SISTEM KEKAYAAN : MENJADI YANG TERKAYA

SISTEM KEKAYAAN : MENJADI YANG TERKAYA
MENGHANCURKAN KELUARGA FIRMANSYAH


__ADS_3

Di kediaman keluarga Firmansyah sekarang


para anggota keluarga berkumpul untuk memilih siapa yang akan menemani pak Harjo menemui kepala keluarga Yudistira


"Nanti siapa yang akan menemani saya ke tempat pak tua Yudistira?" tanya Harjo


Semua orang yang ada disana hanya diam saja sampai tiba-tiba anak pertama dari keluarga Firmansyah bersuara


"Saya bersedia yah,, saya akan menemani ayah ke kediaman pak Yudistira" kata Samuel


"Bagus Samuel kalo gituh kita berangkat sekarang saja takutnya jika menunda lebih lama lagi nanti perusahaan kita sudah hilang" kata pak Harjo


"Baik yah" kata Samuel


Setelah itu kedua orang itu disertai para pengawal keluarga Firmansyah pun bergerak keluar dari kediaman mereka menuju kediaman keluarga Yudistira


"Mereka sudah keluar saatnya kita bergerak" kata anak buah dari hayabusa


"Kita lapor ke guru dulu" kata anak buah nya yang lain


Setelah itu anak buah hayabusa pun melapor kepada hayabusa untuk meminta pendapat langkah selanjutnya


"Kita bergerak sekarang ingat kata guru besar jangan sampai ada sisa dari anggota keluarga Firmansyah PAHAM!!" kata hayabusa


"PAHAM GURU!!" Kata mereka setelah itu langsung bergerak menuju ke kediaman keluarga Firmansyah


Tak lama gerombolan orang berjumlah 15 orang muncul tak jauh dari pagar rumah Keluarga Firmansyah


"Kita kepung dari empat arah seperti yang sudah di rencanakan paham" kata hayabusa memimpin serangan


"Siap guru" kata mereka setelah itu langsung bergerak ke segala arah


Para anggota keluarga Firmansyah yang berada di kediaman mereka tidak akan menyangka jika para penjaga rumah mereka sudah ditumbangkan oleh anak buah hayabusa


Mereka saat ini ada yang sedang berkumpul di ruang tamu, ada yang berada di dalam kamar, ada yang berada di kolam renang kediaman mereka


Setelah mendapat laporan bahwa semua penjaga sudah ditumbangkan oleh anak buah nya hayabusa pun langsung masuk kedalam rumah dengan santainya dan membuka pintu depan nya


"Dimana mereka?" tanya hayabusa


"Mereka ada yang di ruang tamu, ada yang di kamar mereka, dan ada yang di kolam renang rumah ini guru" kata anak buahnya memberitahu

__ADS_1


"Kita mulai dari yang ruang tamu dulu ayo" kata hayabusa sambil berjalan dengan santainya


"Hei heii siapa kamu ngap-"


belum selesai berbicara salah satu anggota keluarga Firmansyah sudah langsung ditumbangkan oleh anak buah hayabusa


"Saya tunggu sini, kamu dan yang lain langsung binasakan mereka semua jika ada perempuan yang tidak bersalah atau dokumen penting langsung bawa kesini" kata hayabusa


"Siap guru" seketika anak buah hayabusa pun menghilang dari hadapan hayabusa


Mereka saat ini sedang menghabisi para anggota keluarga Firmansyah yang masih hidup sampai tidak disisakan satupun


Tak lama kemudian semua anak buah hayabusa pun muncul dengan membawa setumpuk dokumen


"Guru kita hanya bisa menemukan setumpuk dokumen ini yang berisi tentang kepemilikan perusahaan dan ada beberapa kunci mobil" kata salah satu anak buah hayabusa


"Bagus ini sudah cukup kalau begitu kita pergi sekarang kalian semua bawa mobil mobil mereka" kata hayabusa


"Siap guru" setelah itu mereka pun membubarkan diri


"Tuna Rizky saya sudah menghabisi anggota keluarga Firmansyah,, hanya tersisa kepala keluarga mereka dan anak pertama nya tuan" lapor hayabusa kepada Rizky


"Kami hanya menemukan dokumen tentang kepemilikan perusahaan dan beberapa kendaraan mereka tuan" balas hayabusa


"Itupun sudah cukup kalau begitu kamu jemput saya ya di bandara satu jam ke depan" kata Rizky


"Siap tuan saya meluncur sekarang" kata hayabusa setalah itu panggilan pun ditutup oleh Rizky


Saat ini pak harjo dan Samuel tidak menyadari berita tentang pembantaian keluarga nya karena sedang berada di kediaman keluarga Yudistira untuk membicarakan tentang penyerangan yang dilakukan oleh perusahaan Rizky


"Yudistira apa kamu yakin tidak bisa membantu saya? kita kan sudah menjalin kerjasama selama puluhan tahun masa hanya masalah seperti ini saja kamu tidak mau membantu saya" kata pak Harjo


"Maaf sekali Harjo tapi lawan kamu ini adalah perusahaan yang terkenal baru baru ini yang anak perusahaan nya saja


perusahaan - perusahaan terkenal" kata pak Yudistira


"Yasudah kamu tinggal memberikan saya suntikan modal maka saya mungkin bisa mempertahankan perusahaan saya" kata pak Harjo


"Mungkin? masih mungkin kan maka dari itu saya tidak bisa membantu kamu karena kamu sudah menyinggung orang yang salah pak Harjo Firmansyah" kata pak Yudistira


"Baiklah kalau kamu tidak bisa membantu saya mungkin saya akan meminta bantuan keluarga Li saja" kata pak Harjo sambil berdiri

__ADS_1


"Mimpi apa kamu pak tua? saya saja tidak mau membantu kamu bagaimana pak tua Li mau membantu kamu haisss..." kata pak Yudistira sambil menggelengkan kepalanya


Pak Harjo pun tampak memikirkan perkataan dari pak Yudistira bahwa keluarga terkaya no 4 saja tidak bisa membantunya apalagi keluarga terkaya no 1


"Baiklah kalau begitu saya pamit" kata pak Harjo setelah itu dia pun pergi dari kediaman keluarga Yudistira


"Haisss... mau kasihan tapi mau bagaimana lagi kelakuan anak anak mu sudah pada kelewatan semua Firmansyah" kata pak Yudistira sambil menghela nafas


Saat ini pak Harjo sedang bingung ingin pergi kemana serta memikirkan bagaimana masa depan dari perusahaan nya apakah akan gulung tikar setelah berdiri selama puluhan tahun


Saat ini mobil mereka sedang berhenti di lampu merah


"Ayah saya akan membantu kamu untuk menangani masalah ini yah" kata Samuel buka suara


"Kamu bisa bantu apa hah? keadaan sudah kacau begini" kata pak Harjo


"Tenang saja yah saya punya kenalan mafia bawah tanah mungkin dia bisa membantu kita" kata Samuel


"Hei heii... kamu tahu kan lawan kita siapa" kata pak Harjo


"Mau bagaimana lagi yah kalau bukan begini kita tidak akan bisa bertahan" kata Samuel


"Yasudah nanti kamu hubungi teman kamu itu kita pulang kerumah dulu" kata pak Harjo


Saat lampu lalu lintas sudah berganti hijau tiba tiba datang dari arah samping mereka truk besar dengan kecepatan tinggi mengarah ke arah mereka


"Sial kita akan ditabrak AWASS!!" teriak pak Harjo


Tapi sayang sekali tabrakan pun tidak bisa dihindari bagian depan truk menabrak bagian samping tepat di tempat duduk penumpang


Mobil mereka pun terseret sejauh beberapa meter sampai truk itupun berhenti dan sopirnya turun untuk mengecek keadaan mobil dari pak Harjo


"Eh ternyata masih ada yang hidup" kata sopir truk itu setelah itu dia mengeluarkan pistol dari balik bajunya dan menembaki mobil pak Harjo dan Samuel sampai terbakar dan meledak


Setelah itu sopir truk itupun langsung kabur dan melaporkan tugasnya kepada hayabusa


yapp... benar ini adalah rencana dari hayabusa untuk memusnahkan semua anggota keluarga Firmansyah tanpa terkecuali sama sekali


"Tuan saya sudah selesai melakukan tugas saya"


"Bagus kamu bisa pergi keluar kota sekarang nanti saya kirim uang nya"

__ADS_1


__ADS_2