sepertinya baru 40% orang tua tuan merasa bangga dengan pencapain tuan yang sekarang]kata Alfred lagi
"Harus gimana lagi coba gua bikin ayah sama ibu berkesan dengan pencapaian gua yang sekarang" kata Rizky
Sementara itu di mansion Rizky
orang tua Rizky sekarang sedang mengobrol satu sama lain
"Yah kapan ini kita kasih tahu Rizky identitas dia yang sebenernya?" tanya Dewi
"Kata kakek juga kan tunggu umurnya genap 20 tahun kita bakal kasih tahu Rizky siapa keluarga Syahputra sebenernya" kata ayahnya setelah itu dia keluar kamar
Kembali kepada Rizky yang sekarang sudah sampai didepan perusahaan nya dan langsung memarkirkan mobilnya di parkiran khusus CEO perusahaan
Rizky yang sudah berada didalam perusahaan pun disambut oleh sapaan dari para pekerja disana karena mereka pasti sudah tahu lah siapa yang punya perusahaan
Rizky langsung menuju lift akan tetapi dia tidak menekan tombol dengan angka 50 lantai tempat ruangan Rizky akan tetapi dia menekan tombol dengan angka 30 karena dia ingin melihat lihat dari lantai 30 sampai keatas bagaimana situasi dan kondisi nya
Setelah sampai dilantai 30 Rizky keluar lift dan berjalan berkeliling dilantai itu dan terkadang ada yang menyapanya ada juga yang cuek saja
'Ini ngapa pada cuek yak? apa mereka gak tahu yang punya perusahaan itu gua?' bayi Rizky bertanya tanya
"Heii siapa kamu? malah keluyuran bukannya kerja" terdengar ada yang menegurnya dari belakang Rizky pun membalikan badan dan melihat ada pemuda yaaa berusia 25 tahunan
sedang menegurnya
"Mas ngomong ke saya?" tanya Rizky sopan
"Kamu nanyeeaaa.... ya ke kamu lah bukannya kerja malah keluyuran mau saya potong gaji kamu?" kata pria itu dan menggunakan nada membentak
"Emang mas nya siapa?" kata Rizky
__ADS_1
"Kamu gak kenal saya? saya itu anak manager keuangan di perusahaan ini kamu tahu kalau saya melaporkan kamu yang keluyuran kamu bisa saja dipecat" kata pemuda itu dengan bangganya
'Cihh kayaknya gua bakal ngasih pertunjukan lagi nih hadehh' batin Rizky sambil berdecih