
Keesokan paginya, keluarga Xia dikunjungi oleh lima orang yang tidak pernah mereka duga, karena kelima orang tersebut sudah lama tidak berkomunikasi dengan keluarganya, terutama setelah putra pertama dan kedua mereka meninggal. Tapi sekarang tiba-tiba mereka datang ke manor mereka, apalagi mereka juga datang bersama pria asing.
Namun, Xia Ling dan yang lainnya sudah menebak tujuan mereka datang ke keluarga Xia, dan tujuan mereka adalah Chen Xue.
Xia Ling tidak segera berbicara dengan mereka, dan matanya terus fokus pada pria asing itu, karena dia merasakan aura aneh datang darinya, dan dia juga bisa merasakan bahwa pria itu jauh lebih kuat darinya.
Chen Xue juga terlihat murung, dan dia terus mengerutkan kening, saat matanya terus menatap mereka satu per satu.
Liu Ying yang duduk di sampingnya memahami perasaannya dengan sangat baik, dia kemudian meletakkan tangannya di tangan Chen Xue, dan menepuk tangannya dengan ringan. Chen Xue menoleh padanya, dan sedikit mengangguk.
Xia Ning tidak mengatakan apa-apa, dan dia memandang orang-orang dengan jijik, terutama lima orang itu.
Xia Han tidak jauh berbeda dengan mereka, dia juga memandang kelima orang itu dengan jijik dan benci. Meski mereka juga keluarganya, tapi dia tidak pernah dekat dengan mereka, apalagi setelah ayahnya meninggal. Alasannya sederhana, karena mereka tetap bersikeras untuk menikahkan kembali ibunya dengan laki-laki lain, dan itu mereka lakukan untuk mengangkat status keluarga mereka.
Kelima orang itu tidak lain adalah Keluarga Chen, Chen Feng sengaja datang bersama putra dan tiga tetuanya. Selain itu, mereka juga datang bersama pria yang tak lain adalah Gui Mo.
Gui Mo menyipitkan matanya, dia menatap Chen Xue, Liu Ying, dan Xia Ning secara bergantian. Saat dia bergumam dalam hati. 'Heh, bukan hanya Chen Xue, tapi kedua wanita itu luar biasa, akan sangat bagus jika aku juga menangkap mereka untuk menjadi tungkuku.'
“Mengapa kalian semua datang ke sini sepagi ini?” Chen Xue akhirnya berbicara, dan nadanya jelas dipenuhi dengan kebencian.
Chen Feng menghela nafas pelan, lalu berkata. “Berapa lama kamu akan seperti ini, Xue'er? Suamimu sudah lama meninggal, dan kamu masih sangat muda, jadi sudah waktunya bagimu untuk melanjutkan hidupmu.”
__ADS_1
“Apa yang ayah katakan itu benar, Kak. kamu telah melayani keluarga Xia ini terlalu lama, dan aku pikir itu sudah cukup, kamu masih memiliki hak untuk mencari kebahagiaan mu yang lain.” Chen Guan menambahkan.
Xia Ling, Liu Ying, dan Xia Ning mengangkat alis mereka. Memang benar Chen Xue masih sangat muda, dan dia masih pantas mendapatkan kebahagiaan lain.
Namun, Chen Xue merasa itu tidak perlu, dan dia lebih suka melanjutkan hidupnya sebagai menantu dari keluarga Xia. Jadi mereka menerima keputusan Chen Xue dengan senang hati, dan mereka tidak pernah memaksanya.
Namun berbeda dengan Keluarga Chen, karena Chen Xue adalah putri satu-satunya di keluarga Chen. Meskipun dia sudah memiliki dua anak yang sudah dewasa, dia masih sangat cantik dan muda, dan banyak orang yang tergila-gila dengan kecantikannya. Jadi Chen Feng ingin Chen Xue kembali ke keluarga mereka, dia ingin menikahkannya atau lebih tepatnya mengorbankannya, itu karena dia sudah berjanji pada Gui Mo untuk menyerahkan Chen Xue kepadanya.
Chen Xue menggelengkan kepalanya ke arah mereka, dan menjawab dengan dingin. “Aku sudah memberitahumu berkali-kali, aku tidak akan pernah kembali ke Keluarga Chen, dan aku akan hidup sebagai menantu keluarga Xia sampai aku mati.”
"Kamu seharusnya tidak memaksa ibuku." Xia Han akhirnya ikut bergabung, karena merasa kesal dan marah atas sikap keluarga ibunya. “Jika kalian benar-benar mencintai dan menyayangi ibuku, maka kalian harus menerima keputusannya. Kecuali, kalian ingin menggunakan ibuku untuk keuntunganmu sendiri.”
“Perhatikan kata-katamu, Chen Hui!” Kata Xia Ling dengan cemberut, saat dia melepaskan auranya untuk menekannya, dan itu membuat Chen Hui bergidik. "Jika kamu berani berbicara dengan tidak hormat tentang keluarga kami sekali lagi, maka aku pasti akan langsung membunuhmu."
Chen Feng dan yang lainnya juga bergidik dengan ancaman Xia Ling. Meskipun keluarga Chen mereka lebih besar dari keluarga Xia, tetapi mereka sadar bahwa Xia Ling jauh lebih kuat dari mereka, bahkan dia adalah Jenderal terkuat di Kerajaan Zhu.
"Xia Ling-" Chen Feng hendak berkata kepada Xia Ling, tapi tiba-tiba seseorang berbicara dari luar aula utama.
"Oh? Kenapa kalian berkumpul di sini?”
Mereka semua berbalik menuju pintu keluar aula utama, dan mereka melihat Xia Tian berjalan bergandengan tangan dengan Xia Xing. Setelah dia menggunakan langkah kekosongan beberapa kali, mereka akhirnya tiba di keluarga Xia. Tapi saat mereka tiba, Xia Tian bisa merasakan aura Xia Ling, jadi dia segera menarik Xia Xing untuk pergi ke aula utama.
__ADS_1
Xia Xing langsung mengerutkan kening saat melihat orang-orang itu, dan amarahnya langsung meluap. Tapi saat dia akan meletus, Xia Tian langsung memeluk pinggangnya, dan menggelengkan kepalanya.
Xia Tian melirik Gui Mo sebentar, bibirnya melengkung setelah dia mengenalinya. Dia tidak mengindahkan orang-orang dari Keluarga Chen, dan kemudian berkata kepada Liu Ying. “Paman Murong telah setuju untuk bekerja sama dengan kami, Bu. aku telah memberinya daftar semua bahan yang kamu butuhkan untuk alkimia mu, dan dia akan mengirim semuanya ke sini setelah semuanya siap.
Orang-orang itu mengerutkan kening setelah mendengar kata-kata Xia Tian, tetapi kemudian mereka mencibir padanya di dalam hati mereka, dan mereka berpikir bahwa dia sengaja membual di depan mereka. Menurut pendapat mereka, tidak mungkin Murong Feiyan mau bekerja sama dengan keluarga cabang seperti mereka.
Berbeda dengan reaksi orang-orang itu, Liu Ying dan yang lainnya sedang dalam suasana hati yang buruk karena kunjungan mereka, mereka langsung menjadi bersemangat setelah mendengarnya. Liu Ying kemudian bertanya kepada putranya. "Apakah kamu berhasil memenuhi permintaan Mengxin, Tian?"
"Tentu saja! Mereka akan datang ke sini dalam seminggu, dan Paman Murong sendiri yang akan mengumumkan kerja sama kita saat itu.” Xia Tian sengaja berbicara keras untuk memprovokasi orang-orang itu.
Karena mereka tidak berbeda dengan keluarga Liu, dan mereka juga memiliki motif tersembunyi untuk tiba-tiba datang ke keluarga Xia, karena mereka tidak pernah menginjakkan kaki di rumah keluarganya, apalagi setelah ayah dan pamannya meninggal.
Liu Ying dan yang lainnya tersenyum bahagia, karena kerja sama mereka dengan Murong Feiyan akan sedikit meningkatkan status keluarga mereka. Xia Ling kemudian memuji Xia Tian dengan lantang. “Bagus… Bagus… Bagus… Tian memang bisa diandalkan sekarang, tidak seperti tuan muda pengecut yang hanya bersembunyi di balik seniornya.”
Xia Tian terkekeh melihat kakeknya mengikuti permainannya, dia kemudian menoleh ke orang-orang itu dan bertanya kepada mereka. “Jadi apa tujuanmu datang ke sini, setelah sekian lama berpisah dengan kita?”
...Jangan lupa memberi like dan Komentar ya, biar author tambah semangat...
DAN buat para pembaca di mohon kerja sama nya ya, Buat yang belum ranting Novel ku ini, di harap kerjasama nya untuk memberi ulasan kepada karya ku ini, biar aku tambah semangat🔥 updatenya!
- Bersambung -
__ADS_1